Anthony Joshua Terlibat Kecelakaan Maut di Nigeria, Sopir Kendaraan Didakwa
Juara dunia kelas berat dua kali, Anthony Joshua, baru-baru ini terlibat dalam kecelakaan lalu lintas tragis di dekat Lagos, Nigeria. Insiden tersebut merenggut nyawa dua orang dekatnya, Sina Ghami dan Latif ‘Latz’ Ayodele, yang turut berada dalam kendaraan bersamanya.
Kecelakaan Tragis dan Pemulihan Joshua
Sina Ghami, pelatih fisik Joshua, dan Latif ‘Latz’ Ayodele, seorang pelatih lainnya, meninggal dunia setelah kendaraan yang mereka tumpangi bersama Joshua menabrak truk yang sedang parkir di jalan utama dekat Lagos pada Senin (waktu setempat).
Joshua sendiri mengalami luka-luka dalam kecelakaan itu, namun ia telah diizinkan pulang pada Rabu setelah dinyatakan cukup fit untuk menjalani pemulihan di rumah. Informasi ini disampaikan oleh Gbenga Omotoso, komisaris informasi negara bagian Lagos. Joshua, yang lahir di Watford dari orang tua berdarah Nigeria, diketahui sedang berlibur di negara asalnya setelah kemenangannya atas Jake Paul di Miami pada 19 Desember.
Mantan juara dunia kelas berat yang pernah menyatukan dua gelar ini dikabarkan telah kembali ke Inggris untuk menghadiri pemakaman Ghami dan Ayodele. Selain dikenal sebagai teman dekat Joshua, Ghami adalah pelatih kekuatan dan kondisinya, sementara Ayodele adalah salah satu pelatihnya.
Proses Hukum Dimulai
Pada Jumat (waktu setempat), Komando Polisi Negara Bagian Ogun mengonfirmasi bahwa Adeniyi Mobolaji Kayode, 46 tahun, telah didakwa di Pengadilan Magistrate Sagamu. Kasus ini telah ditunda hingga 20 Januari 2026. Rincian lebih lanjut mengenai dakwaan terhadap Kayode tidak diberikan.
Komando Polisi Negara Bagian Ogun merilis pernyataan resmi melalui akun X mereka:
“Komando Polisi Negara Bagian Ogun ingin menginformasikan kepada masyarakat umum bahwa pengemudi SUV Lexus yang terlibat dalam kasus kecelakaan Anthony Joshua, Adeniyi Mobolaji Kayode (pria), berusia 46 tahun, telah didakwa di Pengadilan Magistrate Sagamu hari ini, 2 Januari 2026, dan kasus tersebut telah ditunda hingga 20 Januari 2026.”
Duka dari Komunitas Tinju
Kabar duka ini juga mendapat perhatian luas dari komunitas tinju internasional. Promotor tinju Eddie Hearn, yang telah mempromotori Joshua sejak petinju berusia 36 tahun itu menjadi profesional setelah memenangkan emas di Olimpiade London 2012, menyampaikan belasungkawa untuk Ghami dan Ayodele. Hearn menyoroti “energi dan kesetiaan” yang dimiliki kedua pria tersebut.
Selain Hearn, sejumlah petinju terkemuka lainnya juga turut menyampaikan ucapan duka cita. Mereka termasuk mantan juara dunia kelas penjelajah Tony Bellew, juara dunia kelas berat dua kali Oleksandr Usyk, mantan juara kelas berat Inggris Tyson Fury, dan mantan juara dunia Wladimir Klitschko.
Kecelakaan tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi Anthony Joshua pribadi maupun bagi seluruh komunitas tinju yang mengenal sosok Ghami dan Ayodele. Pemulihan Joshua serta proses hukum yang sedang berjalan akan terus menjadi perhatian.
(OL/GN)
sumber : www.independent.ie
Leave a comment