Donald Trump Umumkan Rencana Pertarungan UFC di Gedung Putih pada 2026
Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menggemparkan jagat olahraga dengan mengumumkan rencana menggelar pertarungan Ultimate Fighting Championship (UFC) yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gedung Putih. Acara ini akan menjadi bagian dari perayaan akbar ulang tahun ke-250 kemerdekaan Amerika Serikat pada tahun 2026.
Dalam sebuah pengumuman video yang merinci rencana besar untuk tahun 2026, Trump menyoroti halaman Selatan Gedung Putih (South Lawn) sebagai lokasi venue pertarungan. Ia juga secara langsung menyebut nama CEO UFC, Dana White, sebagai sosok penting di balik acara ini. Trump menggambarkan acara tersebut sebagai momen global bagi olahraga pertarungan dan perayaan kebanggaan Amerika.
UFC di Jantung Amerika
Pertarungan UFC yang diusulkan ini dijadwalkan berlangsung pada Hari Bendera Amerika Serikat, 14 Juni 2026. Tanggal tersebut juga bertepatan dengan ulang tahun Trump. Jika terwujud, ini akan menjadi acara olahraga pertama yang pernah diselenggarakan di Gedung Putih. Pengumuman ini datang bersamaan dengan peluncuran program “Freedom 250”, serangkaian acara multi-minggu yang dirancang untuk memperingati berdirinya bangsa dengan skala besar.
Donald Trump menggambarkan gelaran UFC ini dengan istilah yang sangat megah. Ia menjanjikan kompetisi elite di bawah latar belakang ikonik. “Kita akan memiliki acara UFC yang unik di Gedung Putih. Akan ada para juara terbesar di dunia, semua bertarung di malam yang sama. Dana White yang hebat akan menjadi tuan rumah dan ini akan menjadi sesuatu yang istimewa, tapi semua ini baru permulaan. 2026 akan menjadi perayaan Amerika,” kata Trump.
Presiden Trump memang telah lama memiliki kedekatan dengan UFC dan basis penggemarnya. Ia sering menghadiri berbagai acara dan menjalin hubungan erat dengan Dana White.
Visi Trump untuk Perayaan Akbar “Freedom 250”
Acara UFC ini hanyalah salah satu bagian dari jadwal padat perayaan “Freedom 250” yang akan berlangsung dari akhir Juni hingga awal Juli 2026. Menurut Gedung Putih, “Freedom 250” akan mencakup parade “Spirit of America” untuk menghormati tentara yang gugur, pameran besar “Great American State Fair” yang menampilkan keunikan dari ke-50 negara bagian, serta pertunjukan kembang api raksasa di National Mall yang disebut-sebut sebagai yang terbesar di dunia.
Trump juga mengumumkan peluncuran “Patriot Games”, sebuah kompetisi atletik empat hari yang menampilkan atlet-atlet sekolah menengah terbaik dari setiap negara bagian dan wilayah. “Sejujurnya, Anda tidak akan pernah melihat hal seperti itu dan Anda tidak akan pernah melihatnya lagi,” ucap Trump saat mempromosikan skala perayaan tersebut.
Selain acara-acara tersebut, Trump juga menyoroti inisiatif pembangunan besar yang terkait dengan ulang tahun tersebut, termasuk rencana untuk membangun sebuah gapura kemenangan (triumphal arch) di dekat Pemakaman Nasional Arlington. Trump menekankan bahwa proyek-proyek ini, seperti halnya pertarungan UFC, dimaksudkan untuk meninggalkan jejak abadi. “Semua ini baru permulaan. 2026 akan menjadi perayaan Amerika yang tiada duanya,” tegasnya.
Dampak Bersejarah Pertarungan UFC Gedung Putih
Dana White diharapkan menjadi tuan rumah acara ini, dan South Lawn Gedung Putih pun siap untuk diubah menjadi octagon pertarungan. Pertarungan UFC di Gedung Putih ini dengan cepat menjadi salah satu elemen yang paling banyak diperbincangkan dari visi perayaan ulang tahun kemerdekaan Amerika Serikat ala Trump.
Jika rencana ini benar-benar terwujud, acara ini tidak hanya akan tercatat dalam sejarah UFC sebagai salah satu gelaran paling ikonik, tetapi juga akan menjadi simbol unik dari perayaan patriotisme Amerika, menggabungkan olahraga tempur dengan warisan kepresidenan.
(OL/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment