UEFA Jatuhi Sanksi Berat untuk Marseille: Denda Puluhan Ribu Euro dan Penutupan Tribune
PARIS – UEFA telah menjatuhkan sanksi berupa penutupan sebagian stadion kepada Olympique Marseille. Hukuman ini diberikan setelah serangkaian insiden yang terjadi saat kekalahan 1-0 mereka di kandang dari Atalanta dalam ajang Liga Champions. Badan sepak bola Eropa tersebut mengumumkan keputusan ini kemarin.
Kronologi Insiden dan Hukuman
Para penggemar di Stade Velodrome pada 5 November lalu dilaporkan menyalakan suar, melempar proyektil, dan menggunakan laser selama pertandingan. Tindakan-tindakan ini memicu investigasi dari UEFA yang kemudian berujung pada sanksi tegas.
Sebagai konsekuensi dari insiden tersebut, UEFA mendenda Marseille sebesar €71.000 (sekitar Rp 1,2 miliar, dengan kurs saat itu US$1 = €0.86) dan memerintahkan penutupan sebagian tribun selatan. Penutupan sebagian tribun ini berlaku untuk pertandingan Liga Champions berikutnya yang dimainkan di kandang, yaitu saat Marseille menjamu Newcastle pada 25 November lalu.
Sanksi untuk Staf Pelatih
Tidak hanya klub yang menerima sanksi. Pelatih kiper Marseille, Alexandre Salvat, juga tidak luput dari hukuman. Ia dijatuhi larangan mendampingi tim dalam dua pertandingan karena terbukti menghina seorang ofisial selama pertandingan melawan Atalanta.
Dampak bagi Marseille
Sanksi dari UEFA ini menjadi peringatan keras bagi Marseille terkait perilaku penggemar mereka. Penutupan sebagian tribune tentu mengurangi kapasitas penonton dan bisa berdampak pada atmosfer pertandingan kandang. Selain itu, denda finansial yang cukup besar juga menjadi beban tambahan bagi klub. Insiden-insiden semacam ini terus menjadi perhatian UEFA, yang berupaya keras menjaga ketertiban dan sportivitas di setiap pertandingan Eropa. Keputusan ini menegaskan komitmen UEFA untuk menindak tegas pelanggaran yang membahayakan keselamatan dan mengganggu jalannya pertandingan.
(LC/GN)
sumber : www.freemalaysiatoday.com
Leave a comment