Amanda Nunes Siap Kembali: Mega Duel Melawan Kayla Harrison Dipanaskan dengan Bantuan Larissa Pacheco
Momen yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Amanda Nunes, petarung legendaris yang sempat pensiun, dipastikan akan kembali ke oktagon pada tahun 2026 untuk menghadapi Kayla Harrison. Pertarungan besar ini terjadi setelah Harrison berhasil meraih sabuk juara lewat kuncian di UFC 316. Tak hanya itu, “The Lioness” secara mengejutkan mengundang Larissa Pacheco, satu-satunya wanita yang pernah mengalahkan Harrison di MMA, untuk bergabung dalam kamp pelatihannya.
Kesiapan Amanda Nunes yang Tak Terbantahkan
Meski UFC belum mengumumkan tanggal pasti untuk bentrokan perebutan gelar ini, Larissa Pacheco menegaskan bahwa Nunes sudah sangat siap. Pacheco, yang kini menjadi bagian dari tim Nunes, bahkan menyebut Nunes bisa bertarung kapan saja.
“Yang bisa saya katakan adalah jika UFC ingin menjadwalkan pertarungan ini minggu depan atau bulan depan untuk Amanda, dia sudah siap,” kata Pacheco kepada MMA Fighting. “Dia benar-benar siap. Dalam hal penyesuaian, semuanya sudah beres. Saya tidak akan berbicara strategi karena tidak bisa, tapi dia siap, kawan. Apa yang saya rasakan darinya… Saya bisa katakan ini: Saya pernah merasakan energi Kayla sebelumnya, dan sekarang saya merasakan energi Amanda. Dia siap. Pertarungan itu miliknya, tanpa keraguan. Dia akan keluar sebagai pemenang.”
Peran Krusial Larissa Pacheco di Sudut Nunes
Larissa Pacheco memiliki sejarah panjang dengan Kayla Harrison, menghadapi tiga kali di dalam arena PFL. Dua pertarungan pertama di tahun 2019 berakhir dengan kemenangan Harrison melalui keputusan juri, menjadikannya juara PFL dan mengukir rekor 7-0 saat itu. Namun, di pertemuan ketiga pada November 2022, Pacheco berhasil membalikkan keadaan, meraih kemenangan keputusan juri dan merebut sabuk PFL dari Harrison.
Pengalaman inilah yang menjadikan Pacheco aset berharga bagi Nunes. Nunes dan Harrison sebelumnya pernah berlatih bersama sesekali di American Top Team, Florida. Namun, Pacheco merasa pengetahuannya jauh lebih mendalam karena pengalaman bertarung sesungguhnya.
“Saya sudah merasakan Kayla di dalam octagon,” ujar Pacheco. “Amanda memang pernah berlatih dengan Kayla di gym, tapi saya berada di tempat di mana tekanan adalah yang tertinggi, yaitu di dalam octagon. Jadi… ini akan gila. Ini akan luar biasa.”
Motivasi Kembali Sang Ratu Octagon
Amanda Nunes mengumumkan pensiun dari MMA setelah mengalahkan Irene Aldana pada Juni 2023, meninggalkan UFC sebagai juara dua divisi. Hampir setahun kemudian, Harrison membuat debut promosinya, mencatat rekor 3-0 dengan kemenangan atas Holly Holm, Ketlen Vieira, dan Julianna Peña, yang mengantarkannya menjadi juara bantamweight.
Pacheco berpendapat bahwa Nunes tidak pernah benar-benar kehilangan takhtanya, hanya saja saat itu ia tidak memiliki tantangan sepadan.
“Dia tidak pernah benar-benar kehilangan takhta itu. Hasratnya adalah untuk menang,” kata Pacheco tentang Nunes. “Dia tidak memiliki tantangan nyata yang tersisa, yang sesuai dengan levelnya. Dia mengalahkan semua orang. Ketika dia pensiun, itu adalah saat dia tidak memiliki tantangan sejati lagi. Rasanya seperti, ‘Saya melakukan ini hanya untuk uang.’ Setidaknya begitulah saya melihatnya; itu bukan sesuatu yang dia katakan langsung kepada saya.”
“Tetapi karena ada sesuatu yang personal di antara mereka, itu menambah rasa yang berbeda, kan? Dan sekarang Kayla adalah juara promosi. Dia mengatakan dalam beberapa wawancara bahwa dia ingin menjadi juara UFC, bahwa dia ingin melawan Amanda, bahwa dia ingin sampai di sana, dan sekarang dia ada di sana. Bukankah dia sangat menginginkan ini terjadi? Bukankah dia sangat memintanya? Ini adalah momennya.”
“Saya tidak berpikir ada waktu yang lebih baik bagi Amanda untuk kembali selain sekarang,” lanjutnya. “Dan melakukannya dengan cara ini, tidak hanya menunjukkan siapa dia—bahwa dia tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun—, tetapi melakukannya melawan seseorang yang benar-benar merupakan tantangan yang layak untuknya.”
(OL/GN)
sumber : www.mmafighting.com
Leave a comment