Ambisi Liga Champions Tarik Muharemovic di Tengah Ketertarikan Inter Milan
Bek Sassuolo, Tarik Muharemovic, mengakui ambisi jangka panjangnya untuk bermain di Liga Champions. Namun, ia menegaskan fokusnya saat ini tetap teguh di Sassuolo, di tengah meningkatnya minat dari klub-klub top Italia, termasuk Inter Milan.
Muharemovic berbicara panjang lebar kepada Sport Week, dengan kutipan yang diperoleh melalui FCInter1908. Ia merefleksikan perjalanan kariernya, inspirasi, dan tujuan masa depannya.
Fokus di Sassuolo, Impian Liga Champions
Meskipun ada spekulasi transfer baru-baru ini, Muharemovic menekankan bahwa ia bahagia di klubnya saat ini.
“Saya telah menandatangani kontrak dengan Sassuolo hingga 2031 dan saya sangat bahagia di sini,” katanya.
“Namun tentu saja saya ingin mencapai Liga Champions.”
Kilasan Masa Lalu Bersama Juventus
Muharemovic juga mengenang kepindahannya ke Juventus di awal kariernya. Ia menjelaskan betapa cepat jalur kariernya berubah.
“Saya bermain untuk Wolfsberger. Saya melakukan debut tim utama saya melawan Salzburg. Keesokan harinya saya dipanggil ke tim nasional U-19 untuk pertandingan melawan Kroasia dan Arab Saudi. Pemandu bakat Juventus ada di sana untuk menonton seorang pemain Kroasia. Namun, setelah pertandingan, ayah saya menelepon saya dan berkata: ‘Juventus menginginkanmu.’ Sejak saat itu, saya tidak ingin mendengarkan tawaran lain.”
Pelajaran dari Para Legenda
Berlatih bersama bintang-bintang mapan meninggalkan kesan mendalam bagi Muharemovic.
“Saya tidak pernah menyangka Bonucci, yang bahkan tidak tahu siapa saya, akan berhenti dan berbicara dengan saya pada pertemuan pertama kami,” kata Muharemovic.
“Leo memberi saya begitu banyak nasihat. Bagaimana cara bertahan dengan lebih baik, bagaimana cara menggunakan tubuh saya. Chiellini melakukan hal yang sama, selalu tersenyum. Saya merayakan seperti dia setelah menyelamatkan gol. Dari Bonucci, saya menginginkan kepribadiannya, aura yang membuat saya berpikir: hari ini Bonucci melindungi saya.”
Lawan Terberat dan Ambisi Masa Depan
Ketika ditanya tentang lawan terberat yang pernah ia hadapi, Muharemovic menyebut nama yang tak terduga.
“Itu bahkan bukan seorang striker,” katanya.
“McTominay di Napoli membuat kepala saya pusing. Dia ada di mana-mana. Satu saat di sayap, berikutnya mencetak gol sundulan di kotak penalti, mengalahkan saya.”
Mengenai ambisi yang lebih luas, Muharemovic berbicara dengan jujur.
“Serie A sangat cocok untuk saya, tetapi Premier League adalah impian setiap orang,” ia mengakui.
“Sewaktu kecil saya mendukung Barcelona seperti ayah saya, dan saya berdebat dengan sepupu saya yang semuanya penggemar Real Madrid.”
Komitmen Jangka Pendek dan Panjang
Untuk saat ini, pesan dari Muharemovic jelas: ambisi untuk masa depan, komitmen pada masa kini, dan pertumbuhan yang stabil di Sassuolo saat minat dari klub-klub besar terus meningkat.
(LC/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment