Sean O’Malley Pernah Yakin Akan Bertarung di London dan Incar Laga Lawan Bintang Featherweight
Petarung bintang UFC, Sean O’Malley, pada suatu kesempatan mengungkapkan keyakinannya akan dijadwalkan untuk bertarung di London. Ia bahkan telah mempersiapkan diri untuk laga di bulan Maret kala itu. Pernyataan ini disampaikan O’Malley dalam sebuah wawancara bersama legenda MMA, Demetrious Johnson.
“Saya yakin mereka akan menjadwalkan saya untuk London, setidaknya itulah yang terlihat,” kata Sean O’Malley kepada Demetrious Johnson. “Menurut saya, itu pertarungan yang sama, mau Aljamain Sterling atau Movsar Evloev, pertarungan yang sama. Masalahnya sama, gaya bertarungnya mirip. Saya mempersiapkan diri untuk pertarungan itu di bulan Maret.”
Pada periode tersebut, O’Malley yang saat itu masih berambisi meraih gelar di divisi bantamweight, melihat potensi pertarungan melawan Aljamain Sterling atau Movsar Evloev sebagai tantangan yang memiliki karakteristik serupa. Ia menunjukkan kesiapan penuhnya untuk menghadapi lawan-lawan tangguh tersebut, meskipun jadwal pertarungan spesifik di bulan Maret tidak terwujud sesuai harapannya pada akhirnya.
Ambisi Melawan Legenda dan Kekecewaan Terhadap Peluang
Selain fokus pada pertarungan yang ia antisipasi, O’Malley juga menyuarakan kekecewaannya karena tidak mendapatkan kesempatan untuk menghadapi salah satu petarung terbaik pound-for-pound, Alexander Volkanovski. Ia merasa peluang tersebut sirna karena apa yang disebutnya sebagai ‘favoritisme’ dalam penentuan lawan.
“Sekarang saya tidak mendapat kesempatan untuk melawan Volkanovski,” tambah O’Malley. “Saya tahu dia akan pensiun setelah pertarungan ini. Bisa menguji kemampuan saya melawan seorang legenda, dan memiliki namanya di rekam jejak saya, itu sangat besar. Itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah bisa saya dapatkan. Bukan karena saya tidak pantas mendapatkannya, tapi karena, jelas, favoritisme dan sebagainya.”
Pernyataan ini menyoroti betapa besar keinginan O’Malley untuk mengukur kemampuannya melawan petarung sekaliber Volkanovski, yang merupakan juara Featherweight dan diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Kehilangan kesempatan ini menjadi penyesalan besar bagi O’Malley, yang melihatnya sebagai peluang emas untuk meningkatkan reputasinya di kancah MMA global.
Konsekuensi dan Jejak Karir O’Malley
Meskipun prediksi pertarungan di London pada bulan Maret dan kesempatan melawan Volkanovski tidak terwujud seperti yang ia harapkan pada saat itu, ambisi O’Malley tetap membara. Ia kemudian berhasil meraih gelar juara Bantamweight setelah mengalahkan Aljamain Sterling di UFC 292 pada Agustus 2023. Perjalanannya membuktikan tekad kuat untuk menghadapi lawan-lawan tangguh dan mencapai puncak divisi, terlepas dari rintangan awal dalam penentuan jadwal.
Pernyataan tentang Volkanovski juga memberikan gambaran tentang dinamika penentuan jadwal pertarungan di UFC, di mana faktor-faktor di luar performa atlet di dalam octagon terkadang turut berperan. Bagi O’Malley, memiliki nama Volkanovski dalam daftar lawannya akan menjadi pencapaian signifikan, mengukuhkan posisinya sebagai petarung elite yang siap menghadapi siapa saja.
(OL/GN)
sumber : www.mmamania.com
Leave a comment