Atletico Madrid Didenda UEFA Akibat Perilaku Rasis Penggemar
Nyon, Swiss – UEFA menjatuhkan sanksi denda dan masa percobaan kepada klub raksasa Spanyol, Atletico Madrid, setelah penggemar mereka terlibat dalam perilaku rasis di sebuah pertandingan Liga Champions melawan Arsenal.
Konteks Insiden Rasisme
Hukuman ini diberikan setelah Atletico Madrid menghadapi tuduhan “perilaku rasis dan/atau diskriminatif”. Insiden yang dimaksud terjadi bulan lalu dalam kekalahan 4-0 di London, di mana beberapa penggemar terbukti mengeluarkan suara monyet dan melakukan salam Nazi.
Ini bukan kali pertama penggemar Atletico Madrid menjadi sorotan karena isu rasisme. Sebelumnya, mereka juga pernah menargetkan penyerang Real Madrid, Vinícius Júnior, yang merupakan pemain kulit hitam, dengan pelecehan rasial serupa.
Sanksi dari UEFA
Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) telah mengenakan denda sebesar 30.000 euro (sekitar Rp 520 juta) kepada Atletico Madrid atas insiden perilaku rasis tersebut. Selain denda, UEFA juga memerintahkan larangan penjualan tiket tandang untuk satu pertandingan Eropa, namun sanksi ini ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun. Artinya, jika tidak ada insiden serupa dalam setahun ke depan, larangan tersebut tidak akan diberlakukan.
Tidak hanya itu, Atletico juga diwajibkan membayar denda tambahan sebesar 10.000 euro (sekitar Rp 173 juta) karena penggemar mereka melempar benda-benda ke dalam stadion Arsenal saat pertandingan berlangsung.
Dampak dan Harapan
Sanksi dari UEFA ini menjadi pengingat keras bagi Atletico Madrid tentang pentingnya mengendalikan perilaku penggemar dan menentang segala bentuk rasisme di sepak bola. Dengan adanya masa percobaan, tekanan akan semakin besar bagi klub untuk memastikan insiden serupa tidak terulang, demi menjaga citra klub dan semangat sportivitas dalam kompetisi Eropa.
(LC/GN)
sumber : sdvoice.info
Leave a comment