Darren Till Serang Performa Tinju Andrew Tate dengan Kritikan Pedas
Darren Till, mantan petarung UFC yang kini beralih ke dunia tinju, melayangkan kritik tajam terhadap performa Andrew Tate di ring tinju akhir pekan lalu. Till memberikan penilaian yang sangat blak-blakan mengenai apa yang ia saksikan.
Influencer media sosial kontroversial tersebut kembali ke ring untuk pertama kalinya dalam lima tahun pada Minggu lalu. Ia menghadapi bintang reality TV Chase DeMoor dalam acara utama Misfits Mania di Dubai. Dalam sebuah kejutan besar, DeMoor berhasil mengalahkan mantan kickboxer itu dengan keputusan mayoritas. Tate sendiri kemudian mengakui kekalahannya "secara jantan dan adil".
Komentar Jujur dari Darren Till
Till, yang hadir di ringside untuk menyaksikan pertarungan tersebut, mengaku tidak betah berlama-lama.
“Saya sudah mengabdikan hidup saya – 20 tahun untuk olahraga ini – saya berjuang, dengan diri saya sendiri, untuk seni bela diri striking murni,” kata Till. “Saya menganggap diri saya salah satu seniman bela diri striking terbaik di dunia. Lalu ada dua ‘numpties’ (orang bodoh) yang menantang saya seperti itu, dan saya duduk di ringside.”
“Saya harus pergi, karena itu tidak menghormati semua yang saya yakini dan semua yang telah saya latih,” tambahnya. “Apa yang saya saksikan? Saya justru kehilangan ilmu saat menonton. Jadi, ya. Apa itu?”
Potensi Pertarungan dan Rekor Till
Jika Tate berhasil mengalahkan DeMoor, hal itu bisa membuka jalan bagi pertarungan melawan Till, yang sebelumnya memang telah menyerukan duel tersebut. Till sendiri memiliki rekor 2-0 di ajang Misfits, dengan kemenangan atas Anthony Taylor dan mantan juara UFC Luke Rockhold.
Reaksi dari Para Bintang UFC Lain
Bukan hanya Till, mantan petarung UFC lainnya juga memberikan penilaian pedas terhadap pertarungan tersebut.
“Ini benar-benar buruk,” tulis Michael Bisping di platform X.
Kevin Lee menambahkan, “Apakah kalian percaya sekarang ketika kami bilang Andrew Tate tidak akan pernah bisa bertarung?”
Tanggapan Andrew Tate
Tate, yang mengalami luka di atas mata kanannya selama pertarungan, tidak mengurangi sedikit pun pujian untuk lawannya setelah pertandingan.
“Ya… 10 tahun absen, usia 40 tahun. Saya sudah memberikan yang terbaik, tapi dia tangguh. Saya tidak tahu harus berkata apa, tapi dia benar-benar tangguh. Selamat untuknya,” ujarnya. “Saya harus kembali dan menonton pertarungan itu lagi… membuat keputusan, tapi Chase pantas atas kemenangannya. Saya sangat senang untuknya. Lebih baik mencoba dan kalah daripada tidak mencoba sama sekali.”
Kemenangan Tony Ferguson di Co-Main Event
Di pertandingan co-main event, mantan bintang UFC Tony Ferguson berhasil meraih gelar juara kelas menengah Misfits dengan kemenangan atas Warren Spencer. Ini adalah penampilan kedua "El Cucuy" di bawah bendera Misfits setelah memenangkan debutnya pada bulan Agustus, dan ia kini mencatat rekor 2-0 setelah mengklaim keputusan mutlak lima ronde.
“Saya suka menjadi atlet dan tinju adalah kesempatan lain bagi saya untuk keluar dan menunjukkan kepada kalian semua bahwa ini menyenangkan dan mengejar impian kalian,” kata Ferguson.
Ferguson, 41 tahun, menepis seruan pensiun setelah delapan kekalahan beruntun, alih-alih mencoba menghidupkan kembali kariernya di ring tinju.
Sementara itu, Spencer merangkul momen tersebut meskipun menelan kekalahan.
“Saya hanya ingin mengatakan juga, terlepas dari hasilnya, apa yang saya rasakan saat ini berdiri di ring bersama legenda ini, bisa berhadapan langsung dengan seorang yang dulu saya kagumi dan tonton, bahwa suatu hari saya bisa sebesar dan sekuat dia,” katanya. “Saya sudah f***ing menang. Saya sudah menjadi pemenang. Saya tidak peduli apa yang kalian semua katakan. Siapa yang bangkit dari jatuh dan terus bertarung? Saya f***ing mencintaimu, Tony. Kamu membuat impian saya menjadi kenyataan, Misfits.”
(OL/GN)
sumber : www.foxsports.com.au
Leave a comment