Home Olahraga Lainnya Dzhabir Dzhabrailov: Si Mesin Penghancur Tak Terkalahkan di ONE!
Olahraga Lainnya

Dzhabir Dzhabrailov: Si Mesin Penghancur Tak Terkalahkan di ONE!

Share
Dzhabir Dzhabrailov: Si Mesin Penghancur Tak Terkalahkan di ONE!
Share

Dzhabir Dzhabrailov Siap Guncang ONE Championship: Catatan Sempurna Menuju Gelar Juara

Petarung tak terkalahkan dengan rekor KO sempurna, Dzhabir Dzhabrailov, telah menunjukkan eksistensinya secara signifikan di panggung global ONE Championship sejak debutnya pada tahun 2024. Kini, sensasi asal Turki kelahiran Rusia ini menghadapi ujian terbesar dalam kariernya.

Pada Sabtu, 11 April, pagi hari waktu Indonesia Barat (WIB), Dzhabrailov akan berhadapan dengan petarung Amerika tak terkalahkan, Chase “Mannimal” Mann, dalam laga MMA kelas welterweight di ONE Fight Night 42. Pertarungan ini akan berlangsung langsung dari Lumpinee Stadium yang bersejarah di Bangkok dan dapat disaksikan melalui Prime Video serta Vidio.

Pemenang laga ini berpotensi besar menjadi penantang berikutnya untuk perebutan sabuk Juara Dunia MMA Kelas Lightweight dan Welterweight ONE yang saat ini dipegang oleh Christian “The Warrior” Lee.

Profil Singkat Dzhabir Dzhabrailov: Agresi Tanpa Henti

Lahir di Chechnya dan dibesarkan di Moskow, petarung berusia 21 tahun perwakilan dari Lions MMA Club ini telah melibas setiap lawan yang dihadapinya. Tiga lawannya di ONE berhasil ia selesaikan dalam waktu kurang dari dua menit dengan gaya agresifnya yang menjadi ciri khas.

Rekor sempurna 6-0 miliknya, dengan keenam kemenangan diraih lewat finish, menceritakan kisah seorang petarung yang tidak memberikan waktu bagi lawan untuk menyesuaikan diri, berpikir, apalagi bertahan. Sebelum Dzhabrailov melangkah ke ring untuk menghadapi Mann yang berusia 29 tahun, mari kita intip kembali perjalanan dominan yang menjadikannya salah satu petarung muda paling menarik di dunia.

Debut Menggila: Kemenangan Kilat 20 Detik

Dzhabrailov melakoni debut promosinya di ONE Friday Fights 79 pada September 2024 melawan petarung Brasil, Eduardo “Dudu” Freitas, dalam laga MMA kelas lightweight. Ia hanya membutuhkan waktu 20 detik untuk menggebrak dunia.

Baca juga:  Kejutan! Burung Hantu Muncul di Peyton's Places.

Ia langsung menyerbu maju dengan niat yang brutal, membanjiri Freitas dengan kombinasi pukulan dan lutut ke kepala tanpa henti. Saat petarung Brasil itu terpojok ke tali ring, sebuah pukulan hook kanan yang dahsyat menjatuhkan Freitas ke kanvas. Dzhabrailov segera menghujani dengan ground-and-pound yang berat, tidak menyisakan pilihan bagi wasit selain menghentikan pertandingan pada detik ke-20 di ronde pembuka. Ini adalah finish keempat dalam karier mudanya dan sebuah pernyataan niat yang memukau.

Lanjutkan Dominasi: Hancurkan Urakov Kurang dari Semenit

Empat bulan kemudian, Dzhabrailov kembali berlaga di ONE Friday Fights 93 pada Januari 2025. Kali ini ia naik ke laga MMA catchweight 176 pon melawan petarung Uzbekistan, Khusan Urakov.

Dzhabrailov segera menerapkan strategi permainannya, melepaskan tendangan yang keras dan kombinasi satu-dua pukulan sebelum sebuah pukulan overhand right yang menghancurkan menjatuhkan Urakov ke lantai. Tiga takedown kuat menyusul dengan cepat, dan ground-and-pound tanpa henti menyelesaikan pekerjaan setelah takedown ketiga.

Kemenangan itu datang pada detik ke-47 di ronde pembuka – sebuah KO lainnya, performa dominan lainnya, dan catatan sempurna 2-0 di ONE Championship.

Taklukkan Vigna dalam Debut Primetime AS

Pada Juni 2025, Dzhabrailov membuat debutnya di jam tayang utama AS melawan petarung Argentina, Nicolas “El Paisa” Vigna, di ONE Fight Night 32 dalam laga MMA kelas lightweight. Ia memastikan penonton Amerika Utara mengingat namanya.

Ia mengganggu ritme Vigna dengan tendangan rendah yang tajam. Lawannya mencoba mengatur ulang, tetapi Dzhabrailov tidak memberinya ruang bernapas, mendekat dengan pukulan dan lutut tanpa henti.

Sebuah pukulan left hook yang kuat menjatuhkan Vigna ke kanvas. Dzhabrailov menyusul dengan rentetan pukulan hingga wasit menghentikan pertandingan pada menit 1:43 di ronde pertama.

Baca juga:  Miller vs. Judice Panaskan UFC Houston, Siapa Jagoanmu?

Jalur Menuju Emas: Dzhabrailov Melaju

Tiga finish dalam tiga pertarungan, tingkat penyelesaian 100 persen tetap utuh, dan kini jadwal pertarungan melawan Mann sudah di depan mata. Dzhabrailov tampak siap melanjutkan laju kuatnya menuju sabuk emas juara.

Pertarungan melawan Chase Mann akan menjadi penentu apakah Dzhabrailov benar-benar siap untuk panggung perebutan gelar. Kemenangan akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai ancaman serius di dua divisi dan membuka jalan menuju pertarungan terbesar dalam kariernya di ONE Championship.

(OL/GN)
sumber : www.onefc.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Kazakhstan Sabet Kemenangan Perdana di Tinju Asia!

Tim Kazakhstan mencetak sejarah! Mereka berhasil sabet kemenangan perdana di turnamen tinju...

UFC Fight Night 272: Kejutan Tambahan di Menit Akhir!

UFC Fight Night 272 diwarnai drama menit akhir! Kejutan tak terduga menambah...

Chisora vs. Wilder Bikin Wardley Mikir: Derek, Kapan Pensiun?

Melihat kerasnya duel Chisora vs. Wilder, Wardley merenung dalam. Ia bertanya, "Derek,...

Omaha & Charlotte: Duo League One Tumbangkan Raksasa Championship!

Putaran Kedua U.S. Open Cup: Tim USL League One Beri Kejutan Besar!...