Duel Sengit Isaac “Pitbull” Cruz vs. Lamont Roach Panaskan San Antonio
Ajang tinju akbar baru saja bergulir di Frost Bank Center, San Antonio, Texas, mempertemukan dua petinju veteran Isaac “Pitbull” Cruz dan Lamont Roach dalam perebutan gelar interim kelas super ringan WBC. Laga utama ini menjadi sorotan utama dari serangkaian pertarungan menarik yang telah disajikan, di mana kedua petinju memiliki sejarah unik sebagai mantan lawan dari Gervonta Davis.
Duel Utama: Isaac Cruz vs. Lamont Roach
Pertarungan 12 ronde antara Isaac Cruz (Meksiko, 28-3-1, 18 KOs) dan Lamont Roach (25-1-2, 10 KOs) adalah puncak dari malam tinju ini. Kedua petinju ini sebelumnya pernah menghadapi sang bintang Gervonta Davis, dengan Cruz memberikan perlawanan ketat selama 12 ronde sebelum kalah tipis pada Desember 2021. Sementara itu, Roach sempat menantang Davis untuk sabuk kelas ringan WBA pada Maret sebelumnya, yang berakhir dengan hasil imbang mayoritas yang kontroversial.
Roach, yang saat ini memegang gelar juara kelas bulu super WBA, dipastikan kehilangan sabuknya begitu ia naik ring, mengingat pertarungan ini berlangsung di kelas yang lebih tinggi. Ia meraih gelarnya pada November 2023 setelah mengalahkan Hector Luis Garcia melalui keputusan split decision.
Di sisi lain, Isaac Cruz juga memiliki rekam jejak yang impresif. Ia sempat merebut gelar kelas super ringan WBA dari Rolando “Rolly” Romero pada Maret 2024, namun kemudian kehilangan sabuk tersebut di pertarungan berikutnya melawan Jose “Rayo” Valenzuela. Sejak kekalahan itu, Cruz telah mencatatkan dua kemenangan dan kini bertarung untuk ketiga kalinya pada tahun 2025, menunjukkan tekadnya untuk kembali ke puncak.
Jalannya Pertarungan Utama (Update Ronde Demi Ronde):
Pertarungan utama dimulai dengan Isaac Cruz yang langsung mengambil inisiatif menyerang. Petinju berjuluk “Pitbull” ini menekan Roach mundur dengan pukulan-pukulan kanan yang mendarat bersih di ronde pertama. Roach mencoba merespons dengan counter, tetapi kecepatan dan kekuatan Cruz tampak mengejutkannya. Ronde pertama ditutup dengan keunggulan poin untuk Cruz.
Memasuki ronde kedua, Roach mulai menemukan ritmenya dengan counter hook kiri yang bagus. Mereka berdua terlibat jual beli pukulan, meskipun tidak banyak yang mendarat bersih. Roach berhasil mendaratkan pukulan kanan dan hook kiri yang membuat Cruz sedikit kehilangan keseimbangan. Ronde ini berjalan lebih seimbang dan skor poin menjadi 19-19.
Drama terjadi di ronde ketiga. Cruz terus menekan, dan setelah serangkaian pertukaran pukulan, hook kiri dari Cruz membuat sarung tangan Roach menyentuh kanvas. Sebuah knockdown penting! Roach berhasil bangkit dan melanjutkan pertarungan, namun ronde ini jelas menjadi milik Cruz. Skor sementara 29-27 untuk keunggulan Cruz.
Di ronde keempat, Roach mencoba untuk lebih agresif dan bertukar pukulan dengan Cruz. Namun, strategi ini justru menguntungkan Cruz, yang terus mendaratkan hook kiri dan pukulan keras ke tubuh Roach. Roach menerima banyak pukulan berat saat memilih bertarung jarak dekat. Ronde ini berakhir 10-9 untuk Cruz, dengan skor total 39-36.
Ronde kelima terus menunjukkan dominasi Cruz. Ia berhasil mendaratkan kombinasi satu-dua dan hook kiri ke tubuh Roach. Meskipun Roach sesekali membalas dengan hook kiri yang bagus, Cruz mampu merespons dengan lebih baik dan terus menekan. Cruz terlihat menggunakan kepalanya untuk menciptakan jarak dalam clinch, meskipun tidak diizinkan. Ronde kelima juga dimenangkan oleh Cruz, memperlebar keunggulan poinnya menjadi 49-45.
Drama di Co-Main Event: O’Shaquie Foster Kalahkan Stephen Fulton
Sebelum laga utama, pertarungan yang tak kalah menarik terjadi antara O’Shaquie Foster (23-3, 12 KOs) dan Stephen Fulton (23-1, 8 KOs) untuk memperebutkan gelar interim kelas ringan WBC yang kosong. Pertarungan ini seharusnya menjadi perebutan gelar kelas bulu super WBC milik Foster, namun terjadi perubahan dramatis di menit-menit terakhir.
Fulton gagal memenuhi batas berat badan resmi pada hari Jumat, dengan berat 132 pound. Dalam keputusan mengejutkan, pertarungan ini diubah menjadi perebutan gelar interim kelas ringan (135 pound).
Foster menampilkan performa kelas master, mendominasi Stephen Fulton sepanjang 12 ronde. Foster, yang mampu bertarung baik sebagai ortodoks maupun southpaw, secara konsisten mendaratkan pukulan jab dan pukulan lurus yang menyulitkan Fulton. Fulton kesulitan menembus pertahanan Foster dan menemukan cara untuk membalas serangannya.
Hasil Akhir Co-Main Event:
O’Shaquie Foster mengalahkan Stephen Fulton melalui keputusan mutlak (117-111, 118-110, 119-109) untuk meraih gelar interim kelas ringan WBC.
Hasil Pertandingan Lainnya
Berikut adalah hasil dari pertarungan lain yang berlangsung di kartu utama dan preliminary:
Main Card (tayang di Prime Video pay-per-view)
- WBA Middleweight Title: Erislandy Lara mengalahkan Johan Gonzalez via unanimous decision (118-108, 119-107, 120-106)
- WBC Interim Middleweight Title: Jesus Ramos Jr. mengalahkan Shane Mosley Jr. via unanimous decision (116-112, 117-111, 117-111)
Prelims (tayang via Uncrowned)
- Kelas Super Ringan: Frank Martin mengalahkan Rances Barthelemy via KO di ronde keempat
- Kelas Welter Super: Isaac Lucero mengalahkan Roberto Valenzuela Jr. via TKO di ronde kedelapan
- Kelas Bantam Super: Luis Reynaldo Nunez mengalahkan Hector Andres Sosa via unanimous decision (98-92, 97-93, 96-94)
Jadwal dan Cara Menyaksikan
Ajang tinju di Frost Bank Center, San Antonio, Texas, ini disiarkan secara langsung. Bagi para penggemar tinju di Indonesia, berikut adalah jadwal konversi waktu ke WIB:
- Sesi Prelims: Dimulai pada Minggu, 7 Desember 2025 pukul 05:30 WIB
- Main Card: Dimulai pada Minggu, 7 Desember 2025 pukul 08:00 WIB
- Ring Walks Main Event: Diperkirakan pada Minggu, 7 Desember 2025 pukul 11:00 WIB
Pertandingan ini disiarkan melalui Amazon Prime Video pay-per-view. Untuk pemirsa di Indonesia, disarankan untuk memeriksa platform streaming olahraga resmi atau saluran televisi olahraga lokal yang mungkin memiliki hak siar untuk acara premium semacam ini.
Dominasi O’Shaquie Foster di co-main event dan pertarungan sengit di laga utama menunjukkan kualitas tinggi dari para petinju yang bertarung di San Antonio. Hasil ini akan memiliki dampak signifikan pada peringkat dan jalur karier para petinju di divisi masing-masing. Pertarungan Isaac Cruz vs. Lamont Roach, yang sedang berlangsung, menjadi penutup yang mendebarkan untuk malam yang penuh aksi ini.
(OL/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment