Paul vs. Joshua: Adu Mulut Panas di Sesi Timbang Badan Jelang Duel Akbar
Jake Paul dan Anthony Joshua kini hanya punya satu tujuan: bertarung. Keduanya akan saling berhadapan dalam pertarungan kelas berat delapan ronde di Kaseya Center, Miami. Laga ini dijadwalkan akan disiarkan langsung di Netflix dan diperkirakan menjadi salah satu event tinju terbesar tahun ini.
Konteks Pertarungan dan Perbedaan Fisik
Pertarungan ini menjadi jawaban telak bagi para pengkritik Paul. Untuk pertama kalinya, Paul tidak hanya melawan petinju elite, tetapi juga yang memiliki keunggulan ukuran signifikan. Joshua tercatat 27 pon (sekitar 12,2 kilogram) lebih berat saat timbang badan resmi. Perbedaan ukuran ini terlihat jelas saat timbang badan seremonial pada Kamis, di mana Paul dan Joshua berhadapan untuk terakhir kalinya sebelum naik ring.
Adu Mulut di Timbang Badan
Selama sesi tatap muka, Paul tampak berbicara dengan bersemangat kepada Joshua, yang tampaknya mengganggu mantan juara dunia tersebut. Joshua bahkan menatap tajam ke arah Paul, meski mereka sudah dipisahkan.
Namun, Joshua tidak menunjukkan tanda-tanda jengkel dalam wawancara terakhirnya beberapa saat kemudian.
“Tidak ada apa-apa. Semuanya baik-baik saja,” kata Joshua. “Selama penonton menikmatinya, itu yang utama. Ada rasa saling menghormati karena kami berdua adalah petarung yang akan masuk ring, tetapi pada akhirnya, saya harus menjadi pemenang, dan itulah fokus saya. Permainan sudah berakhir. Sekarang saatnya fokus penuh.”
Joshua juga menyampaikan prediksinya untuk pertarungan tersebut.
“Saya hanya akan mengungguli anak ini, itu saja. Saya akan mengungguli dia. Saya adalah petarung serius; itulah perbedaannya. Saya adalah petarung yang sangat, sangat serius. Kalian akan melihat dia dihajar habis-habisan. Begitulah adanya.”
Reaksi Jake Paul
Paul kemudian datang, dan ia kembali berhadapan dengan Joshua, sambil menyampaikan pemikiran terakhirnya tentang pertarungan tersebut.
“Saya bilang saya mencium bau ketakutan,” kata Paul. “Saya melihat sesuatu di matanya, sungguh. Tekanan ada padanya, saya bertarung dengan bebas. Saya sudah menang. Ini adalah situasi kalah-kalah baginya. Saya sudah membuatnya terpojok, tepat di tempat yang saya inginkan.”
Paul, serupa dengan Joshua, juga memberikan prediksinya untuk pertandingan tersebut kepada pembawa acara, Ariel Helwani.
“Mungkin knockout di ronde keenam atau ketujuh,” kata Paul, sambil melakukan isyarat tangan ‘6-7’. “Saya akan menghajarnya, Ariel! Saya akan menghajarnya!!!”
Pesan Terakhir Joshua
Kedua pria itu kemudian meninggalkan panggung, tetapi tidak sebelum Anthony Joshua memberikan sindiran terakhir kepada Paul, dengan melibatkan promotornya, Eddie Hearn, yang memiliki riwayat dengan Paul.
“Pria ini adalah orang yang memulai karier profesional Jake,” kata Joshua tentang Hearn. “Dia membantu Jake melakukan debut profesionalnya, dan dia membawa saya masuk untuk mengakhiri karier tinju Jake Paul.”
Dengan semua perang urat saraf yang telah terjadi, panggung kini siap untuk pertarungan yang sangat dinantikan ini. Para penggemar akan menjadi saksi bagaimana duel antara Paul yang bersemangat dan Joshua yang berpengalaman ini akan berakhir di atas ring.
(OL/GN)
sumber : www.mmafighting.com
Leave a comment