Inter Milan Gusur Puncak Klasemen Serie A Usai Hajar Como 4-0
Inter Milan sukses mengambil alih puncak klasemen sementara Serie A pada Sabtu malam setelah melibas Como dengan skor telak 4-0 di San Siro. Kemenangan ini menjadi pemanasan sempurna menjelang laga penting kontra Liverpool di Liga Champions.
Duet penyerang maut Lautaro Martinez dan Marcus Thuram masing-masing mencetak gol di setiap babak. Kemudian, Hakan Calhanoglu dan Carlos Augusto melengkapi pesta gol Inter di menit-menit akhir. Hasil ini membuat Inter unggul dua poin dari AC Milan dan Napoli yang belum bertanding.
Pesta Gol di San Siro
Laga melawan Como yang tampil cukup baik, menjadi ajang pembuktian kekuatan Inter. Lautaro Martinez membuka keunggulan Inter di menit ke-11. Gol ini tidak lepas dari aksi ciamik Luis Henrique di sisi kanan. Pemain Brasil itu merangsek ke kotak penalti, melakukan cut back, dan memberikan assist sempurna kepada sang kapten yang langsung mencetak gol ketujuhnya di Serie A musim ini.
Memasuki babak kedua, Marcus Thuram ikut menyumbangkan namanya di papan skor pada menit ke-59. Penyerang Prancis itu menceploskan bola dari jarak dekat setelah sepak pojok Federico Dimarco menciptakan kekacauan di pertahanan Como. Gol ini menjadi yang pertama bagi Thuram di liga sejak pulih dari cedera hamstring yang dideritanya pada September lalu. Sebelumnya, Thuram juga mencetak brace di pertandingan Coppa Italia tengah pekan melawan Venezia.
Padahal, Como sempat tampil lebih baik di awal babak kedua dan memiliki dua peluang emas lewat Tasos Douvikas dan Alex Valle yang seharusnya bisa menyamakan kedudukan. Namun, kegagalan tersebut harus dibayar mahal. Pesta gol Inter semakin meriah ketika Hakan Calhanoglu mencetak gol ketujuhnya musim ini pada menit ke-81. Tak lama berselang, Carlos Augusto menutup kemenangan dengan tendangan voli indahnya.
Cesc Fabregas, pelatih Como, harus menerima kekalahan pertama timnya sejak Agustus. Kekalahan telak ini membuat Como turun satu peringkat ke posisi keenam, enam poin di belakang Inter. “Sulit menganalisis ketika Anda dikalahkan 4-0. Ini kekalahan telak… tapi jujur saya tidak melihat perbedaan besar antara kedua tim malam ini,” kata Fabregas. “Hasil seperti hari ini membantu Anda berkembang… Kekalahan telak adalah saat Anda paling tumbuh dan paling banyak belajar.”
Persiapan Matang Jelang Liga Champions
Kemenangan pada Sabtu ini adalah persiapan yang ideal untuk menghadapi Liverpool pada Selasa malam waktu setempat. Laga ini bisa menjadi kunci bagi tim asuhan Cristian Chivu untuk mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar UEFA Champions League 2025-26.
Salah satu kabar baik bagi Chivu adalah performa solid Luis Henrique di posisi bek sayap kanan. Posisi ini sempat menjadi masalah bagi Inter sejak Denzel Dumfries mengalami cedera engkel bulan lalu.
Sementara itu, di laga lain, juara bertahan Napoli akan menjamu rival sengit Juventus pada Minggu malam. Sedangkan AC Milan difavoritkan untuk kembali melompati rival sekotanya saat bertandang ke markas Torino pada Senin.
Krisis Berlanjut untuk Fiorentina
Nasib berbeda dialami Fiorentina yang semakin terpuruk dalam krisis setelah kalah 1-3 dari tim promosi Sassuolo. Hasil ini menempatkan Fiorentina di dasar klasemen tanpa satu pun kemenangan musim ini.
Padahal, Fiorentina pernah menjadi rumah bagi pemain-pemain legendaris seperti Gabriel Batistuta dan Rui Costa, bahkan finis di posisi keenam musim lalu. Kini, Fiorentina hanya mengumpulkan enam poin dari 14 pertandingan.
Dukungan sekitar 4.000 penggemar yang datang tidak mampu menyelamatkan “La Viola” di Reggio Emilia. Fiorentina harus menelan kekalahan kedelapan mereka di liga, meskipun sempat unggul lewat penalti Rolando Mandragora di menit kesembilan.
Cristian Volpato menyamakan kedudukan untuk Sassuolo lima menit kemudian dengan tendangan yang membentur pemain lawan. Tarik Muharemovic kemudian membawa tuan rumah unggul sebelum jeda, memanfaatkan kebebasan di kotak penalti Fiorentina untuk mencetak gol sundulan pertamanya di Serie A.
Dari titik itu, Fiorentina tidak menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Ismael Kone memastikan tiga poin penuh bagi Sassuolo di menit ke-65, tak lama setelah gol Volpato dianulir karena pelanggaran yang terlihat ringan terhadap Fabiano Parisi. Keputusan tersebut membuat pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, marah dan akhirnya diusir dari lapangan.
Pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli, yang baru mengambil alih tim sebulan lalu, hanya bisa berteriak dari pinggir lapangan tanpa hasil. Timnya tetap tertinggal enam poin dari zona aman setelah lebih dari sepertiga musim berjalan.
Atalanta Juga Terjatuh
Di laga lain, awal yang baik Raffaele Palladino sebagai pelatih Atalanta harus sedikit ternoda dengan kekalahan 1-3 dari Verona dalam pertandingan terakhir hari itu.
Dengan hasil-hasil ini, Serie A semakin menarik dengan Inter Milan yang memimpin perebutan scudetto, sementara beberapa tim besar lainnya seperti Fiorentina harus berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi.
(LC/GN)
sumber : sportstar.thehindu.com
Leave a comment