Home Olahraga Lainnya Indonesia Pesta Emas di Astana 2025, Sabet Empat Gelar Juara!
Olahraga Lainnya

Indonesia Pesta Emas di Astana 2025, Sabet Empat Gelar Juara!

Share
Indonesia Pesta Emas di Astana 2025, Sabet Empat Gelar Juara!
Share

Tim Bulutangkis Indonesia Berjaya, Sabet Empat Emas di Astana International Challenge 2025

Tim bulutangkis Indonesia tampil dominan dalam ajang Astana International Challenge 2025 yang berlangsung pada 17-21 Desember di Beeline Arena, Astana, Kazakhstan. Skuad Merah Putih sukses mengamankan empat medali emas dari total lima nomor yang dipertandingkan, menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama bulutangkis dunia.

Dominasi Merah Putih di Lapangan Kazakhstan

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata efektivitas program pengembangan atlet nasional di kancah internasional. Turnamen yang merupakan bagian dari Badminton World Federation (BWF) Continental Circuit ini kerap menjadi ajang bagi atlet-atlet muda berbakat dari berbagai negara untuk mengumpulkan poin peringkat dunia.

Indonesia merebut gelar juara di nomor ganda campuran melalui pasangan Bimo Prasetyo dan Arlya Nabila Thesya Munggaran yang menunjukkan performa konsisten dan dominan sepanjang turnamen. Di sektor ganda putra, Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat juga tampil gemilang dengan meraih medali emas. Kedalaman kekuatan Indonesia di nomor ini semakin terlihat dengan dua pasangan lainnya, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi dan Anselmus Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan, yang berhasil menempati posisi ketiga.

Sementara itu, di nomor ganda putri, pasangan Lanny Tria Mayasari dan Amallia Cahaya Pratiwi berhasil meraih posisi kedua setelah menunjukkan daya saing tinggi melawan lawan-lawan internasional. Indonesia juga melanjutkan dominasinya di tunggal putri, di mana Thalita Ramadhani Wiryawan menyabet medali emas, diikuti oleh Dalila Aghnia Puteri di posisi ketiga. Di nomor tunggal putra, Muhamad Yusuf berhasil meraih medali emas, dan Prahdiska Bagas Shujiwo melengkapi raihan medali dengan perak. Total, Indonesia menjadi juara umum dengan empat emas dan dua perak.

Baca juga:  Wozniacki Buka-bukaan: Permainan Serena Williams Bikin Frustrasi!

Apresiasi dan Diplomasi Olahraga

Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Dr. M. Fadjroel Rachman, menyampaikan rasa terima kasih kepada delegasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) atas partisipasinya. Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erik Tohir, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Wakil Ketua PBSI Taufik Hidayat, serta Ketua Umum PBSI Fadil Imran, dalam memajukan diplomasi olahraga di Kazakhstan.

“Saya sangat berterima kasih kepada 28 atlet, pelatih, dan ofisial bulutangkis yang berpartisipasi dalam Astana International Challenge 2025 di Kazakhstan. Empat medali emas dan dua perak ini adalah bukti upaya tak kenal lelah kita untuk membela bendera merah putih, apapun kondisinya,” ujar Dr. Rachman.

Dubes Fadjroel, yang juga pernah menjabat sebagai juru bicara Presiden Joko Widodo, berharap Indonesia dapat terus berpartisipasi dalam kejuaraan bulutangkis di Kazakhstan. Ia menambahkan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia akan segera menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama bidang Olahraga dan Pemuda dengan Kementerian Olahraga dan Pariwisata Kazakhstan.

Kunci Sukses dan Dedikasi Atlet

Manajer tim PBSI, Hasanudin Purnama, menyatakan bahwa latihan yang konsisten dan dukungan penuh dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) merupakan kunci utama kemenangan ini.

“Mereka juga menyempatkan diri hadir dan mendukung atlet secara langsung di lapangan saat bertanding. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kazakhstan, khususnya Bapak Dr. M. Fadjroel Rachman, atas bantuannya kepada tim bulutangkis selama kami berada di Kazakhstan,” kata Hasanudin.

Muhammad Rian Ardianto, peraih medali emas ganda putra, mengungkapkan bahwa kemenangan ini ia dedikasikan bersama Rahmat Hidayat untuk PBSI dan masyarakat Indonesia di Kazakhstan.

“Kami mendedikasikan kemenangan ini untuk keluarga PBSI, para pendukung kami di Kazakhstan, dan masyarakat Indonesia. Tantangan cuaca dingin adalah salah satu yang juga dihadapi banyak pemain muda Indonesia,” ujar atlet yang pernah menduduki peringkat satu dunia bersama Fajar Alfian ini.

Keberhasilan di Astana International Challenge 2025 ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai negara dengan talenta bulutangkis yang tak ada habisnya, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meraih prestasi gemilang di turnamen-turnamen internasional berikutnya.

Baca juga:  Nonton KAZ vs BEL Kualifikasi PD Hari Ini: Live Stream & Jadwal!

(OL/GN)
sumber : en.tempo.co

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Masvidal Bakal Gebrak UFC, Siap Tantang McGregor?

Masvidal siap gebrakan UFC! Rumor kencang menyebut ia incar tantangan McGregor. Akankah...

Mendadak! Kuzmin Tantang Battbootti di ONE Fight Night 39!

Mendadak! Kuzmin secara mengejutkan menantang Battbootti. Duel seru siap ramaikan ONE Fight...

Resmi! Chiesa vs. Harris di UFC Fight Night 271.

Resmi! Chiesa vs. Harris siap beradu di UFC Fight Night 271. Jangan...

Kayla Harrison Mundur dari UFC 324, Pasca Operasi Leher Penuh Haru.

Kayla Harrison mundur dari UFC 324 pasca operasi leher. Keputusan penuh haru...