Analisis Roy Jones Jr.: Mengapa Oleksandr Usyk Incar Deontay Wilder?
Mantan juara dunia multi-divisi, Roy Jones Jr., mencoba mengidentifikasi motivasi Oleksandr Usyk di balik keinginannya untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBC, IBF, dan WBA miliknya melawan Deontay Wilder.
Usyk secara tak terduga menantang ‘The Bronze Bomber’ menjelang akhir tahun lalu. Menurut manajer Usyk, Egis Klimas, kedua petinju kini diperkirakan akan saling berhadapan antara April atau Mei mendatang.
Rencana Karier Usyk dan Pasar Amerika
Dalam sebuah wawancara bulan lalu, Klimas mengungkapkan rencana untuk mencapai kesepakatan multi-pertarungan. Kesepakatan ini akan mencakup pertarungan melawan Wilder yang akan berlangsung di Amerika, bekerja sama dengan promotor yang berbasis di AS.
Langkah ini memungkinkan Usyk untuk memenuhi tujuannya bertarung dua atau tiga kali lagi — yang juga ia tegaskan bulan lalu — sebelum akhirnya gantung sarung tinju.
Beberapa pihak merasa bahwa masa kejayaan Wilder mungkin telah berlalu. Ia telah kalah dalam dua dari tiga pertarungan terakhirnya dan gagal menunjukkan performa terbaik dalam penampilan terakhirnya. Sementara itu, Usyk baru saja meraih kemenangan KO di ronde kelima atas Daniel Dubois Juli lalu, menjadi juara tak terbantahkan tiga kali di dua divisi berat berbeda.
Target Usyk untuk menghadapi mantan juara dunia Wilder, menunjukkan bahwa ia kini berharap untuk menorehkan jejaknya di kancah tinju Amerika.
Pandangan Roy Jones Jr. tentang Motif Usyk
Selain faktor tersebut, Roy Jones Jr. berbicara kepada Clubhouse Boxing bahwa Usyk kemungkinan melihat Wilder sebagai nama besar yang bisa memperkaya catatan rekornya. Namun, Jones juga memperingatkan bahwa pukulan tangan kanan Wilder yang terkenal bisa mendarat ‘kapan saja’.
“Dia tahu Deontay adalah pemukul hebat, tapi dia [juga] tahu Deontay mulai sedikit menurun. Ketika Anda memikirkan masa lalu dalam tinju, masa lalu dibangun sebagian besar oleh petinju kulit hitam – petinju hebat yang kulit hitam.
“Berapa banyak petinju kulit hitam hebat yang dilawan Floyd Mayweather di masa jayanya? Tidak ada. Usyk ingin menjadi petinju yang melawan semua orang yang dia bisa, karena Anda ingin setiap nama ada di catatan rekor Anda.
“Dan divisi kelas berat itu berbeda, karena George Foreman adalah juara pada usia 44 tahun. Ketika Anda bisa memukul, Anda bisa melayangkan pukulan itu kapan saja.”
Apa Selanjutnya bagi Usyk?
Dengan Usyk yang diperkirakan akan menghadapi Wilder akhir tahun ini, masih harus dilihat siapa lawan berikutnya, atau bahkan dua lawan berikutnya, yang akan dihadapinya.
(OL/GN)
sumber : boxingnewsonline.net
Leave a comment