Liga Champions UEFA 2025/26: Gelombang Kripto dan Tantangan Hukum
Liga Champions UEFA musim ini menandai era paling ramah kripto sepanjang sejarah turnamen. Faktanya, edisi 2025/26 kompetisi paling bergengsi di sepak bola klub ini membanggakan 48 sponsor kripto, meningkat hampir 30% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari 36 klub yang berpartisipasi, 24 di antaranya memiliki setidaknya satu sponsor kripto. Tidak hanya itu, bursa kripto Crypto.com juga menjadi sponsor utama liga setelah menandatangani kesepakatan kemitraan tiga tahun yang juga akan mencakup sponsor untuk UEFA Super League.
Meskipun nilai kesepakatan ini tidak diungkapkan secara publik, pada tahun 2022, kesepakatan sponsor yang direncanakan antara UEFA dan Crypto.com diperkirakan bernilai hampir 500 juta dolar AS.
Mastercard juga turut menjadi sponsor kompetisi ini, dengan perusahaan pembayaran tersebut meluncurkan kartu ramah kripto untuk bursa seperti Binance, Nexo, dan Gemini. Mastercard juga dalam tahap akhir akuisisi perusahaan infrastruktur kripto Zerohash senilai hingga 2 miliar dolar AS.

Tantangan Hukum UEFA
Klub-klub besar seperti Arsenal, PSG, dan Bayern memimpin fase liga saat ini, sementara Ajax, Kairat, dan Villarreal berada di posisi terbawah klasemen. Fase liga Liga Champions dimulai pada pertengahan September dan akan berlangsung hingga 28 Januari sebelum memasuki babak gugur.
Namun, musim ini tidak berjalan mulus bagi UEFA. Organisasi tersebut digugat pada bulan Oktober dengan tuntutan 23 juta dolar AS atas dugaan pencurian format kompetisi.
Klub raksasa Spanyol, Real Madrid, juga menuntut “kerugian besar” yang disebabkan oleh UEFA setelah badan sepak bola tersebut kalah dalam banding pengadilan atas putusan sebelumnya yang menyatakan UEFA menghambat European Super League dengan praktik anti-persaingan.
Peningkatan signifikan sponsor kripto dan kartu ramah kripto dari pemain besar seperti Mastercard menunjukkan integrasi yang semakin dalam antara dunia sepak bola elite dan ekosistem aset digital. Di sisi lain, UEFA juga dihadapkan pada sejumlah tantangan hukum yang berpotensi memengaruhi stabilitas dan citra kompetisi di masa mendatang, menjadikan musim ini penuh dinamika baik di dalam maupun di luar lapangan.
(LC/GN)
sumber : protos.com
Leave a comment