Zinedine Zidane: Kilau Manajerial di Real Madrid dan Potensi Kembali Bersama Timnas Prancis
Meskipun sempat menyatakan tidak akan terjun ke dunia manajerial setelah pensiun, Zinedine Zidane telah menorehkan karier kepelatihan yang sangat sukses, khususnya bersama Real Madrid.
Pada Januari 2016, “Zizou” mengambil alih posisi Rafael Benitez yang dipecat, saat itu Los Blancos tertinggal 10 poin dari Barcelona di La Liga. Di akhir musim, mereka berhasil memangkas selisih menjadi hanya satu poin dan meraih gelar Liga Champions setelah mengalahkan Atletico Madrid melalui adu penalti di Milan.
Musim berikutnya, Zidane memimpin Real Madrid meraih gelar ganda La Liga dan Liga Champions yang sukses. Mereka memenangkan liga dengan selisih tiga poin dan mengalahkan Juventus 4-1 di final UCL di Cardiff. Sayangnya, kekalahan agregat 4-3 dari Celta Vigo di perempat final Copa del Rey menggagalkan peluang meraih treble pertama klub.
Meski gelar La Liga gagal dipertahankan pada musim 2017/18, pelatih yang saat itu berusia 46 tahun tersebut mampu membawa tim meraih gelar Liga Champions ketiga secara beruntun yang bersejarah, setelah kemenangan 3-1 atas Liverpool di Kyiv. Pasca pertandingan, Zidane mengonfirmasi bahwa ia akan meninggalkan klub.

Sembilan bulan dan dua penunjukan pelatih yang gagal kemudian, ia kembali ke klub, diinstruksikan untuk membersihkan ‘kekacauan’ yang ia warisi dan menjadikan tim kompetitif kembali. Setelah beradaptasi di akhir musim 2018/19, ia berhasil membangun ulang skuad pada musim 2019/20 dan membawa Real meraih gelar La Liga lainnya.
Musim berikutnya, tim Real Madrid dihantam badai cedera parah sepanjang kampanye. Meskipun pertarungan gelar La Liga berlangsung hingga hari terakhir, mereka kembali gagal mempertahankan gelar, dengan rival sekota, Atletico Madrid, berhasil menyalip mereka di detik-detik akhir.
Setelah itu, Zidane meninggalkan klub untuk kedua kalinya. Sejak saat itu, dalam empat setengah tahun terakhir, ia belum mengambil pekerjaan manajerial lainnya. Mengingat kesuksesan luar biasa dalam karier manajerialnya – dengan dua gelar liga dan tiga Liga Champions – jeda ini cukup mengejutkan banyak pihak.
Jeda Karier Zinedine Zidane Berpotensi Berakhir

Namun, jeda kariernya mungkin akan segera berakhir, setidaknya pada bulan Juli. Laporan menyebutkan bahwa pelatih berusia 53 tahun itu akan menjadi manajer baru tim nasional Prancis setelah gelaran Piala Dunia di Amerika Utara musim panas mendatang.
Manajer saat ini, Didier Deschamps, yang telah menjabat sejak 2012, telah mengonfirmasi bahwa Piala Dunia akan menjadi turnamen terakhirnya bersama tim nasional. Ia adalah salah satu dari tiga orang di dunia yang berhasil menjadi juara Piala Dunia baik sebagai pemain maupun pelatih, setelah menjadi bagian dari lini tengah bersama Zizou pada tahun 1998.
Meskipun meraih kemenangan di Piala Dunia 2018, banyak pengamat yang berpendapat bahwa Deschamps disebut-sebut menahan potensi generasi emas yang luar biasa. Di Euro 2024, meskipun Prancis berhasil mencapai semifinal, mereka hanya mencetak empat gol dalam enam pertandingan, termasuk satu penalti dan dua gol bunuh diri dari lawan.
Mengingat bakat menyerang yang dimiliki Les Bleus – seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, dan lain-lain – banyak yang merasa tim akan tampil lebih baik dengan Zidane di pucuk pimpinan. Ia memiliki reputasi kuat dalam mengelola ego pemain dan memaksimalkan sistemnya untuk mengeluarkan potensi terbaik para penyerang selama waktunya di Real Madrid, menjadikannya pilihan yang cocok untuk skuad Prancis saat ini.

Selain itu, juga terdapat kekhawatiran mengenai kurangnya pengembangan pelatih asal Prancis, mengingat hampir setiap tim di Ligue 1 kini dilatih oleh pelatih asing. Dengan konfirmasi Zidane bahwa ia akan kembali ke dunia manajerial, penunjukan ini terasa tak terhindarkan setelah Piala Dunia. Beberapa bahkan menyatakan bahwa ini seharusnya sudah terjadi setelah Euro, atau mungkin bahkan sebelum itu.
Hari ini, mantan pemain nomor lima Real Madrid itu terlihat hadir di Bernabeu untuk pertandingan NFL antara Miami Dolphins dan Washington Commanders. Ia terlihat berbicara dengan Florentino Perez. Spekulasi mencuat bahwa topik pembicaraan mereka tak jauh dari kemungkinan kembalinya Zidane ke dunia manajerial.
Penunjukan Zidane sebagai pelatih timnas Prancis tentu akan menjadi salah satu berita terbesar di dunia sepak bola. Dengan pengalamannya yang terbukti sukses di level klub dan kemampuannya mengelola pemain bintang, ia berpotensi besar untuk membawa Les Bleus meraih kejayaan di kancah internasional, memanfaatkan talenta luar biasa yang mereka miliki.
Berita Terbaru Real Madrid Lainnya:
- Toni Kroos Sebut Mantan Manajer Real Madrid sebagai Pelatih Terbaiknya
- Apakah Vinicius Jr. Menyindir Xabi Alonso Saat Memuji Carlo Ancelotti?
- Real Madrid Kembali Dihantam Cedera, Bek Kembali ke Klub untuk Evaluasi
- AZ Alkmaar Tetapkan Harga untuk Kees Smit di Tengah Minat Real Madrid dan Klub Lain
(OL/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment