Metro Los Angeles Godok Rencana Taksi Air untuk Olimpiade 2028
Dewan Metro L.A. telah menyetujui langkah maju dalam rencana layanan taksi air yang akan menghubungkan Long Beach dan San Pedro selama perhelatan Olimpiade 2028. Rencana ini digadang-gadang sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan aksesibilitas bagi para penonton menuju berbagai lokasi pertandingan di wilayah South Bay.
Selama berbulan-bulan, dewan Metro telah mempertimbangkan investasi dalam layanan kapal feri untuk mengangkut penonton di sepanjang pelabuhan. Long Beach sendiri akan menjadi tuan rumah lebih dari selusin kompetisi Olimpiade dan Paralimpiade, sehingga kebutuhan akan transportasi yang efisien sangat krusial.
Langkah Awal dan Mekanisme Pendanaan
Mosi yang diajukan oleh Supervisor Wilayah L.A., Janice Hahn, meminta CEO Metro untuk segera mengidentifikasi operator swasta dan publik yang dapat menyediakan program taksi air ini. Selain itu, eksekutif wilayah juga diminta untuk menilai opsi pendanaan, termasuk model sponsor dan kemitraan publik-swasta.
Dalam rapat Metro hari Kamis lalu, Hahn menyatakan bahwa penumpang nantinya akan dapat menggunakan kartu TAP mereka untuk naik taksi air. “Kota-kota lain sudah menjalankan sistem transit air yang sukses,” ujarnya di hadapan dewan, menyebutkan San Francisco, Seattle, dan New York City sebagai contoh. “Tidak ada alasan mengapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama di sini, apalagi dengan cuaca sebagus kita.”
“Kota-kota lain sudah menjalankan sistem transit air yang sukses. Tidak ada alasan mengapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama di sini, apalagi dengan cuaca sebagus kita.”
— Janice Hahn, Supervisor Wilayah L.A.
Model taksi air serupa sudah ada dan beroperasi. Long Beach Transit diketahui mengoperasikan taksi air setiap musim panas, dengan perjalanan 40 menit antara Downtown Long Beach dan Alamitos Bay seharga 5 dolar AS.
Studi Kelayakan dan Estimasi Biaya
Sebuah studi kelayakan yang diajukan ke Metro pada musim gugur lalu menemukan bahwa Metro akan sulit meluncurkan dan mengoperasikan layanannya sendiri di perairan pada tahun 2028. Oleh karena itu, studi tersebut merekomendasikan Metro untuk mencari operator swasta atau kemitraan publik-swasta demi merealisasikan rencana ini.
Laporan yang disusun oleh kantor CEO Metro menguraikan empat kemungkinan anggaran dan rencana untuk program feri, termasuk satu yang menggunakan kapal hibrida-listrik dan tiga lainnya menggunakan kapal diesel. Estimasi biaya operasional kapal selama Olimpiade dan Paralimpiade berkisar antara 750.000 dolar AS untuk dua kapal diesel berkapasitas 75 penumpang, hingga 1,34 juta dolar AS untuk dua kapal hibrida-listrik berkapasitas 350 penumpang.
Laporan tersebut juga menyimpulkan bahwa dana lokal kemungkinan besar akan diperlukan untuk menutupi sebagian besar biaya layanan taksi air jangka pendek ini. Namun, ada saran bahwa dana hibah mungkin tersedia jika layanan tersebut diperpanjang hingga melampaui gelaran Olimpiade.
Visi “Transit-First” untuk Olimpiade
Layanan taksi air ini hanyalah salah satu dari banyak rencana transportasi yang sedang digarap Metro untuk mewujudkan Olimpiade dengan konsep “transit-first”. Metro sebelumnya telah meminta lebih dari 2 miliar dolar AS dalam bentuk dana federal untuk pengadaan ribuan bus yang akan membantu mengangkut penonton di sekitar California Selatan selama pertandingan. Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah pemerintah federal akan memenuhi permintaan tersebut.
Upaya Metro dalam mengembangkan berbagai moda transportasi seperti taksi air ini menunjukkan komitmen serius Los Angeles untuk menyelenggarakan Olimpiade yang tidak hanya spektakuler dari sisi olahraga, tetapi juga efisien dan mudah diakses bagi semua, khususnya di titik-titik vital seperti Long Beach.
(OL/GN)
sumber : laist.com
Leave a comment