Dominasi Tenis Meja Dua Olimpiade, Chen Meng: Hati Saya Selalu Ada di Lapangan
Juara tunggal Olimpiade, Chen Meng, mengakui bahwa ia masih haus akan lebih banyak kesuksesan, bahkan setelah mendominasi tenis meja putri di dua Olimpiade terakhir. Pebulutangkis berusia 32 tahun itu menyatakan kepada media Tiongkok bahwa hatinya akan selalu tetap berada “di lapangan”.
Dedikasi Abadi di Atas Meja Pingpong
“Saya akan bermain selama ada ajang yang tepat – hati saya selalu ada di lapangan,” kata Chen. “Saya akan melanjutkan latihan sesuai kondisi saya dan juga akan pergi menyaksikan para pemain muda berlatih, memberikan bimbingan teknis kepada mereka.”
Pernyataan ini menunjukkan dedikasi mendalam Chen Meng terhadap olahraga yang telah membesarkan namanya. Meskipun telah meraih puncak kejayaan, semangatnya untuk terus berkontribusi dan berkompetisi tidak pernah padam.
Jejak Gemilang dan Perjalanan Terkini
Setelah berhasil mempertahankan gelar Olimpiade-nya di Paris 2024, Chen Meng mengundurkan diri dari peringkat dunia ITTF pada Desember tahun itu. Sejak saat itu, ia hanya bermain secara sporadis. Kompetisi terakhirnya adalah National Games pada November tahun lalu, di mana ia membantu tim Shandong memenangkan medali emas tim putri untuk pertama kalinya dalam 12 tahun.
Pencapaian ini membuktikan bahwa meskipun tidak lagi aktif di sirkuit internasional penuh waktu, kemampuan dan mental juara Chen Meng tetap menjadi aset berharga bagi timnya.
Perubahan Pola Pikir: Proses di Atas Hasil
Chen Meng juga berbagi tentang perubahan besar dalam pola pikirnya. Ia mengakui bahwa di masa lalu, ia terlalu terpaku pada kemenangan dan kekalahan. Namun kini, prioritasnya telah bergeser.
“Dulu, saya sering terlalu memikirkan menang dan kalah,” ujar Chen. “Sekarang saya lebih ingin menunjukkan sportivitas dan kekuatan ketekunan di lapangan. Kembali berkompetisi setelah hampir setahun absen sudah merupakan semacam keberanian. Saya tidak terlalu memikirkan hasil lagi; sebaliknya, saya fokus pada prosesnya.”
Pergeseran fokus ini mencerminkan kematangan seorang atlet yang telah mencapai segalanya. Kini, baginya, perjalanan, upaya, dan teladan yang diberikan di lapangan menjadi lebih penting daripada sekadar angka di papan skor.
Dengan semangat yang tak lekang dan dedikasi yang tak tergoyahkan, Chen Meng tidak hanya menjadi legenda di tenis meja tetapi juga inspirasi bagi banyak atlet muda. Keinginannya untuk terus bermain dan membimbing menunjukkan bahwa warisannya akan terus berlanjut di generasi mendatang.
(OL/GN)
sumber : www.scmp.com
Leave a comment