Perebutan Tiket Olimpiade Milano Cortina 2026: Persaingan Ketat di Dunia Freeskiing dan Snowboarding
Jendela kualifikasi untuk cabang olahraga freeskiing dan snowboarding, khususnya disiplin halfpipe, slopestyle, dan big air, semakin mendekat seiring dengan semakin dekatnya Olimpiade Milano Cortina 2026. Para atlet kini berpacu dengan waktu untuk mengamankan tempat di ajang paling bergengsi tersebut.
U.S. Ski & Snowboard sendiri baru akan secara resmi mengumumkan nominasi atlet untuk tim Olimpiade snowboarding atau freeskiing yang sangat kompetitif setelah gelaran Piala Dunia terakhir di Laax, Swiss, yang dijadwalkan pada 14–18 Januari mendatang. Namun, Piala Dunia sebelumnya di Aspen, yang berakhir pada Sabtu, 10 Januari lalu, telah memberikan gambaran awal tentang atlet mana saja yang memenuhi kriteria kualifikasi untuk Olimpiade.
Sorotan di Snowboard Halfpipe: Chloe Kim Masih di Puncak
Di disiplin snowboard halfpipe, hingga saat ini, juara Olimpiade dua kali Chloe Kim menjadi satu-satunya snowboarder dari Amerika Serikat yang berhasil memenuhi kriteria kualifikasi. Performanya yang konsisten menjadikannya tolok ukur bagi atlet lainnya.
Pada ajang di Aspen, dua atlet dari U.S. Snowboard Team, Maddy Schaffrick dan Alessandro Barbieri, berhasil menunjukkan penampilan gemilang dengan meraih podium. Schaffrick finis di posisi kedua, sementara Barbieri menempati posisi ketiga.
Pencapaian ini menandai podium pertama Schaffrick di musim 2025/26 dan yang keempat sejak ia kembali berkompetisi pada tahun 2024. Saat ini, ia menjadi atlet Amerika dengan peringkat tertinggi di klasemen FIS halfpipe putri. Rekan senegaranya, Bea Kim, juga berada di posisi 20 besar dan berambisi untuk lolos ke Olimpiade pertamanya.
Maddie Mastro, seorang Olympian dua kali, tidak berkompetisi di Aspen. Ia saat ini tengah berlatih di Laax dan akan berusaha keras untuk mengamankan kualifikasi Olimpiade ketiganya akhir pekan ini.
Performa Apik Barbieri dan Calon Bintang Lainnya
Bagi bintang muda Alessandro Barbieri, podium di Aspen adalah yang kedua dalam karirnya, menyusul finis ketiga di Piala Dunia Calgary pada awal musim ini. Kini, ia menjadi atlet Amerika dengan peringkat tertinggi di klasemen FIS halfpipe putra, mengungguli Jake Pates, Ryan Wachendorfer, dan Chase Blackwell. Persaingan di sektor putra juga tak kalah panas dengan potensi kejutan dari para atlet muda ini.
Perlu dicatat bahwa Komite Olimpiade Nasional memiliki otoritas eksklusif untuk perwakilan negara masing-masing di Olimpiade. Dengan demikian, partisipasi atlet di Olimpiade Milano Cortina sangat bergantung pada keputusan Komite Olimpiade Nasional mereka untuk memilih atlet tersebut mewakili delegasinya.
Gelaran Piala Dunia di Laax akan menjadi penentuan bagi banyak atlet. Ini adalah kesempatan terakhir untuk menunjukkan performa terbaik dan mengunci tiket menuju Milano Cortina 2026. Persaingan ketat dipastikan akan tersaji, menciptakan drama dan kegembiraan bagi penggemar olahraga musim dingin di seluruh dunia.
(OL/GN)
sumber : www.olympics.com
Leave a comment