Chelsea Melaju di Premier League, Maresca Puji Adaptasi Wonderkid Estevao
Chelsea menutup hari Sabtu dengan bertengger di posisi kedua klasemen sementara Premier League. Sebuah pencapaian yang menandakan tren positif The Blues menjelang jeda internasional.
The Blues memang telah memainkan satu pertandingan lebih banyak dibanding Manchester City, Liverpool, dan Bournemouth yang baru akan berlaga pada hari Minggu. Namun, kemenangan sebelum jeda internasional ini sukses menyuntikkan optimisme di internal klub.
Secara mengejutkan, Chelsea juga tercatat sebagai tim paling produktif di liga dengan koleksi 21 gol dari 11 pertandingan. Sebuah statistik yang mungkin sulit dipercaya jika melihat jalannya babak pertama pertandingan yang berjalan dengan tempo lambat.
Reaksi Pelatih Maresca
“Saya sangat khawatir sebelum pertandingan ini. Ini adalah pertandingan-pertandingan terburuk, sangat rumit. Semua orang berpikir ini akan mudah,” ujar Maresca.
Ia menambahkan, “Saya bisa memahami jika di babak pertama, orang-orang tidak senang karena kami tidak mencetak gol. Lalu ketika Estevao masuk, energi tim meningkat karena orang-orang menyukai tipe pemain seperti itu.”
Peran Krusial Estevao
Estevao, wonderkid Brasil berusia 18 tahun, memang lebih banyak tampil sebagai pemain pengganti di Premier League. Hal ini bagian dari proses adaptasinya dengan ritme sepak bola Inggris yang berbeda.
Maresca sempat mengungkapkan pekan ini bahwa sang pemain muda, yang baru pindah dari Brasil pada musim panas lalu, sempat mengeluhkan cuaca dingin di London. Sang manajer pun memperingatkan Estevao bahwa ia harus bersiap menghadapi cuaca yang lebih buruk sebelum membaik.
“Anda bisa melihat bakatnya,” ujar Maresca tentang Estevao. “Kami sedang berusaha membantunya beradaptasi dan memberinya menit bermain yang tepat.”
“Dia datang dari Brasil, butuh waktu untuk beradaptasi, tapi dia akan menjadi starter untuk kami di masa depan,” tegasnya.
Jadwal Padat Pasca Jeda Internasional
Setelah jeda internasional, Chelsea akan langsung menghadapi jadwal padat. The Blues dijadwalkan melakoni laga tandang ke Turf Moor untuk menantang Burnley pada 22 November.
Selain Premier League, The Blues juga masih berkompetisi di EFL Cup. Mereka mendapat undian yang cukup “bersahabat” dengan menghadapi tim League One, Cardiff City, di babak perempat final. Setelah itu, mereka akan melakoni laga mewah di kandang melawan raksasa Spanyol, Barcelona, di Liga Champions, tiga hari setelah pertandingan kontra Burnley.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai waktu kick-off pertandingan Chelsea di Liga Champions dan EFL Cup, serta siaran resmi yang tersedia di Indonesia (seperti di Vidio, Champions TV, atau lainnya), pantau terus pembaruan di garisfinish.com.
Dorongan Besar dan Target Klub
Kabar gembira datang dari lini serang, di mana penyerang bintang Cole Palmer, diperkirakan akan kembali dari cedera pada bulan Desember. Ini tentu menjadi dorongan tambahan bagi Chelsea yang membidik tiket Liga Champions, baik melalui finis di empat besar atau lima besar musim ini.
Pesan Maresca tentang “kerja keras” yang sering ia sampaikan kepada para pemainnya, tercermin dalam pandangannya yang lebih luas mengenai bagaimana Chelsea dapat mencapai target mereka.
“Secara internal, kami yakin bahwa sebagai sebuah klub, sebagai sebuah tim, kami sedang menuju arah yang benar dan melakukan hal-hal baik,” ujarnya. “Pada saat yang sama, kami juga bisa melakukan banyak hal lebih baik lagi.”
Dengan semangat positif dan potensi kembalinya pemain kunci, Chelsea berharap bisa mempertahankan momentum dan terus bersaing di papan atas Premier League serta kompetisi lainnya demi mencapai target-target ambisius mereka musim ini.
(LC/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment