Lakshya Sen Sabet Gelar Juara Australia Open 2025, Buka Musim dengan Manis
Pebulutangkis tunggal putra India, Lakshya Sen, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menjuarai turnamen Australia Open 2025. Gelar yang diraih di Sydney pada Minggu ini merupakan titel keenam dalam karier BWF World Tour-nya, sekaligus yang pertama di musim ini.
Jalannya Final yang Dominan
Lakshya Sen, pemain tunggal putra peringkat ke-14 dunia dari India, hanya membutuhkan waktu 38 menit untuk menaklukkan lawan asal Jepang, Yushi Tanaka, yang menduduki peringkat 26 dunia. Dalam pertemuan pertama kedua pebulutangkis ini, Sen tampil sangat dominan dengan skor 21-15, 21-11 di final turnamen BWF Super 500 tersebut.
Pada game pertama, Sen langsung tancap gas dengan meraih empat poin beruntun, unggul 7-3. Meski Tanaka sempat mendekat hingga 17-15, unggulan ketujuh asal India ini kembali merespons dengan empat poin beruntun untuk mengunci game pertama. Pola serupa terjadi di game kedua. Setelah awal yang terukur, Sen berhasil membangun keunggulan enam poin saat interval dan mempertahankan dominasinya hingga akhir, memastikan kemenangan meyakinkan.
Perjalanan Menuju Podium
Momentum positif telah dibawa Lakshya Sen sejak babak semifinal, di mana ia berhasil menyelamatkan tiga match point dalam pertandingan sengit melawan Chou Tien Chen pada hari Sabtu. Sebelumnya, di babak perempat final, Sen juga berhasil mengalahkan rekan senegaranya, Ayush Shetty.
Kilasan Prestasi dan Konteks
Kemenangan Sen di Sydney ini menjadi gelar BWF World Tour pertamanya sejak Syed Modi International pada Desember tahun lalu. Koleksi gelarnya juga mencakup dua gelar Super 100 pada tahun 2019—Dutch Open dan SaarLorLux Open—bersama dengan India Open Super 500 pada tahun 2022 dan Canada Open Super 500 pada tahun 2023.
Lakshya Sen juga menjadi pebulutangkis India kedua yang meraih gelar BWF World Tour tahun ini. Sebelumnya, Ayush Shetty berhasil menjuarai US Open Super 300 pada bulan Juni. Performa Sen belakangan ini juga menunjukkan peningkatan, dengan menjadi runner-up di Hong Kong Open awal tahun ini dan mencapai semifinal di dua turnamen lainnya, termasuk Kumamoto Masters minggu lalu. Gelar ini tentu menjadi suntikan motivasi besar bagi Sen untuk menghadapi sisa kompetisi di musim ini.
(OL/GN)
sumber : www.olympics.com
Leave a comment