Home Sepakbola Champions League Lescott Bongkar: Kata Mancini, City Mustahil Menang Tanpa Yaya Toure!
Champions League

Lescott Bongkar: Kata Mancini, City Mustahil Menang Tanpa Yaya Toure!

Share
Lescott Bongkar: Kata Mancini, City Mustahil Menang Tanpa Yaya Toure!
Share

Ujaran Pedas Roberto Mancini: “Tanpa Yaya Toure, Kalian Tidak Akan Menang!”

Legenda Manchester City, Joleon Lescott, mengungkapkan sebuah momen krusial di balik gelar Premier League pertama mereka pada musim 2011-2012. Kala itu, manajer Roberto Mancini menyampaikan ujaran yang sangat provokatif kepada skuadnya: “Kalian tidak akan memenangkan pertandingan tanpa Yaya Toure.”

Konteks Ketiadaan Yaya Toure

Momen tersebut terjadi saat Manchester City harus kehilangan gelandang andalannya, Yaya Toure, di tengah musim. Toure harus kembali ke tanah kelahirannya untuk membela Pantai Gading di ajang Piala Afrika 2012. Kepergian Toure membuat Mancini harus tampil tanpa sang bintang di lima pertandingan Premier League, tepat ketika City sedang bersaing ketat dengan Manchester United memperebutkan gelar juara.

Sebelum kepergiannya, Toure adalah tulang punggung tim, bermain di hampir seluruh pertandingan pembuka—hanya melewatkan 57 menit dari 20 laga awal. Ia bahkan mencetak gol dalam kemenangan 3-0 atas Liverpool di awal Januari sebelum berangkat, meninggalkan City di puncak klasemen.

Tanpa Toure, City awalnya berhasil meraih kemenangan atas Wigan dan Tottenham. Namun, perjalanan mereka tersendat ketika tumbang 1-0 di markas Everton. Kekalahan inilah yang memicu reaksi keras dari sang manajer.

Ujaran Tajam Mancini

Joleon Lescott, yang kala itu berduet dengan Vincent Kompany di Goodison Park, menceritakan kembali kejadian tersebut kepada TNT Sports’ The Breakdown.

“Yaya [Toure] sudah pergi untuk Piala Afrika dan kami kalah di Everton,” kenang Lescott.

“Dia [Roberto Mancini] masuk ke ruang ganti dan berkata, ‘Kalian tidak akan memenangkan pertandingan tanpa Yaya Toure’.”

Lescott menilai, Mancini mungkin sengaja melontarkan perkataan tersebut untuk memantik semangat para pemain. “Apakah dia melakukannya dengan sengaja atau tidak, kami tidak tahu, karena itu adalah hal brilian yang dia lakukan. Suasana jadi meledak.”

Baca juga:  FPL | Target Transfer FPL Gameweek 17: Pemain yang Harus Kamu Pertimbangkan!

“Itu terjadi di bulan Januari atau Februari, saat musim kami memenangkan liga. Rasanya, wow. Dia membuat komentar itu lalu melangkah pergi, seolah berkata, ‘ayo, tangani ini’.”

“Rasanya, ‘Oke, kami akan menunjukkan padamu’,” tambah Lescott, menggambarkan reaksi para pemain.

Reaksi Skuat dan Gelar Juara

Kehadiran Toure di Piala Afrika memang bertahan lama, karena Pantai Gading berhasil melaju hingga final sebelum akhirnya kalah dari Zambia melalui adu penalti. Toure sendiri sempat mencetak gol dan memberikan assist di babak perempat final melawan Equatorial Guinea.

Namun, kata-kata tajam Mancini justru menjadi pelecut semangat bagi skuad City. Mereka berhasil memenangkan dua pertandingan berikutnya tanpa Toure: kemenangan 3-0 atas Fulham dan kemenangan 1-0 di markas Aston Villa. Hasil ini memastikan City tetap berada di puncak klasemen saat Toure kembali.

Setelah kembali, Toure langsung masuk ke lini tengah dan mencetak gol penting di menit-menit akhir dalam hasil imbang 1-1 melawan Stoke. Puncaknya, ia memborong dua gol dalam pertandingan krusial menjelang akhir musim melawan Newcastle United di St James’ Park, yang berakhir 2-0.

Kemudian, tentu saja ada kemenangan legendaris 3-2 atas QPR, di mana Sergio Aguero mencetak gol penentu di menit-menit akhir. Dalam laga itu, Toure juga memberikan assist untuk gol pertama Pablo Zabaleta sebelum ia ditarik keluar karena cedera di babak pertama.

City tidak hanya berhasil melewati masa sulit tanpa Toure, tetapi juga menghadapi periode sulit tanpa David Silva. Pada akhirnya, mereka sukses merengkuh gelar Premier League pertama mereka. Lescott yakin, komentar Mancini telah membakar semangat para pemain City.

“Kami tahu dia juga berpikir begitu. Kami sadar dia memikirkannya, tetapi ketika dia mengatakannya, itu mengkonfirmasi. Kami seperti, tidak, kami tidak terima itu,” kata Lescott. “Jadi itulah yang saya katakan, apakah itu hal yang tepat untuk dilakukan. Yah, itu berhasil, jadi itu hal yang tepat, tapi saya tidak tahu apakah itu akan berhasil hari ini.”

Baca juga:  Inter Sikat Bologna 3-1! Bek Azzurri Pukau Lagi.

Kata-kata keras Mancini mungkin terdengar ekstrem, namun di musim bersejarah itu, terbukti menjadi motivasi tak terduga yang mengantar Manchester City menuju kesuksesan yang telah lama mereka impikan.

(LC/GN)
sumber : www.tntsports.co.uk

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Juventus Layak Berada di Liga Champions! Boga Jalani Awal Mimpi!

Juventus menunjukkan performa mengesankan, membuktikan bahwa mereka layak kembali ke Liga Champions....

El Clasico Menanti: Real Madrid vs Bayern di Perempatfinal Liga Champions!

El Clasico akan berlanjut di perempatfinal Liga Champions, saat Real Madrid menghadapi...

Preview Barcelona Vs Espanyol: Semua yang Perlu Kamu Tahu!

Dalam laga seru Barcelona melawan Espanyol, kita akan menyaksikan pertarungan sengit yang...

Barcelona Puncaki Daftar Kartu Merah Liga Champions!

Barcelona kembali mencatatkan sejarah dengan menduduki posisi teratas dalam daftar kartu merah...