Nico O’Reilly Puji Peran Phil Foden, Bawa Manchester City ke Jalur Tepat
Bek sayap Manchester City, Nico O’Reilly, melayangkan pujian setinggi langit kepada rekan senegaranya sekaligus lulusan akademi yang sama, Phil Foden, atas kepemimpinannya dalam membawa The Blues ke arah yang benar dalam beberapa bulan terakhir.
O’Reilly sendiri menjadi salah satu kisah sukses City musim ini. Pemain berusia 20 tahun itu telah mengukuhkan statusnya sebagai bek kiri pilihan utama Pep Guardiola, bahkan menggeser pembelian musim panas senilai £31 juta, Rayan Ait-Nouri, ke bangku cadangan. Performanya yang terus meningkat menunjukkan grafik yang luar biasa.
Musim lalu, O’Reilly menembus skuad senior dari akademi Manchester City. Setelah memainkan peran kunci di tim utama pada tahap akhir musim 2024-2025 yang penuh tantangan, O’Reilly diganjar kontrak baru yang lebih baik hingga 2030 pada bulan September.
Transformasi Posisi dan Pengakuan Internasional
Lahir di Manchester, O’Reilly yang secara natural adalah seorang gelandang serang, telah melampaui ekspektasi saat beroperasi di luar posisi aslinya sebagai bek sayap di tim Guardiola yang sedang dalam masa transisi. Perannya yang gemilang bahkan memungkinkan Josko Gvardiol untuk kembali ke posisi bek tengah favoritnya setelah sang pemain Kroasia mengisi posisi bek kiri dalam sebagian besar dua musim pertamanya di Etihad Stadium.
Aksi heroik bek muda ini tak luput dari perhatian manajer timnas Inggris, Thomas Tuchel. Tuchel adalah pengagum berat O’Reilly dan telah menguji bintang jebolan City itu di posisi bek kiri, seiring ia menimbang siapa yang akan menjadi starter di lini pertahanan The Three Lions pada Piala Dunia FIFA musim panas mendatang.
O’Reilly menikmati tahun 2025 yang luar biasa dan menjadi kandidat kuat untuk menjadi pemain terbaik Manchester City tahun ini. Ia baru-baru ini berbicara tentang perjalanannya menembus skuad senior serta persaingan gelar dengan Arsenal, dalam percakapan dengan saluran resmi klub.
Dinamika Tim dan Kekuatan Kolektif
“Lebih mudah bermain dengan pemain yang Anda hadapi setiap dua atau tiga hari – Anda membangun koneksi dan hubungan,” kata pemain internasional Inggris itu.
“Saya punya Josko (Gvardiol) di sebelah saya hampir setiap saat, dan jika saya menyerang ke depan, dia ada di sana untuk menjaga, dan begitu pula sebaliknya. Hubungan dengan Jez (Jeremy Doku) juga – jika dia ingin masuk ke dalam, saya ada di luar, dan begitu pula sebaliknya.”
Manchester City saat ini berada di belakang Arsenal dalam perburuan gelar Premier League. O’Reilly menyoroti bagaimana, meskipun timnya masih dalam tahap awal transisi di bawah direktur sepak bola Hugo Viana, mereka berada di jalur yang tepat berkat beberapa pemain di lini depan yang telah menunjukkan peningkatan dan memikul tanggung jawab dalam beberapa bulan terakhir.
“Semuanya berjalan dengan baik,” tambah O’Reilly. “Kami telah menyadari kekuatan masing-masing dan bekerja sama. Semuanya berjalan sangat alami – semua pertandingan datang begitu cepat dan kami semua bermain begitu banyak menit. Ketika seperti itu, lebih mudah untuk saling memahami.”
Foden dan Haaland Jadi Kunci
Lulusan Akademi City tersebut melanjutkan pujiannya untuk Erling Haaland dan Phil Foden, memberikan apresiasi khusus kepada Foden. Peraih PFA Players’ Player of the Year 2023-2024 itu memang telah kembali ke performa terbaiknya sejak September.
O’Reilly menambahkan: “Begitu kami berada di sekitar gawang, kami tahu di mana Erling (Haaland) akan berada, apa yang bisa dilakukan para winger, Phil (Foden) telah menemukan percikannya dan dia dalam performa terbaik. Inilah yang kami butuhkan – pemain-pemain untuk tampil seperti itu. Kami dalam performa yang hebat dan tampil sangat baik.”
“Itu adalah sesuatu yang harus Anda sisihkan. Ada banyak pertandingan yang akan datang – kami berada di posisi yang bagus saat ini tetapi kami harus menjalani setiap pertandingan. Kami memasuki setiap pertandingan dengan membutuhkan tiga poin jika kami ingin berada di posisi teratas pada akhir musim. Kami fokus pada pertandingan kami sendiri.”
O’Reilly mencetak gol pertamanya di UEFA Champions League melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu awal bulan ini. Pep Guardiola tentu menginginkan bek muda ini tetap fit dan tajam seiring berjalannya musim, di mana Manchester City berjuang meraih trofi di berbagai kompetisi.
(LC/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment