Ketika Manchester United Sengaja Absen dari Piala FA, Mengapa?
Manchester United memiliki sejarah panjang yang penuh warna di kompetisi domestik, termasuk beberapa momen kontroversial. Salah satunya terjadi di Piala FA musim 1999-2000, di mana The Red Devils tidak ikut diundi sama sekali. Namun, kali ini, absennya mereka memang telah direncanakan dengan matang.
Treble Winner dan Turnamen Dunia Perdana
Tahun 1999 adalah periode luar biasa bagi Manchester United. Mereka berhasil menyempurnakan treble bersejarah dengan menjuarai liga, piala domestik, dan Liga Champions. Kemenangan di Liga Champions atas Bayern Munich itu sekaligus mengamankan tempat mereka di turnamen baru: Kejuaraan Dunia Antarklub FIFA.
Edisi perdana kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung di Brasil pada Januari 2000. Tim-tim peserta akan memainkan tiga pertandingan grup dan berpotensi melaju ke final. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) sangat ingin Manchester United berpartisipasi dalam ajang FIFA tersebut. Mereka percaya keikutsertaan United akan memberikan dorongan signifikan bagi upaya FA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006, sebuah tawaran yang pada akhirnya gagal.
Keputusan Sulit demi Gelaran Internasional
Manchester United sendiri menyuarakan kekhawatiran bahwa perjalanan ke Amerika Selatan akan menyebabkan jadwal pertandingan yang sangat padat. Mereka meminta FA untuk mempertimbangkan memberikan mereka bye ke babak selanjutnya di Piala FA, memungkinkan mereka sebagai juara bertahan untuk melewati babak ketiga dan keempat yang biasanya dimainkan pada bulan Januari.
FA lantas mengajukan ide lain: Manchester United diminta mundur sepenuhnya dari Piala FA agar bisa bermain di Brasil. Dengan berat hati, Setan Merah menerima tawaran tersebut.
Imbas pada Format Piala FA
Keputusan ini kemudian menciptakan ketidakseimbangan. Babak ketiga Piala FA secara tradisional adalah momen di mana tim-tim dari dua kasta teratas sepak bola Inggris mulai masuk kompetisi. Dengan mundurnya Manchester United, jumlah tim yang tersisa menjadi ganjil.
Solusi dari FA cukup mengejutkan: undian wild card untuk memberikan kesempatan kedua kepada tim yang kalah. Secara kontroversial, semua tim yang tersingkir di babak kedua diberi kesempatan untuk kembali masuk kompetisi, meskipun ada kekhawatiran tentang integritas turnamen karena mengizinkan tim yang sudah kalah untuk bermain lagi.
Wild Card Kontroversial dan Sang Pemenang
Darlington, tim dari Divisi Tiga yang kalah 3-1 dari Gillingham di babak kedua, menjadi penerima wild card yang beruntung. Namun, keberuntungan mereka tidak bertahan lama. Darlington langsung dikalahkan 2-1 oleh Aston Villa di babak ketiga.
Absennya Manchester United dari Piala FA musim 1999-2000 menjadi salah satu catatan unik dalam sejarah klub dan kompetisi. Ini menunjukkan bagaimana kepentingan di panggung internasional dapat memengaruhi partisipasi klub di kompetisi domestik, bahkan bagi tim sebesar Manchester United. Keputusan ini juga menimbulkan perdebatan tentang integritas kompetisi yang mencoba mencari solusi atas ketidakseimbangan akibat mundurnya juara bertahan.
(LC/GN)
sumber : www.bbc.co.uk
Leave a comment