Tim Jacobs Melaju ke Olimpiade Milano Cortina 2026, Brad Jacobs Kembali Bawa Emas
HALIFAX – Dua belas tahun setelah meraih medali emas Olimpiade, Brad Jacobs siap kembali berlaga di Winter Games. Kali ini, ia memimpin skuad veteran asal Alberta yang semuanya akan kembali merasakan panggung terbesar olahraga dunia tersebut.
Pada Sabtu malam, Jacobs, Marc Kennedy (third), Brett Gallant (second), dan Ben Hebert (lead) berhasil meraih kemenangan kedelapan berturut-turut di Montana’s Canadian Curling Trials. Kemenangan ini secara resmi mengamankan tiket mereka menuju Milano Cortina 2026.
Jalannya Pertandingan Final
Team Jacobs, yang menduduki peringkat ketiga dunia, sukses menaklukkan Matt Dunstone, tim peringkat teratas Kanada, dalam dua pertandingan langsung di seri final best-of-three. Kemenangan terbaru diraih dengan skor tipis 6-5 yang ditentukan di shot terakhir, di hadapan ribuan penonton yang memadati Scotiabank Centre.
Pertarungan sengit antara dua tim terbaik di Kanada ini berjalan imbang hingga end ketujuh. Jacobs kemudian melakukan double takeout dengan shot terakhirnya untuk merebut keunggulan 5-3. Skip asal Sault Ste. Marie itu melanjutkan dominasinya di end kedelapan dengan double takeout lainnya, membuat tiga stone-nya duduk manis, memaksa Dunstone hanya bisa melakukan draw untuk satu poin.
Di end kesembilan, Dunstone melakukan takeout brilian dengan shot terakhirnya untuk menempatkan dua stone, dan Jacobs terpaksa menyerahkan satu poin, membawa hammer ke end terakhir dengan skor imbang 5-5. Pada end penentu itu, Jacobs dituntut untuk melakukan takeout dan menempelkan stone-nya demi kemenangan, dan ia berhasil melakukannya dengan sempurna. Pria berusia 40 tahun itu langsung melemparkan sapunya ke es, memeluk semua rekan setimnya, dan mengangkat kedua tangannya ke udara sambil memandang ke arah penonton.
Pengalaman Olimpiade Para Veteran
Milano Cortina akan menjadi pengalaman Olimpiade kedua bagi Jacobs, yang sebelumnya memenangkan medali emas pada tahun 2014. Ini akan menjadi penampilan keempat bagi Kennedy dan ketiga bagi Hebert. Keduanya pernah meraih medali emas pada tahun 2010 bersama skip Kevin Martin dan kembali pada tahun 2018 bersama Kevin Koe. Kennedy juga menjadi alternate di tim Brad Gushue yang meraih perunggu empat tahun lalu.
Sementara itu, Brett Gallant, yang juga merupakan bagian dari tim Brad Gushue saat meraih perunggu pada 2022, telah mengamankan tiket ke Milano Cortina sebelumnya. Ia juga akan berkompetisi di nomor ganda campuran bersama istrinya, Jocelyn Peterman.
Perjalanan Tim Jacobs dan Penampilan Lawan
Setelah kalah di pertandingan pembuka babak penyisihan dari Kevin Koe, Team Jacobs tampil tanpa cela. Di sisi lain, bagi Dunstone, tim peringkat kedua dunia yang mencapai setiap final Grand Slam musim ini dan datang sebagai favorit, ini adalah kali pertama mereka mengalami tiga kekalahan beruntun musim ini. Mereka kalah di pertandingan terakhir babak penyisihan dan dua pertandingan pertama di seri final.
Team Jacobs ini baru terbentuk setelah musim Grand Slam 2024 dengan tujuan yang jelas untuk lolos ke Olimpiade. Kemenangan ini juga terasa manis, empat tahun setelah Jacobs harus merasakan kekalahan di final Trials dari Brad Gushue dengan selisih hanya satu poin.
Kini, dengan tiket di tangan, Team Jacobs akan fokus mempersiapkan diri untuk membawa nama Kanada di ajang tertinggi curling dunia di Milano Cortina 2026. Dengan kombinasi pengalaman dan chemistry yang kuat, mereka berambisi untuk kembali mengukir sejarah.
(OL/GN)
sumber : www.sportsnet.ca
Leave a comment