Regan Gowing: Perjalanan “Coconut” Menuju Panggung Dunia ONE Championship
Regan “Coconut” Gowing telah menempuh jalan panjang dan berliku untuk mencapai organisasi bela diri terbesar di dunia. Kini, mimpinya akhirnya menjadi kenyataan. Striker asal Kanada ini akan membuat debut promosinya di seri ONE Friday Fights, menghadapi atlet Thailand Duangdawnoi “Little Star” Looksaikongdin dalam pertarungan Muay Thai kelas atomweight.
Pertarungan yang dinanti-nanti ini akan disiarkan langsung dari Lumpinee Stadium, Bangkok, dan menjadi puncak dari pengorbanan bertahun-tahun bagi perwakilan Gracie Barra Ottawa tersebut.
Perjalanan Panjang “Coconut”
Kisah Gowing dimulai dari level amatir di kota asalnya, Ottawa, di mana ia dengan cepat menemukan gairahnya terhadap "seni delapan tungkai." Namun, dengan terbatasnya kesempatan di Kanada setelah ia menjadi profesional, striker gigih ini memutuskan untuk merantau ke selatan, menuju Amerika Serikat. Di sana, ia mengukir sejarah sebagai Juara Flyweight Wanita Amerika Utara pertama Lion Fight.
Pengejaran Gowing terhadap kehebatan Muay Thai akhirnya membawanya ke Thailand, tempat kelahiran olahraga tersebut, di mana ia telah berlatih dan bertanding beberapa kali selama bertahun-tahun. Meskipun sensasi Kanada ini terus membangun reputasinya, ia selalu memperhatikan ONE Championship. Dengan organisasi yang menampilkan striker-striker terbaik dunia, “Coconut” bertekad untuk mendapatkan undangan dan membuktikan bahwa ia layak berada di antara para striker elit yang berlaga di panggung global.
Pada tahun 2023, selama perjalanannya ke "Negeri Senyum," ia sempat mencoba untuk tampil di sebuah event langsung. Namun, saat itu belum ditakdirkan.
Gowing menjelaskan:
“Ketika saya datang [ke Thailand] selama tiga bulan sekitar dua tahun lalu, saya mencoba fokus untuk bisa bertarung di ONE karena itu sudah menjadi tujuan saya – untuk bertarung di acara besar. Tapi saat itu belum berhasil.”
Kegigihan Membuahkan Hasil
Alih-alih menyerah pada kekecewaan, Gowing melipatgandakan usahanya. Atlet asal Ottawa ini terus membangun rekor yang mengesankan, dan ia mendapatkan pengakuan sebagai penantang wanita kelas light flyweight peringkat teratas WBC, membuktikan kredensialnya melampaui kompetisi regional.
Kemudian, Juli lalu, Gowing mengalahkan Melissa Delgado untuk merebut gelar WMC Pan-American yang kosong di Ontario, Kanada. Kemenangan itu mengangkat rekornya menjadi 38-9.
Pada akhirnya, kegigihannya membuahkan hasil. Kru Alin Halmagean, Presiden Muaythai Kanada, terus mempromosikan Gowing kepada pejabat ONE Championship dan menceritakan semua pencapaian terbarunya. Atlet asal Ottawa itu berusaha keras untuk tetap berharap bahwa kesempatan akan datang. Dan suatu hari di bulan November, momen biasa di gym berubah menjadi euforia ketika ia menerima kabar yang akan mengubah hidupnya.
Gowing mengenang:
“Saya baru saja akan memulai sesi latihan dengan pelatih saya [Mark Holst], dan saya sangat sedih karena sudah menunggu dan menunggu. Lalu, saya masuk ke gym, dan kami mendapat pesan. Mark berkata, ‘Kamu dapat pertarungan.’ Saya bertanya, ‘Kapan?’ Dia bilang, ‘19 Desember.’ Dan saya berkata, ‘Melawan siapa?’ Dia bilang, ‘Melawan ‘Little Star.’’ Dan saya langsung, ‘Ayo!’”
Siap Buktikan Diri Melawan Duangdawnoi
Regan Gowing menghadapi lawan yang tangguh dalam debut promosinya di seri ONE Friday Fights. Ia akan berhadapan dengan atlet Thailand yang berpengalaman dengan lebih dari 120 pertandingan karier. Duangdawnoi “Little Star” Looksaikongdin membuat kesan pertama yang menakjubkan di ONE Friday Fights Oktober lalu, mengalahkan Kim “Lil K” Townsend dari Australia melalui keputusan mutlak.
Meskipun menghadapi atlet Thailand berusia 27 tahun ini mungkin terlihat menakutkan, “Coconut” tidak gentar dan memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap lawannya.
Gowing mengatakan:
“Saya sangat menyukai ‘Little Star’. Dia adalah salah satu petarung favorit saya untuk ditonton. Jadi, bisa melawannya sungguh gila. Dia adalah counter-fighter Muay Femur yang fantastis. Dia akan menunggu Anda membuat kesalahan, masuk dengan cepat, dan melukai wajah Anda. Dan *teep*-nya sangat cepat. Tendangan kirinya luar biasa, dan cara dia memancing serta melakukan *counter* sungguh gila. *Timing*-nya sempurna.”
Strategi dan Kepercayaan Diri
Meskipun terkesan dengan kecemerlangan teknis Duangdawnoi, Gowing sangat percaya diri dengan kemampuannya sendiri dan telah mengidentifikasi beberapa celah yang bisa ia manfaatkan. Striker Kanada ini yakin kekuatan terbesarnya adalah kemampuan untuk beradaptasi dan menerapkan gaya yang berbeda, dan ia berpikir itu bisa menjadi penentu dalam kontes Muay Thai kelas atomweight ini.
Ia menyatakan:
“Saya merasa bisa bertarung dengan gaya yang berbeda. Dia memiliki satu gaya yang dia kuasai dengan fantastis, sedangkan saya sangat adaptif di dalam ring. Jadi, jika dia ingin bermain game memancing dan *counter*, maka saya bisa memberikan tekanan taktis yang akan membuatnya keluar dari ritmenya.”
Semua yang telah diusahakan Gowing sejak ia masih kuliah kini berujung pada momen ini. Dengan mimpinya yang kini menjadi kenyataan, sensasi Kanada ini siap membuktikan bahwa ia layak berada di platform bela diri terbesar pada Jumat, 15 Desember.
Gowing menambahkan:
“Ini akan menjadi pertarungan yang sangat menarik dan berlangsung cepat. Jujur, memenangkan pertarungan ini akan luar biasa. Itu akan menjadi puncak karier pertarungan saya hingga saat ini.”
Pertarungan Regan Gowing melawan Duangdawnoi Looksaikongdin akan menjadi bagian dari seri ONE Friday Fights yang disiarkan langsung dari Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand. Anda dapat menyaksikan aksi mereka pada Jumat, 15 Desember, mulai pukul 19.30 WIB melalui platform streaming resmi Vidio dan SPOTV.
(OL/GN)
sumber : www.onefc.com
Leave a comment