Kevin Vallejos Puncaki UFC Vegas 114, Incar Lawan Top Divisi Featherweight
Kevin Vallejos secara resmi mengumumkan dirinya sebagai salah satu sosok yang patut diperhitungkan di divisi featherweight pada Sabtu malam lalu.
Kevin Vallejos meraih kemenangan terbesar sepanjang kariernya di UFC Vegas 114. | Getty/UFC
Dalam penampilan utamanya yang pertama, “El Chino” dengan cepat menundukkan veteran Josh Emmett. Vallejos mengakhiri lawannya dengan rentetan pukulan pada menit 3:33 di ronde pembuka, dalam gelaran UFC Vegas 114 pada Sabtu malam. Vallejos kini mencatat tujuh kemenangan profesional beruntun, termasuk empat di antaranya di panggung UFC.
Mengincar Lawan Berkelas dan Duel Impian
Meski Vallejos menolak menyebutkan nama lawan secara spesifik sesaat setelah kemenangan terbesarnya, ia mengakui bahwa pertarungan melawan nama-nama seperti Alexander Volkanovski, Yair Rodriguez, Brian Ortega, atau Jean Silva akan sangat menarik. Hal ini disampaikannya dalam konferensi pers pasca-pertarungan pada Sabtu lalu.
“Keempat nama itu semuanya bagus. Tentu saja Volk adalah sang juara. Saya pikir pertarungan melawan Yair atau Brian akan luar biasa. Saya rasa itu akan menjadi pertarungan yang bagus,” ujar Vallejos.
Vallejos sendiri memiliki sejarah dengan Silva. Petarung asal Argentina itu kalah melalui keputusan mutlak dari petarung Brasil tersebut di ajang Dana White’s Contender Series pada September 2023. Saat itu, Vallejos masih harus memenangkan tiga pertarungan lagi, termasuk kembali tampil di Contender Series, sebelum ia mendapatkan kontrak UFC. Bintang yang sedang naik daun ini mengatakan ia mendukung kenaikan karier Silva di divisi featherweight.
“Semua orang tahu tentang sejarah saya dengan Jean Silva,” kata Vallejos. “Itu akan menjadi pertarungan yang hebat. Saya mendukungnya. Saya ingin dia meraih gelar juara agar saya bisa mendapatkan pertarungan ulang dengannya untuk sabuk itu. Itulah yang saya inginkan. Tentu saja, kami di sini untuk bertarung. Cepat atau lambat kami akan berhadapan. Tapi jika UFC ingin saya menghadapinya sebelum itu, itu akan bagus.”
Fokus pada Peningkatan Diri
Vallejos mengakui bahwa ia masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan itulah salah satu alasan ia tidak fokus untuk menyebutkan nama lawan. Ia ingin mengembangkan dirinya lebih jauh.
“Saya tidak akan menyebutkan nama karena saya benar-benar ingin berkembang, saya ingin menjadi lebih baik,” katanya. “Ada hal-hal yang ingin saya latih di kamp. Sedikit demi sedikit saya pikir saya bisa memberikan lebih dari yang saya berikan malam ini. Saya pikir saya memiliki lebih banyak potensi untuk diberikan dan saya ingin memastikan bahwa saya siap untuk itu, jadi saya akan menerima tantangan apa pun yang diberikan kepada saya.”
Investasi untuk Masa Depan MMA Argentina
Upaya terbaru Vallejos juga membuahkan bonus “Performance of the Night” senilai $100.000 (sekitar 1,6 miliar rupiah). Dalam wawancara terpisah dengan UFC, ia mengungkapkan rencananya untuk menggunakan uang tersebut.
“…Saya ingin menginvestasikan uangnya,” katanya. “Saya ingin uang itu berkembang, tetapi ada satu hal yang ingin saya lakukan yaitu membangun sasana di Mar del Plata, Argentina.”
“Saya ingin melakukan sesuatu, saya ingin menciptakan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya, yaitu memiliki kamp pelatihan penuh di sana. Saya ingin memberikan kontribusi kecil pada proyek ini, untuk memiliki teknik baru, peralatan baru, pengembangan keterampilan baru di sana, dan sedikit hadiah untuk Argentina agar MMA di sana bisa berkembang.”
Kemenangan Vallejos tidak hanya mengangkat namanya di kancah UFC, tetapi juga menunjukkan komitmennya untuk membangun fondasi yang lebih kuat bagi generasi petarung MMA di negara asalnya.
(OL/GN)
sumber : www.sherdog.com
Leave a comment