UFC Qatar: Pertaruhan Posisi Puncak Menuju Perebutan Gelar 2026
Meski hanya menyisakan satu ajang pay-per-view UFC tahun ini, ada beberapa gelaran lain yang berpotensi besar memengaruhi rencana promosi di tahun 2026. Salah satunya adalah UFC Qatar yang akan berlangsung Sabtu ini, menghadirkan dua pertarungan penting yang dapat menentukan penantang nomor satu di divisi masing-masing.
Pada laga utama, Arman Tsarukyan akan berusaha mempertahankan posisinya di puncak divisi lightweight saat menghadapi Dan Hooker. Sementara itu, mantan juara welterweight Belal Muhammad ingin menghentikan tren negatifnya di awal saat berhadapan dengan “The Future” Ian Machado Garry. Jika salah satu dari petarung ini menunjukkan performa impresif, mereka berpeluang besar untuk menjadi penantang selanjutnya untuk sabuk juara.
Seberapa impresif performa yang harus mereka tunjukkan? Apakah Tsarukyan cukup menang angka atas Hooker, ataukah ia harus menunjukkan dominasi yang lebih tinggi? Bisakah Hooker melompati antrean penantang jika ia berhasil menghentikan Tsarukyan? Apakah Muhammad hanya butuh satu kemenangan lagi untuk kembali memperebutkan gelar, atau ia bukan lagi faktor utama di mata para matchmaker? Dan apa yang harus dilakukan Garry untuk memantapkan dirinya sebagai favorit di divisi welterweight yang sengit?
Selain pertarungan-pertarungan krusial tersebut, ajang ini juga akan menandai kembalinya Kyoji Horiguchi, Jack Hermansson yang mencoba divisi 170 pon untuk pertama kalinya, serta Waldo Cortes-Acosta yang mencatatkan pertarungan kelimanya di tahun 2025 dengan pemberitahuan singkat tiga hari.
Detail Acara
- Lokasi: Ali Bin Hamad al-Attiyah Arena di Doha, Qatar.
- Waktu:
- Kartu Pendahuluan (Preliminary Card) yang terdiri dari delapan pertarungan akan dimulai pada Sabtu, 22 November, pukul 22.00 WIB.
- Kartu Utama (Main Card) yang terdiri dari enam pertarungan akan dimulai pada Minggu, 23 November, pukul 01.00 WIB.
- Siaran Langsung: Seluruh rangkaian acara dapat disaksikan secara langsung melalui platform resmi SPOTV di Indonesia.
Analisis Pertarungan Utama
Arman Tsarukyan (2, P4P-14) vs. Dan Hooker (7)
Arman Tsarukyan memiliki beberapa jalur untuk meraih kemenangan. Jika ia yakin kemenangan angka saja sudah cukup untuk mempertahankan peringkat nomor satu, maka ia kemungkinan besar akan menerapkan strategi membawa Dan Hooker ke bawah secepat dan sesering mungkin. Namun, Hooker bukanlah lawan yang mudah diajak bergulat, dan butuh petarung selevel Islam Makhachev untuk mendominasinya sepenuhnya di ground. Tsarukyan tidak jauh dari level tersebut, dan jika ia bertekad untuk bergulat, sulit bagi Hooker untuk menghentikannya.
Selama Hooker tetap berdiri, ia bisa membuat pertarungan ini menarik. Tsarukyan bisa saja menghadapi kekecewaan besar jika sedikit saja melenceng dari rencananya. Meskipun bergulat dianggap cara teraman bagi Tsarukyan, itu bukan berarti mudah. Menghadapi kemampuan striking Hooker yang berbahaya adalah tantangan besar.
Berdasarkan analisis performa, Tsarukyan diperkirakan akan meraih kemenangan melalui keputusan juri. Namun, masih menjadi pertanyaan apakah kemenangan ini akan langsung menjaminnya kesempatan perebutan gelar, terutama mengingat rencana UFC untuk tahun 2026 yang masih belum pasti.
Belal Muhammad (T3, P4P-11) vs. Ian Machado Garry (6)
Apakah perjalanan Belal Muhammad di jalur gelar akan segera berakhir? Situasi ini sedikit mengingatkan pada pertarungan Leon Edwards pekan lalu. Ian Machado Garry memiliki peluang emas. Ia diunggulkan oleh banyak pihak untuk melewati Muhammad dan berpotensi naik ke puncak antrean penantang welterweight. Garry memiliki pukulan keras, memanfaatkan fisik dengan baik, dan tidak ceroboh dalam bergulat. Elemen terakhir ini bisa menjadi kunci untuk menahan Muhammad, yang seharusnya mampu menggabungkan seni bela diri dengan baik, menggunakan gulat ala Cormier ditambah pukulan “Canelo-nya”.
Kombinasi serangan adalah kekuatan Muhammad, dan melihatnya bertarung terlalu satu dimensi saat melawan Jack Della Maddalena cukup membuat frustrasi. Jika ia hanya mengandalkan kemampuan stand-up melawan Garry, ia akan menyerahkan nasibnya kepada takdir, dan takdir jarang berbelas kasih kepada para veteran.
Garry telah menyatakan tekadnya untuk mengalahkan Muhammad dan mengklaim posisi penantang nomor satu, dan jika ia berhasil, tidak akan ada yang terkejut. Namun, banyak yang belum siap untuk mengesampingkan Muhammad begitu saja.
Volkan Oezdemir (12) vs. Alonzo Menifield
Alonzo Menifield memiliki kecenderungan untuk tersingkirkan oleh pukulan KO, dan ia akan menghadapi Volkan Oezdemir. Menifield belakangan ini kesulitan untuk melancarkan serangan, dan ini sangat cocok dengan strategi Oezdemir yang sering mengambil waktu sebentar untuk membaca lawannya. Setelah itu, biasanya Oezdemir akan melancarkan serangan mematikan, dan Menifield diperkirakan tidak memiliki pertahanan atau kelincahan untuk menghindari serangan Oezdemir begitu ia mulai melancarkan pukulan.
Pertarungan light heavyweight ini berpotensi menjadi mirip pertarungan middleweight, namun Menifield diharapkan akan mencari penyelesaian, yang justru akan membuka celah bagi Oezdemir untuk menghentikannya.
Jack Hermansson vs. Myktybek Orolbai
Keputusan Jack Hermansson untuk turun ke divisi 170 pon menimbulkan pertanyaan. “The Joker” terlihat baik saat penimbangan, dan tentu ia cukup cerdas untuk tidak membahayakan kesehatannya. Namun, perubahan kelas berat pada tahap kariernya ini terasa sedikit terdesak. Ia juga tidak diberi lawan yang mudah, karena Myktybek Orolbai berusaha untuk pindah permanen ke divisi 170 pon setelah sebelumnya kesulitan mempertahankan berat di divisi lightweight.
Orolbai adalah petarung yang tangguh dan serba bisa. Ia akan memaksakan tempo tinggi sejak awal untuk melihat apakah penurunan 15 pon ekstra oleh Hermansson memengaruhi performanya. Hermansson akan menggunakan jangkauannya untuk membuat Orolbai frustrasi dan kemungkinan besar akan menghindari pertarungan terbuka. Pertanyaannya adalah, bisakah kekuatan teknis Hermansson menahan Orolbai selama tiga ronde?
Orolbai telah lama dinantikan untuk pindah ke divisi welterweight, sementara tidak banyak yang bisa mengatakan hal yang sama untuk Hermansson. Oleh karena itu, Orolbai diprediksi akan memenangkan pertarungan ini melalui keputusan juri.
Waldo Cortes-Acosta (8) vs. Shamil Gaziev
Semangat “Salsa Boy” yang luar biasa! Sulit untuk tidak mendukungnya dalam pertarungan ini.
Mengambil pertarungan dengan pemberitahuan tiga hari, setelah baru saja bertarung tiga minggu yang lalu, dan bahkan sempat beruntung lolos dari kombinasi pukulan dan tusukan mata oleh Ante Delija, seolah-olah ini adalah keputusan yang kurang bijaksana bagi Waldo Cortes-Acosta. Petarung yang lebih bijak mungkin akan mengakhiri tahun dan menatap 2026.
Namun tidak bagi Cortes-Acosta! Ia tampil penuh semangat di tahun 2025 dan bisa mengakhiri tahun dengan rekor menakjubkan 4-1 jika ia berhasil mengalahkan Shamil Gaziev. Ini adalah tugas berat mengingat Gaziev memiliki pukulan tangan kanan yang sangat kuat dan tidak akan ragu untuk bergulat jika diperlukan. Namun, Cortes-Acosta bisa dibilang merupakan peningkatan level kompetisi yang signifikan bagi Gaziev, sehingga mungkin ada periode penyesuaian, terutama mengingat gerakan Cortes-Acosta yang terkadang tidak ortodoks.
Logika mungkin menunjukkan Gaziev akan menang, tetapi semangat juang Cortes-Acosta membuatnya sulit untuk tidak mendukungnya.
Tagir Ulanbekov vs. Kyoji Horiguchi (4)
Banyak yang berpendapat bahwa ini adalah pertarungan yang sangat sulit bagi Kyoji Horiguchi dalam kembalinya ke UFC. Namun, Horiguchi telah menjadi salah satu petarung kelas ringan terbaik di dunia selama hampir satu dekade terakhir. Ia juga memiliki banyak pengalaman bertarung melawan lawan yang lebih besar. Meskipun Tagir Ulanbekov memiliki keunggulan ukuran, keyakinan akan kemenangan Horiguchi di awal kiprah keduanya di UFC tetap kuat.
Contohnya adalah dua pertarungannya melawan Darrion Caldwell. Caldwell memiliki ukuran tubuh yang jauh lebih besar dari Horiguchi dan memang menghabiskan banyak waktu pertarungan di posisi atas. Namun, Caldwell kalah dalam kedua pertarungan tersebut karena Horiguchi tahu bagaimana keluar dari posisi sulit dan memaksimalkan serangannya.
Ulanbekov memang akan terlihat lebih besar dibandingkan Horiguchi, dan kemenangan ini jelas tidak akan mudah bagi Horiguchi. Bahkan, Ulanbekov bisa jadi adalah rahasia terbaik di divisi flyweight dan mungkin hanya butuh satu atau dua kemenangan lagi untuk menantang posisi lima besar. Ia sangat, sangat, sangat, sangat bagus dalam apa yang dia lakukan.
Namun, kecepatan dan pengalaman Horiguchi akan membuat perbedaan, belum lagi kemampuan penyelesaiannya yang sering diremehkan. Tidak hanya sekadar meraih kemenangan kejutan, Horiguchi diprediksi akan menandai kembalinya dengan kemenangan knockout.
Hasil Prediksi Pertarungan Lainnya:
- Luke Riley mengalahkan Bogdan Grad
- Saygid Izagakhmaev mengalahkan Nicolas Dalby
- Asu Almabayev (11) mengalahkan Alex Perez (T12)
- Abdul Rakhman Yakhyaev mengalahkan Raffael Cerqueira
- Bekzat Almakhan mengalahkan Aleksandre Topuria
- Ismail Naurdiev mengalahkan Ryan Loder
- Nurullo Aliev mengalahkan Shem Rock
- Denzel Freeman mengalahkan Marek Bujlo
UFC Qatar menjadi panggung penting bagi banyak petarung untuk membuktikan diri dan mengukir namanya di daftar penantang gelar. Dengan begitu banyak pertarungan krusial dan potensi kejutan, ajang ini akan memberikan gambaran awal mengenai peta persaingan di UFC menjelang tahun 2026.
(OL/GN)
sumber : www.mmafighting.com
Leave a comment