KTT G7 Dilaporkan Bergeser Jadwal Demi Gelaran UFC di Gedung Putih dan Ulang Tahun Donald Trump
Para pejabat Prancis dilaporkan menunda jadwal KTT Group of 7 (G7) yang akan datang demi mengakomodasi gelaran Ultimate Fighting Championship (UFC) di Gedung Putih, yang bertepatan dengan ulang tahun Presiden Donald Trump.
KTT G7 tahunan, yang mempertemukan para pemimpin dari Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat, awalnya dijadwalkan berlangsung pada 14-16 Juni di Evian-les-Bains, Prancis. Namun, setelah Trump mengumumkan bahwa pertarungan UFC akan diadakan di Gedung Putih pada 14 Juni, yang juga merupakan ulang tahunnya yang ke-80, Paris mengubah tanggal KTT untuk menghindari konflik dengan acara tersebut. KTT G7 kini dijadwalkan ulang pada 15-17 Juni.
Jadwal KTT G7 Berubah
Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa KTT tersebut dijadwal ulang untuk “mengakomodasi” jadwal Presiden Trump.
“Sebagai pemimpin dunia bebas, mitra kami percaya bahwa kehadiran Presiden Trump di KTT G7 sangat penting. Mereka dengan ramah menggeser tanggal untuk mengakomodasi jadwal Presiden AS,” kata pejabat tersebut dalam sebuah pernyataan.
Juru bicara Presiden Prancis Emmanuel Macron dilaporkan menolak berkomentar kepada media apakah perubahan itu terkait dengan pertarungan UFC. Ia hanya mengatakan bahwa tanggal baru tersebut adalah “hasil konsultasi kami dengan mitra G7.”
Kecintaan Trump pada UFC
Trump pertama kali mengumumkan rencana untuk menjadi tuan rumah pertarungan UFC di Gedung Putih saat sebuah reli di Norfolk, Virginia, pada Oktober lalu. Trump sendiri adalah penggemar lama UFC dan telah menghadiri sejumlah pertarungan.
“Pada 14 Juni tahun depan, kami akan mengadakan pertarungan UFC besar di Gedung Putih, tepat di halaman Gedung Putih,” katanya saat itu.
Detail Megah Acara di Gedung Putih
CEO UFC Dana White mengungkapkan detail baru tentang acara tersebut pekan ini dalam acara televisi.
“Kami baru saja selesai membahas semua logistik tentang bagaimana menyiapkannya di sana… Sepertinya kami akan memiliki 5.000 orang langsung di halaman Gedung Putih,” kata White pada Kamis lalu.
“Kami akan memiliki layar besar, dan kami akan memiliki panggung serta musik sepanjang hari. Kami pada dasarnya akan mengambil alih D.C. sepanjang minggu itu, dengan banyak hal berbeda untuk penggemar pertarungan,” tambahnya.
White juga mengungkapkan bahwa para petarung “akan berjalan dari Oval Office” menuju lokasi acara.
Preseden di KTT G7 Sebelumnya
Donald Trump sendiri telah menghadiri sejumlah pertarungan UFC, termasuk salah satu di November 2024 bersama putranya, Donald Trump Jr., dan Elon Musk.
Mengenai KTT G7, Trump pernah menghadiri KTT G7 tahun lalu yang diadakan di Kanada, namun ia meninggalkan acara lebih awal. Saat itu, ia mengutip kekhawatiran tentang konflik Israel-Iran sebagai alasannya.
“Banyak yang telah dicapai, tetapi karena apa yang terjadi di Timur Tengah, Presiden Trump akan pergi malam ini setelah makan malam dengan Kepala Negara,” tulis Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt di platform X.
Pergeseran jadwal KTT G7 demi sebuah acara olahraga, terutama yang bertepatan dengan ulang tahun seorang kepala negara, menjadi sorotan menarik dalam diplomasi internasional. Ini menunjukkan pengaruh dan minat pribadi seorang pemimpin bisa berdampak pada agenda politik tingkat tinggi.
(OL/GN)
sumber : www.independent.co.uk
Leave a comment