Home Olahraga Lainnya Opetaia Kacau Seminggu, Perang Ring Tak Terduga Mengancam.
Olahraga Lainnya

Opetaia Kacau Seminggu, Perang Ring Tak Terduga Mengancam.

Share
Opetaia Kacau Seminggu, Perang Ring Tak Terduga Mengancam.
Share

Kekacauan di Ring: Jai Opetaia Terjebak Konflik IBF dan Zuffa Boxing

Pekan pertarungan bagi Jai Opetaia, manajemen Zuffa Boxing, dan IBF berakhir dengan situasi yang tidak mengenakkan. Setelah berminggu-minggu, berhari-hari, dan berjam-jam negosiasi, klaim, ancaman, hingga pembayaran, Opetaia akhirnya naik ring pada Minggu malam tanpa restu dari IBF dan tanpa gelar juara yang ia raih pada tahun 2022.

Opetaia berhasil mengalahkan Brandon Glanton dengan kemenangan angka dalam 12 ronde. Ia memenangkan gelar juara dunia kelas cruiserweight perdana Zuffa dan juga membawa pulang sabuk The Ring magazine. Opetaia, yang disebut-sebut sebagai petinju kelas cruiserweight terbaik dunia, kini menjadi pemain terbaru dalam pertempuran untuk menguasai hati, pikiran, dan pundi-pundi uang di dunia tinju.

Konflik di Balik Layar: IBF dan Zuffa

Pertarungan melawan Glanton sempat disetujui oleh IBF. Administrator mereka bahkan kabarnya diterbangkan ke Las Vegas, namun kemudian pergi sebelum pertarungan dimulai. IBF juga disebut telah menerima biaya sebesar $80.000 atas perannya sebagai badan pemberi sanksi; angka ini kini menjadi inti dari badai yang sedang berlangsung. Semua ini merupakan bagian dari perebutan kendali tinju global.

Dana White, sosok di balik kebangkitan UFC dan kini menjadi motor penggerak Zuffa Boxing, sering kali menyuarakan keinginannya untuk mengakhiri dominasi empat badan sanksi tinju yang diakui (WBO, WBC, WBA, dan IBF). Dalam acara-acara yang ia promosikan sejauh ini, White menolak kehadiran para pejabat dari badan-badan tersebut. Ia meluncurkan sabuk Zuffa sebagai alternatif, dan Opetaia adalah juara Zuffa pertama.

Manajer Opetaia, Mick Francis, menyebut situasi ini “kekanak-kanakan”.

“Berapa umur kita? Apakah kita anak-anak di taman sekolah? Apakah kita akan mengadu kepada guru?” tanyanya kepada Fight Hub TV.

Jalannya Pertarungan dan Rekor Tak Terkalahkan

Pertarungan melawan Glanton bukanlah sebuah laga klasik; keduanya mendapatkan pengurangan poin karena pelanggaran dalam pertarungan yang banyak diwarnai pelanggaran tersebut. Opetaia sendiri bisa dibilang memenangkan setiap ronde. Realitasnya, Opetaia, yang tak terkalahkan dengan rekor 30-0 (23 KO), belum menghadapi petinju dari 15 besar kelas cruiserweight dalam dua atau tiga tahun terakhir. Meskipun demikian, ia kini memiliki sabuk The Ring yang berkilauan dan sabuk Zuffa untuk dipajang di rumahnya di Gold Coast, Australia.

Baca juga:  Update Mewah Garisfinish: Senna, Leica, Margiela, & Gaya Hidupmu!

Masa Depan Opetaia dan Perang Kekuatan Tinju

Masih ada kebingungan mengenai masa depan Opetaia sebagai juara IBF. Badan sanksi yang berbasis di Amerika tersebut secara teknis tidak pernah mencopot gelarnya; mereka hanya menolak untuk memberi sanksi pada pertarungan. Mereka mengklaim bahwa sabuk IBF tidak dipajang secara menonjol selama aktivitas pekan pertarungan.

Opetaia sendiri pernah berbicara tentang ambisinya menjadi juara tak terbantahkan di kelasnya dan kemudian mungkin beralih ke kelas berat, seperti yang dilakukan Oleksandr Usyk. Impian itu kini tertunda karena para pria di balik layar berselisih seperti anak kecil memperebutkan biaya, rasa hormat, dan kredibilitas.

Serangan White terhadap dunia tinju jelas tidak dilakukan secara diam-diam; ia merekrut Conor Benn dari Matchroom dan bersumpah akan mengalahkan nama-nama promotor terbesar di tinju. Ia memiliki sekutu kuat dan dukungan finansial yang besar. Di sisi lain, para pemain besar dalam bisnis ini telah mengingatkan White tentang kekacauan di UFC, termasuk penyelesaian anti-monopoli sebesar $375 juta terhadap raksasa seni bela diri campuran itu. Ini bukanlah bacaan yang menyenangkan.

Pada Minggu malam di Las Vegas, salah satu petarung terbaik dunia saat ini menemukan dirinya di tengah perang yang tidak pernah ia minta. IBF bertindak gegabah, orang-orang di Zuffa bertindak keras, dan dunia tinju kehilangan satu sabuk namun mendapatkan yang lain. Gejolak akan terus berlanjut di masa depan.

(OL/GN)
sumber : www.aol.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Aksi Bintang Lapangan Ini Bikin Geleng-Geleng, Juara!

Aksi bintang lapangan ini bikin geleng-geleng kagum! Dengan performa luar biasa, ia...

14 Tiket Tembak Olimpiade: Duel Sengit di Kazakhstan!

Duel sengit perebutan 14 tiket tembak Olimpiade pecah di Kazakhstan! Akurasi dan...

Siap-siap! Tinju Putri Ukir Sejarah Akhir Pekan Ini!

Akhir pekan ini, tinju putri akan ukir sejarah! Saksikan para petinju wanita...

Seru! Friday Fights 149 & Inner Circle: Nonton Live & Cek Hasilnya.

Seru banget! Friday Fights 149 & Inner Circle hadir! Nonton live aksinya...