An Seyoung Cetak Hat-Trick Gelar Malaysia Open, Kunlavut Vitidsarn Raih Super 1000 Perdana
Kuala Lumpur menjadi saksi bisu dominasi tak terbantahkan An Seyoung. Juara Olimpiade Paris 2024 dan tunggal putri nomor satu dunia itu sukses mengamankan gelar Malaysia Open ketiganya secara beruntun setelah mengalahkan Wang Zhiyi, peringkat dua dunia, dengan skor 21-15, 24-22 di Kuala Lumpur pada Minggu (11 Januari).
Dominasi An Seyoung Berlanjut
Pebulutangkis asal Republik Korea itu kini tercatat sebagai pemain keempat dalam sejarah yang mampu meraih tiga gelar berturut-turut di ajang bergengsi ini. Kemenangan An Seyoung tidak diraih dengan mudah, terutama di set kedua yang berlangsung ketat. An harus berjuang keras setelah sempat tertinggal jauh 11-18 sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 24-22.
Sementara itu, Wang Zhiyi, peraih medali perak di Youth Olympic Games Buenos Aires 2018, terus menunjukkan performa impresifnya. Sebelum melangkah ke final, Wang berhasil menumbangkan peraih dua medali Olimpiade asal India, PV Sindhu, di babak semifinal pada hari Sabtu.
Kejutan dan Cedera di Sektor Putra
Di sektor tunggal putra, peraih medali perak Olimpiade asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, berhasil meraih gelar Super 1000 pertamanya. Kemenangan ini didapat setelah juara dunia bertahan dari Tiongkok, Shi Yuqi, harus retired karena cedera di awal set kedua. Sebelumnya, Shi Yuqi kehilangan set pertama dengan skor ketat 21-23.
Gelar Ganda Putri dan Putra
Pada nomor ganda putri, pasangan Tiongkok, Liu Sheng Shu dan Tan Ning, yang merupakan peraih medali perak Kejuaraan Dunia tahun lalu, berhasil mengungguli Baek Hana dan Lee So Hee dari Republik Korea dengan skor 21-18, 21-12.
Sementara itu di ganda putra, Kim Won Ho, juga peraih medali perak Kejuaraan Dunia, bersama Seo Seungjae dari Republik Korea, menumbangkan pasangan peraih dua medali perunggu Olimpiade, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik dari Malaysia. Pertandingan tersebut berlangsung sengit dan menjadi satu-satunya partai final yang harus berlangsung tiga set dengan skor akhir 21-15, 12-21, 21-18.
Pertarungan All-Chinese di Ganda Campuran
Sektor ganda campuran menyajikan duel all-Chinese final. Pasangan Feng Yan Zhe dan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Huang Dong Ping, keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan peraih medali perak Kejuaraan Dunia tahun lalu, Jiang Zhenbang dan Wei Yaxin, dengan skor kembar 21-19, 21-19.
Ajang Malaysia Open tahun ini tidak hanya menjadi panggung bagi dominasi para pemain top seperti An Seyoung, tetapi juga menjadi penanda bangkitnya talenta-talenta muda yang siap bersaing di level tertinggi, sembari memberikan gambaran awal persaingan menjelang turnamen-turnamen besar selanjutnya.
(OL/GN)
sumber : www.olympics.com
Leave a comment