Vicario Dikritik Tajam tapi Tetap Jadi Target Utama Inter Milan
Kiper Tottenham Hotspur, Guglielmo Vicario, disebut-sebut sebagai ‘target utama’ raksasa Eropa, Inter Milan, bahkan di tengah gelombang kritik yang deras. Penjaga gawang internasional Italia itu mengalami musim yang naik turun, menampilkan beberapa performa luar biasa melawan tim seperti Monaco dan Chelsea yang menyelamatkan Spurs dari rasa malu.
Namun, Vicario juga tidak luput dari kritik karena serangkaian penampilan yang dianggap lemah, terutama saat kekalahan telak 3-0 dari Nottingham Forest di Premier League pada Minggu lalu.
Remaja Archie Gray memang bertanggung jawab atas gol pertama, tetapi Vicario tidak banyak membantu rekannya itu dengan mengoper bola kepadanya saat dia sudah berada di bawah tekanan. Ia kemudian gagal menampilkan performa terbaiknya ketika tembakan melengkung Callum Hudson-Odoi berhasil masuk ke sudut jauh gawang.
Vicario kini telah kebobolan setidaknya dua gol dalam lima dari enam pertandingan terakhirnya di Premier League. Meski demikian, pemain berusia 29 tahun itu tetap menjadi pilihan utama tak terbantahkan pelatih Thomas Frank, mengungguli rekrutan Januari Antonin Kinsky.
Guglielmo Vicario dari Tottenham jadi Target Transfer Inter Milan?
Vicario masih memiliki sisa dua setengah tahun dalam kontraknya di Tottenham Hotspur Stadium. Namun, menurut laporan, ia telah ditandai sebagai ‘target utama’ Inter Milan untuk menggantikan kiper veteran Yann Sommer.
Sommer, yang berusia 36 tahun, telah membangun reputasi sebagai salah satu kiper terbaik di dunia selama tiga tahunnya di San Siro. Namun, kontraknya akan berakhir pada akhir musim, dan Inter mulai merencanakan masa depan tanpa dirinya.
Nerazzurri dikabarkan optimis dapat menyegel kesepakatan mengingat keinginan Vicario untuk kembali ke tanah kelahirannya dan mewakili pemenang Liga Champions 2024-25, serta fakta bahwa pemain berusia 29 tahun itu ‘terinspirasi’ oleh Samir Handanovic saat masih muda.
Namun, Inter hanya bersedia mengeluarkan dana €20 juta (£17.6 juta) untuk membawa Vicario ke klub tahun depan. Jumlah tersebut akan sama dengan jumlah yang dibayarkan Spurs kepada Empoli untuk kiper Italia itu, jika memperhitungkan bonus terkait kinerja.
Vicario telah mencatat 25 clean sheet dalam 97 penampilan untuk Tottenham di semua kompetisi sejak 2023, termasuk empat clean sheet dalam sembilan pertandingan di kompetisi Eropa. Namun, ia kembali menjadi sorotan negatif pada hari Minggu.
Jamie Carragher Kritik Tajam Guglielmo Vicario
Vicario terlihat menunjukkan frustrasinya kepada Gray atas kesalahannya melawan Forest. Namun, legenda Liverpool Jamie Carragher mengecam pemain berusia 29 tahun itu karena tidak mengambil tanggung jawab atas perannya dalam gol Hudson-Odoi.
“Ini bukan hanya kiper yang bermain dari belakang. Ini kiper dengan kaki lemahnya. Khas Vicario, dia selalu menyalahkan orang lain,” kata Carragher di Sky Sports.
“Setiap kali saya melihat gol masuk, dia melempar tangannya ke arah orang lain. Dia sepertinya sering melakukannya, dan dia melakukannya lagi hari ini. Kita bisa berbicara tentang Archie Gray muda di lini tengah, tapi saya menyalahkan kiper.
“Archie Gray bisa melakukan jauh lebih baik, tentu saja dia bisa, tapi apa yang dilakukan anak itu awalnya adalah dia mencoba membantu seseorang yang sebenarnya tidak butuh bantuan. Kiper sebenarnya tidak butuh bantuan karena bola seharusnya keluar lebar ke pemainnya. Saya tidak tahu apa masalahnya. Tidak ada tekanan nyata pada bola.”
Pelatih Spurs, Frank, juga dikabarkan telah mengetahui sikap manajemen klub mengenai masa depannya setelah serangkaian hasil buruk, hanya meraih empat kemenangan dari 14 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Situasi ini menambah tekanan pada Vicario dan masa depannya di klub.
(LC/GN)
sumber : www.sportsmole.co.uk
Leave a comment