Paddy Pimblett Bersiap Hadapi Gaethje, Bidik Gelar Interim dan Tantang Tsarukyan
Petarung berjuluk “The Baddy,” Paddy Pimblett, sudah memiliki rencana besar untuk masa depannya di Ultimate Fighting Championship (UFC). Pimblett, yang saat ini menduduki peringkat kelima di divisi Lightweight, akan menghadapi pertarungan terbesarnya sejauh ini ketika ia menjadi bintang utama dalam ajang UFC 324.
Konteks Pertarungan Utama
Pimblett dijadwalkan akan berhadapan dengan mantan juara interim Justin Gaethje dalam duel utama UFC 324. Acara ini akan berlangsung pada Sabtu, 24 Januari 2026, di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Jika mengacu pada waktu di Indonesia Barat (WIB), pertarungan ini kemungkinan besar akan disiarkan pada Minggu pagi, 25 Januari 2026.
Mengingat tanggal pertandingan yang masih cukup jauh, informasi mengenai stasiun TV atau platform resmi yang akan menyiarkan pertarungan ini di Indonesia akan diumumkan mendekati jadwal tersebut. Penggemar disarankan untuk memantau pengumuman resmi dari UFC atau SPOTV selaku pemegang hak siar.
Tantangan untuk Arman Tsarukyan
Pimblett menunjukkan ambisinya dengan menyatakan kesediaannya untuk mempertahankan gelar interim, termasuk melawan Arman Tsarukyan, petarung peringkat satu di kelas Lightweight yang kerap disebut-sebut belum mendapat kesempatan pertarungan besar.
“Menyebalkan sekali orang-orang bilang saya menghindari Arman. Saya tidak pernah ditawari untuk melawan Arman,” kata Pimblett kepada para wartawan dalam sesi wawancara pra-pertarungan. “Jika saya pernah ditawari pertarungan itu, saya pasti sudah menghajar kepalanya sekarang. Dia membuat saya kesal. Saya rasa dia orang yang sangat menyebalkan. Jadi ya, saya akan melawan Arman tanpa ragu.”
Seruan untuk Gelar Interim
Lebih jauh, Pimblett juga menyuarakan pandangannya mengenai situasi gelar juara di divisi Lightweight. Jika juara bertahan Ilia Topuria tidak dapat bertarung hingga Juni atau Juli, Pimblett berpendapat bahwa Topuria seharusnya dicopot gelarnya karena dianggap menghambat laju divisi.
“Jika Ilia tidak bisa bertarung sampai Juni atau Juli, dia harus dicopot gelarnya karena dia menahan divisi,” tambah Pimblett. “Saya akan mempertahankan [gelar interim] melawan Arman, Max [Holloway], Charles [Oliveira]—siapa saja. Saya tidak peduli.”
Pernyataan berani dari “The Baddy” ini tentu menambah bumbu persaingan di divisi Lightweight. Setelah menghadapi ujian berat melawan Justin Gaethje, fokus Pimblett akan tertuju pada perebutan gelar dan ambisinya untuk mendominasi salah satu divisi paling sengit di UFC.
(OL/GN)
sumber : www.mmamania.com
Leave a comment