Kejeniusan Set-piece dan Ketekunan Antar Arsenal Raih Kemenangan Dramatis
Laga yang berjalan dengan tempo cukup lambat di awal akhirnya memanas ketika The Gunners berhasil unggul di menit ke-22. Gol tercipta melalui sundulan Timber yang memanfaatkan umpan sepak pojok brilian dari Bukayo Saka, dengan Neuer yang terhuyung-huyung tidak mampu menghalau bola. Gol ini sekaligus menyoroti kecemerlangan Arsenal yang tak henti-hentinya dari situasi set-piece.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama
Eberechi Eze, yang tampil gemilang dengan mencetak hat-trick dalam kemenangan 4-1 hari Minggu melawan Tottenham, sempat memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulan The Gunners. Sayangnya, tendangannya melenceng tipis dari gawang.
Arsenal sempat terlihat nyaman dengan keunggulan mereka, namun Bayern berhasil menyamakan kedudukan dalam sekejap mata di menit ke-32 melalui gol Karl. Joshua Kimmich mengirimkan umpan diagonal yang luar biasa, diteruskan dengan sentuhan pertama oleh mantan pemain Arsenal Serge Gnabry, sebelum Karl dengan percaya diri menuntaskan peluang melewati David Raya.
Dominasi di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Arsenal langsung tancap gas dan mengambil inisiatif menyerang. Neuer dipaksa melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis tembakan keras Saka di atas mistar gawang.
Karl kemudian melakukan solo run dari sisi kanan dan menusuk ke dalam kotak penalti tim tuan rumah, namun tembakannya yang lemah dengan mudah diamankan oleh Raya.
Seiring intensitas pertandingan yang meningkat, Mikel Merino gagal menyambut sempurna umpan sepak pojok berbahaya lainnya sebelum Neuer kembali melakukan penyelamatan heroik dari jarak dekat untuk menggagalkan sundulan Cristhian Mosquera. Kini, praktis seluruh serangan didominasi oleh Arsenal.
Tekanan Membuahkan Hasil
Neuer kembali diuji, kali ini dengan kakinya menyelamatkan tembakan Rice yang melaju ke arahnya, namun Saka gagal memanfaatkan bola pantul. Namun, tekanan yang tiada henti akhirnya membuahkan hasil dengan sisa waktu sekitar 20 menit.
Bek Bayern, Dayot Upamecano, melakukan kesalahan umpan yang berhasil direbut oleh pemain pengganti Riccardo Calafiori di sisi kiri. Calafiori kemudian mengirimkan umpan silang akurat yang diselesaikan dengan dingin oleh rekan sesama pemain pengganti, Madueke.
Situasi semakin buruk bagi Bayern ketika Eze mengirimkan umpan panjang dari belakang, saat Neuer berada jauh di luar area penaltinya. Sentuhan pertama Martinelli berhasil melewati sang kiper yang sudah mati langkah, memberinya ruang bebas menuju gawang. Dengan tenang, Martinelli tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menceploskan bola.
Konteks Kemenangan
Kegembiraan para penggemar Arsenal tak terbendung. Mereka kemudian melantunkan ejekan kepada Harry Kane dengan nyanyian “Harry, Harry, what’s the score” sebagai bentuk euforia atas kemenangan tim kesayangan mereka.
Kemenangan ini menegaskan kekuatan Arsenal dalam memanfaatkan set-piece dan mentalitas pantang menyerah yang mereka tunjukkan di sepanjang pertandingan. Hasil ini tentu menjadi suntikan moral berharga bagi tim untuk menghadapi laga-laga berikutnya dalam kompetisi.
(LC/GN)
sumber : www.newindianexpress.com
Leave a comment