Nasib Ansu Fati di AS Monaco: Dari Gemilang ke Isu Perpisahan
Ansu Fati (22) memulai petualangan barunya di AS Monaco dengan sangat menjanjikan. Pemain pinjaman dari Barcelona ini memang sempat ditangani dengan hati-hati selama musim panas dan baru melakukan debutnya bersama Les Monégasques pada bulan September. Namun, saat ia mulai bermain, dampaknya terasa begitu besar. Ia langsung mencetak gol pada penampilan perdananya di UEFA Champions League untuk klub, lalu melesakkan lima gol dalam tiga pertandingan Ligue 1 pertamanya.
Start Impresif Sang Bintang Muda
Awal kedatangan Fati di Monaco disambut dengan antusiasme tinggi. Dengan gol cepat di Champions League dan rentetan gol di Ligue 1, ia seolah-olah menemukan kembali sentuhan terbaiknya setelah masa-masa sulit di Barcelona. Penampilan gemilangnya ini membuat banyak pihak berharap Monaco akan mempermanenkan statusnya.
Respons CEO Monaco Mengenai Opsi Permanen
Pada pertengahan Oktober, CEO Monaco, Thiago Scuro, sempat berbicara mengenai kemungkinan status pinjaman Fati berubah menjadi permanen.
“Itu bukan topik utama bagi kami. Topik kami saat ini hanyalah terus menyediakan kondisi terbaik bagi Fati agar ia bisa terus mendapatkan menit bermain dan menjadi pemain penting serta konsisten bagi AS Monaco. Sisi bisnis belum menjadi prioritas sekarang. Pada saat yang tepat, kami akan membuat keputusan. Monaco terlindungi dalam situasi ini berkat perjanjian yang kami miliki dengan pemain dan Barca. Targetnya adalah performa dan menjaganya tetap di lapangan.”
Pernyataan Scuro kala itu mengindikasikan bahwa Monaco fokus pada pemulihan performa dan kebugaran Fati, dengan opsi pembelian yang mereka miliki menjadi pertimbangan di kemudian hari.
Cedera dan Kabar Tak Terduga
Namun, kondisi berbalik cukup drastis. Gol terakhir Fati terjadi pada awal Oktober, dan ia sama sekali belum tampil di bulan Desember karena cedera hamstring. Situasi cedera ini tentu mengkhawatirkan, mengingat riwayat cedera sang pemain sebelumnya.
Kabar terbaru kini mengindikasikan bahwa AS Monaco tidak lagi menginginkan Fati untuk bertahan. Perubahan sikap ini mungkin dipicu oleh serangkaian cedera yang kembali menimpanya, serta performa yang tidak konsisten setelah awal yang memukau.
Perkembangan ini tentu menjadi pertanyaan besar bagi masa depan Ansu Fati, baik di Monaco maupun saat ia harus kembali ke Barcelona. Dengan kondisi cedera yang kembali kambuh dan minat Monaco yang dikabarkan memudar, pemain muda ini harus berjuang keras untuk menemukan kembali jalur kariernya yang sempat disebut-sebut sangat menjanjikan.
(LC/GN)
sumber : ca.sports.yahoo.com
Leave a comment