Holly Holm Gagal Rebut Gelar WBA Ringan, Rematch Melawan Stephanie Han Terbuka
Holly Holm gagal meraih gelar juara dalam kembalinya ke ring tinju, namun kemungkinan untuk mendapatkan kesempatan kedua mungkin saja terbuka lebar.
Pada hari Sabtu, mantan juara UFC dan anggota Boxing Hall of Fame ini menantang Stephanie Han untuk sabuk juara kelas ringan WBA miliknya. Pertarungan tersebut menjadi co-main event dalam acara tinju yang menampilkan Amanda Serrano vs. Erika Cruz di San Juan, Puerto Riko. Ini adalah pertarungan tinju kedua Holm sejak ia meninggalkan olahraga tersebut untuk fokus ke MMA pada tahun 2013.
Holm akhirnya harus menelan kekalahan melalui keputusan teknis, dengan skor juri 68-65, 69-64, dan 68-65.
Jalannya Pertandingan yang Terhenti
Pertarungan antara Holm dan Han tidak berjalan sesuai jadwal 10 ronde penuh. Laga dihentikan oleh dokter ring pada menit 1:44 Ronde 7 karena adanya luka robek di dahi Han. Luka tersebut diakibatkan oleh “benturan kepala yang tidak disengaja.” Karena pertarungan sudah melewati setengah jalan, hasilnya langsung ditentukan oleh kartu penilaian juri daripada dinyatakan sebagai “no contest”.
Ini bukanlah akhir yang ideal bagi Holm.
“Tidak bisa menyelesaikannya adalah bagian tersulit,” kata Holm dalam wawancara pasca-pertandingannya. “Dia memiliki banyak volume pukulan, dan saya sebenarnya menunggu ronde-ronde akhir untuk mengambil alih, tapi saya tidak bisa melakukan itu ketika hal-hal seperti ini terjadi. Saya tidak ingin itu berakhir seperti itu.”
Reaksi dan Potensi Rematch
Stephanie Han juga menyatakan kekecewaannya atas cara pertarungan berakhir. Ia kemudian menawarkan kesempatan rematch segera kepada Holm, dan tawaran tersebut disambut baik oleh mantan juara UFC itu.
“Tentu saja,” kata Holm saat ditanya tentang kemungkinan rematch. “Tidak ada yang ingin pertarungan berakhir seperti itu.”
Konteks Karir Holly Holm
Holm, yang kini berusia 44 tahun, memiliki rekor 1-1 sejak kembali ke dunia tinju pada tahun 2025. Sebelumnya, ia berhasil mengalahkan Yolanda Vega melalui keputusan mutlak pada bulan Juni. Sebelum dua pertarungan tinju ini, karirnya di “Sweet Science” sempat terhenti saat ia beralih ke MMA, di mana ia menjadi juara UFC dan salah satu nama paling populer di olahraga tersebut.
Sebagian besar karir tinju Holm berlangsung dari tahun 2002 hingga 2012. Selama periode itu, ia memenangkan sabuk juara utama termasuk gelar WBC, WBF, dan IBA. Pada tahun 2022, Holm dilantik ke dalam International Boxing Hall of Fame. Ia memiliki rekor tinju yang mengesankan dengan catatan 34-2-3.
Profil Stephanie Han
Di sisi lain, Stephanie Han berhasil menyelesaikan pertahanan gelar kedua untuk sabuk juara kelas ringan WBA miliknya. Ia meraih gelar tersebut setelah mengalahkan Hannah Terlep dengan KO pada bulan Februari, lalu mempertahankannya pada bulan Agustus dengan kemenangan keputusan mutlak atas Paulina Angel. Han tetap tak terkalahkan dalam karir tinjunya dengan rekor sempurna 12-0.
Dengan tawaran rematch yang sudah di depan mata dan penerimaan dari kedua belah pihak, para penggemar tinju mungkin akan segera menyaksikan babak kedua dari pertarungan sengit antara Holly Holm dan Stephanie Han, yang diharapkan akan berakhir dengan lebih definitif.
(OL/GN)
sumber : uk.sports.yahoo.com
Leave a comment