Kandas di Laga Penentuan: Muharraq dan Al Khaldiya Gagal Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions Asia Dua
Langkah dua wakil Bahrain di Liga Champions Asia Dua harus terhenti secara mengecewakan tadi malam. Baik Muharraq maupun Al Khaldiya gagal melewati rintangan terakhir di hari pertandingan penentuan, sehingga harus merelakan tiket ke babak 16 besar melayang.
Apa yang dimulai dengan optimisme berakhir dengan frustrasi, karena selisih tipis membalikkan keadaan bagi kedua perwakilan Kerajaan Bahrain ini.
Langkah Muharraq Dijegal Esteghlal
Muharraq sesungguhnya hanya membutuhkan hasil positif di Stadion Shaikh Ali Bin Mohammed Al Khalifa untuk memastikan kelolosan. Namun, mereka harus tunduk di tangan Esteghlal yang tampil klinis dan dihukum kartu merah pada babak kedua, sehingga kalah 3-0. Hasil ini membuat Esteghlal melesat melewati Muharraq ke posisi kedua Grup A.
Tuan rumah Muharraq memulai pertandingan dengan cerah di Arad, namun justru Esteghlal yang berhasil mencuri gol pada menit ke-15. Umpan silang mendatar dari Saleh Hardani dari sisi kanan melewati pertahanan Muharraq, memungkinkan Esmaeil Gholizadeh menjangkau bola dan menyarangkannya dari jarak dekat.
Muharraq terus menekan, namun titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-60 ketika bek Waleed Al Hayyam menerima kartu kuning kedua, meninggalkan sang juara Bahrain bermain dengan sepuluh orang.
Esteghlal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain ini di akhir pertandingan. Pada menit ke-82, Duckens Nazon berhasil menerobos pertahanan sebelum menaklukkan Sayed Jaafar, yang dipercaya menggantikan kiper utama Ebrahim Lutfalla yang cedera. Lima menit berselang, Jasir Asani memastikan kemenangan dengan tendangan melengkung indah dari sisi kanan.
Esteghlal pun melaju dengan delapan poin, sementara Muharraq harus puas di posisi ketiga, hanya terpaut satu poin.
Arkadag Singkirkan Al Khaldiya
Harapan Al Khaldiya juga harus pupus di Turkmenistan, di mana FK Arkadag keluar sebagai pemenang 1-0 dalam kondisi berkabut tebal untuk merebut posisi kedua Grup B.
Momen penentu terjadi tepat sebelum turun minum ketika tendangan jarak jauh Shamammet Hydyrow gagal ditangkap dengan sempurna oleh kiper Ricardo Silva. Meskipun Silva sempat menahan upaya pertama Yazgylych Gurbanov, sang gelandang bereaksi paling cepat untuk mencetak gol dari bola rebound.
Al Khaldiya menekan setelah jeda dan nyaris mencetak gol melalui Ayoub Elamloud dan Velmyrate Ballakov, namun Arkadag mampu bertahan kokoh hingga akhir pertandingan.
Hasil tersebut mengangkat Arkadag ke tujuh poin, satu poin di atas Al Khaldiya, yang harus tersingkir di posisi ketiga.
Sementara babak gugur menanti tim-tim lain, para wakil Bahrain harus angkat koper dari kompetisi ini dengan penampilan yang menjanjikan, namun juga menunjukkan betapa kejamnya sepak bola di level tertinggi Asia.
(LC/GN)
sumber : www.newsofbahrain.com
Leave a comment