Duel Conor McGregor vs. Michael Chandler Dipertanyakan, Komentator UFC Isyaratkan Pertarungan Lebih Besar
Pertarungan antara Conor McGregor dan Michael Chandler bisa dibilang menjadi salah satu yang paling dinanti dalam beberapa tahun terakhir di UFC. Menariknya, antusiasme ini bukan karena rivalitas mendalam di antara keduanya, melainkan karena pertarungan ini sebenarnya telah diumumkan akan berlangsung pada tahun 2024 namun gagal terwujud.
Terlebih lagi, yang menambah antisipasi adalah fakta bahwa McGregor telah absen dari aksi sejak tahun 2021. Petarung asal Irlandia itu mengalami patah kaki saat menghadapi Dustin Poirier dalam pertarungan trilogi mereka dan harus menepi karena cedera tersebut. Namun, dengan masa lalu itu kini sudah berlalu, sepertinya McGregor dan Chandler akhirnya akan saling berhadapan di dalam oktagon pada acara “UFC White House” di bulan Juni 2026. Akan tetapi, Jon Anik, komentator UFC, telah menyampaikan pemikirannya dan ia tampaknya bukan penggemar berat pertarungan ini.
Jon Anik Ingin Conor McGregor Menghidupkan Kembali Rivalitas Lama Ketimbang Melawan Michael Chandler
Conor McGregor telah menjadi bagian dari beberapa rivalitas terbesar yang pernah ada di UFC. Rivalitasnya melawan petarung seperti Dustin Poirier, Khabib Nurmagomedov, dan Nate Diaz tidak hanya sengit, tetapi juga membantu melampaui batas olahraga dan membuatnya menjadi lebih besar.
Dengan potensi pertarungan McGregor berikutnya melawan Michael Chandler, beberapa pihak merasa ada kekurangan cerita yang mendukung pertarungan tersebut. Berada di gelombang yang sama adalah Jon Anik. Komentator UFC itu merasa pertarungan yang jauh lebih besar bisa disiapkan untuk kembalinya McGregor.
Saat tampil di The Jaxxon Podcast, Anik berbicara tentang kembalinya McGregor dan menyarankan agar UFC mengadunya dengan Nate Diaz. Ia mengatakan:
“Pertarungan itu tidak berarti apa-apa bagi saya. Pertarungan itu, bagi saya, bukan duel penting di divisi lightweight. Mereka mungkin akan bertarung di 170 [pound]. Saya lebih suka melihat Conor melawan Nate Diaz.”
Bisa dikatakan penilaian Anik tidak sepenuhnya salah. Namun, kita masih harus menanti siapa yang akan dihadapi McGregor saat kembali ke oktagon.
Conor McGregor Seharusnya Menyelesaikan Urusan dengan Nate Diaz
Conor McGregor dan Nate Diaz telah saling berhadapan dua kali di masa lalu. Pertarungan pertama mereka terjadi di UFC 196 pada Maret 2016 dan terbukti menjadi salah satu kejutan terbesar di UFC saat itu. Diaz berhasil memberikan kekalahan pertama kepada petarung Irlandia itu di UFC setelah mengalahkannya melalui submission di ronde kedua.
Beberapa bulan kemudian, keduanya bertarung lagi di UFC 202 pada Agustus 2016. Kali ini, McGregor berhasil menyamakan kedudukan dan meraih kemenangan melalui keputusan juri. Sejak saat itu, banyak desas-desus seputar potensi pertarungan trilogi di antara keduanya.
Namun, dengan Diaz yang telah keluar dari UFC, sepertinya kecil kemungkinan mereka akan saling berhadapan lagi. Tetapi jika itu terjadi, pertarungan tersebut sudah pasti akan lebih besar daripada McGregor vs. Chandler.
Michael Chandler sendiri juga sempat menggoda para penggemar dengan kemungkinan pertarungan melawan Conor McGregor di UFC White House Card pada Juni 2026, menambah spekulasi yang ada. Keputusan akhir mengenai lawan McGregor yang akan datang tentu akan sangat mempengaruhi lanskap divisi dan narasi di sekitar kembalinya salah satu bintang terbesar olahraga ini.
(OL/GN)
sumber : timesofindia.indiatimes.com
Leave a comment