Amanda Serrano Pulangkan Kemenangan Dominan di Kandang Sendiri
San Juan, Puerto Riko – Amanda Serrano berhasil memulangkan kemenangan yang tak hanya dominan tapi juga berkat kerja keras saat menghadapi Reina Tellez di hadapan publik Puerto Riko. Petinju berjuluk ‘The Real Deal’ ini sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBA, WBO, dan Ring Magazine.
Bagi petinju berusia 37 tahun ini, pertarungan di Coliseo Roberto Clemente, San Juan, adalah kali pertama ia berlaga di tanah kelahirannya sejak tahun 2021. Serrano menunjukkan dominasinya sejak awal, melancarkan kombinasi pukulan tajam dan memamerkan kecerdasan ringnya yang memukau.
Jalannya Pertandingan
Reina Tellez, sang penantang asal Amerika yang menerima pertarungan hanya dengan pemberitahuan 15 hari, sempat membuat kejutan kecil di ronde kelima. Sebuah pukulan overhand kiri darinya menyebabkan pembengkakan di bawah mata kanan Serrano. Namun, insiden tersebut tidak cukup untuk menghentikan laju sang juara dunia tujuh divisi.
Pengalaman Serrano pada akhirnya berbicara. Ia mampu mengontrol jalannya pertarungan di ronde-ronde akhir, memastikan kemenangan angka yang meyakinkan. Juri memberikan skor 98-92, 97-93, dan 97-93 untuk keunggulan Serrano.
Reaksi Petarung
“Saya sangat berterima kasih kepada Reina karena bersedia datang dalam waktu singkat dan mau bertarung,” kata Serrano setelah pertandingan. “Dia adalah seorang pejuang sejati.”
Pertarungan ini sendiri dilangsungkan dengan 10 ronde berdurasi masing-masing tiga menit, mengikuti aturan tinju pria. Kemenangan ini memperpanjang rekor profesional Serrano menjadi 48 kemenangan, dengan empat kekalahan (tiga di antaranya dari juara tak terbantahkan kelas light-welterweight, Katie Taylor), dan satu hasil imbang.
“Sudah dua tahun sejak saya bertarung di kelas berat ini. Saya merasa pertarungan berikutnya akan jauh lebih baik dan saya senang bisa memberikan tontonan yang bagus untuk para penggemar,” tambah Serrano.
Laga Pendukung Utama
Pada laga pendukung utama, legenda olahraga tarung Holly Holm gagal dalam usahanya meraih gelar juara dunia tinju di empat divisi berbeda. Ia harus mengakui keunggulan pemegang gelar kelas lightweight WBA, Stephanie Han.
Pertarungan dihentikan pada ronde ketujuh setelah dokter di pinggir ring menyatakan Han tidak dapat melanjutkan karena luka di dahinya yang disebabkan oleh benturan kepala yang tidak disengaja. Hasilnya, Han mempertahankan gelarnya melalui keputusan mutlak juri.
Holm, yang kini berusia 44 tahun, kembali ke dunia tinju profesional setelah 12 tahun absen, di mana ia menghabiskan lebih dari satu dekade berkompetisi di seni bela diri campuran (MMA) bersama UFC.
Kemenangan Amanda Serrano di tanah kelahirannya ini tidak hanya menegaskan dominasinya di kelas bulu, tetapi juga menjadi bukti bahwa ia masih menjadi salah satu petinju wanita terbaik di dunia, siap menghadapi tantangan selanjutnya dan terus mengharumkan nama Puerto Riko di kancah tinju global.
(OL/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment