Israel Adesanya Kembali ke Oktagon, Hadapi Joe Pyfer di Tengah Rumor Pensiun
Mantan juara kelas menengah UFC dua kali, Israel Adesanya, akan kembali ke oktagon pada akhir Maret untuk berusaha kembali meraih kemenangan setelah rentetan tiga laga tanpa kemenangan. Adesanya (24-5, 16 KO) adalah salah satu petarung paling dikenal di UFC, namun posisinya menurun di peringkat divisi menengah (185 pon) setelah hanya mencatat satu kemenangan dari lima pertarungan sejak akhir tahun 2022.
Konteks Pertarungan Adesanya
"The Last Stylebender" mengalami kekalahan KO telak di ronde kedua dari penantang asal Prancis, Nassourdine Imavov, pada Februari lalu dan belum bertarung sejak saat itu. Petarung berusia 36 tahun ini kini mendapatkan kesempatan untuk menghidupkan kembali kariernya yang disebut-sebut telah mendekati akhir.
Ia akan menghadapi petarung asal Amerika yang punya pukulan keras, Joe Pyfer (13-5, 9 KO), yang secara bertahap membangun namanya dan kini menghadapi kesempatan terbesar dalam kariernya di UFC.
Lawan Berat Joe Pyfer
Pyfer, yang berusia 29 tahun, tengah mengincar kemenangan keempat berturut-turut di UFC. Ia datang ke pertarungan ini setelah meraih kemenangan submission atas Abus Magomedov pada undercard UFC 320 di bulan Oktober. Ini akan menjadi kesempatan emas bagi Pyfer untuk mengukuhkan namanya di divisi menengah.
Jadwal dan Informasi Siaran
Pyfer akan menghadapi Adesanya di main event UFC Seattle pada 28 Maret. Pertarungan ini bisa menjadi sangat krusial dalam menentukan masa depan karier petarung asal Australia itu, mengingat rumor pensiun telah santer terdengar di sekitar nama Adesanya selama setahun terakhir.
Mengenai jadwal siaran langsung di Indonesia, informasi mengenai stasiun TV atau platform streaming resmi yang akan menayangkan event UFC Seattle pada 28 Maret ini, serta waktu pertandingan dalam WIB, masih belum diumumkan. Informasi lebih lanjut akan segera diperbarui jika ada konfirmasi resmi.
Rekam Jejak Adesanya di Laga Non-Gelar
Pertarungan ini akan menjadi yang kedua kalinya Adesanya bertarung tanpa sabuk juara yang dipertaruhkan sejak Februari 2019. Sebelumnya, ia berkompetisi dalam 12 laga perebutan gelar secara berturut-turut, berhasil mempertahankan sabuk juara kelas menengahnya sebanyak enam kali sebelum dilengserkan oleh Alex Pereira pada November 2022.
Ia berhasil merebut kembali gelar tersebut dari juara kelas berat ringan saat ini, "Poatan", dalam laga ulangan. Namun, ia kemudian kalah pada pertarungan berikutnya dari Sean Strickland di UFC 293, sebelum gagal dalam tantangannya terhadap Dricus Du Plessis pada Agustus 2024.
Pertarungan Menarik Lainnya: Grasso vs Barber
Selain pertarungan utama, di card UFC Seattle juga akan tersaji duel menarik antara mantan juara kelas terbang wanita, Alexa Grasso (16-5-1), yang akan kembali bersua dengan Maycee Barber (15-2). Grasso adalah satu dari hanya dua orang yang berhasil mengalahkan Barber dalam karier profesionalnya, meraih kemenangan keputusan mutlak saat keduanya pertama kali bentrok pada tahun 2021.
Petarung Meksiko berusia 32 tahun itu sempat menikmati masa pemerintahan 18 bulan di puncak divisi kelas terbang wanita setelah menorehkan noda langka pada rekor Valentina Shevchenko dengan merebut gelarnya. Ia kemudian berhasil mempertahankan gelarnya saat laga ulangan pertama mereka dinyatakan draw. Shevchenko merebut kembali emas dalam duel trilogi mereka pada September 2024 dan Grasso gagal kembali meraih kemenangan sejak saat itu, kalah dalam pertarungan berikutnya dari Natalia Silva.
(OL/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment