Dunia Bulutangkis Berduka: Mengenang Sosok Sir Craig Reedie, Arsitek Olimpiade Badminton
BWF tengah diselimuti duka mendalam atas berpulangnya salah satu Presiden paling visioner mereka, Sir Craig Reedie GBE. Seluruh jajaran BWF menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga Sir Craig – Lady Rosemary, Colin, dan Catriona.
Jejak Awal di Puncak Bulutangkis Dunia
Terpilih sebagai Presiden IBF (sekarang BWF) pada tahun 1981 di usia 40 tahun, Sir Craig telah memberikan kontribusi luar biasa bagi evolusi IBF dan olahraga bulutangkis secara keseluruhan.
Dengan latar belakang profesional di bidang hukum dan keuangan, Sir Craig membawa keterbukaan, keterampilan diplomasi, kemampuan berbicara di depan umum, dan selera humor yang baik ke dalam IBF.
Sebagai Wakil Presiden IBF (1977–1981), Sir Craig juga memainkan peran penting dalam penyatuan kembali IBF (1978–1981) setelah terjadi perpecahan dalam keanggotaan badan pengatur bulutangkis dunia tersebut.
Mengukir Sejarah: Bulutangkis Menuju Olimpiade
Salah satu pencapaian terbesar Sir Craig adalah memimpin strategi untuk memasukkan bulutangkis ke dalam program Olimpiade. Momen bersejarah itu terwujud dengan keputusan pada Sidang IOC di Berlin Timur pada tanggal 5 Juni 1985.
Ia membangun hubungan penting di dalam IOC, termasuk dengan Presiden IOC saat itu, Juan Antonio Samaranch. Kunjungan Presiden IOC untuk menyaksikan final Kejuaraan Dunia IBF di Kopenhagen pada tahun 1983 disebut-sebut sangat berperan dalam meyakinkan Presiden IOC bahwa bulutangkis layak berada dalam program Olimpiade.
Penghargaan dan Karir Luar Biasa di Kancah Olahraga Global
Setelah itu, Sir Craig menjadi Presiden Kehormatan Seumur Hidup IBF pada tahun 1985 dan anggota IBF Hall of Fame pada tahun 1997. Ia kemudian meniti karir luar biasa di dunia olahraga, terutama di Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Badan Anti-Doping Dunia (WADA).
Pada Sidang IOC ke-141 di Mumbai, Sir Craig Reedie juga dianugerahi Olympic Order, sebuah penghargaan bergengsi yang diserahkan langsung oleh Presiden IOC Thomas Bach.
Riwayat Posisi Penting Sir Craig Reedie di Dunia Olahraga
- Presiden – Badminton Scotland (1977-1979)
- Wakil Presiden – Badminton Europe (1974–1980)
- Wakil Presiden IBF (1977–1981)
- Presiden IBF – (1981–1984)
- Wakil Presiden Kehormatan Seumur Hidup IBF (1985 – 2026)
- Dilantik ke dalam IBF Hall of Fame (1997)
- Ketua – Komite Olimpiade Inggris (1992-2005)
- Direktur Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade London 2012 (2005-2012)
- Anggota IOC (1994 – 2021)
- Wakil Presiden IOC (2012 – 2016)
- Anggota Dewan Eksekutif IOC (2009-2012)
- Anggota Kehormatan IOC (2022)
- Anggota Dewan Yayasan – Badan Anti-Doping Dunia (WADA) (1999–2014)
- Presiden WADA – (2014–2019)
Kepergian Sir Craig Reedie meninggalkan duka mendalam bagi dunia bulutangkis dan olahraga global. Warisannya sebagai seorang pemimpin visioner, khususnya dalam membawa bulutangkis ke panggung Olimpiade, akan selalu dikenang sebagai salah satu kontribusi terpenting dalam sejarah olahraga ini.
(OL/GN)
sumber : corporate.bwfbadminton.com
Leave a comment