Reuni Dua Sahabat: Olise dan Eze Saling Berhadapan di Panggung Liga Champions
Dua talenta muda yang pernah bersinar bersama di Crystal Palace, Michael Olise dan Eberechi Eze, kini dipertemukan kembali dalam kompetisi paling bergengsi Eropa, Liga Champions. Namun, kali ini status mereka bukan lagi rekan setim, melainkan lawan.
Jejak Persahabatan di Selhurst Park
Keduanya didatangkan oleh direktur olahraga Palace saat itu, Dougie Freedman, dari Championship dengan biaya yang relatif terjangkau. Olise dan Eze tumbuh bersama, tidak hanya menjalin kedekatan di luar lapangan tetapi juga membentuk kemitraan yang tangguh di lapangan hijau. Ada kebanggaan besar di jajaran manajemen dan ruang ganti Palace atas pencapaian kedua pemain ini, meskipun sedikit rasa ‘sakit’ karena mereka tidak dapat terus meraih kesuksesan ini di London Selatan.
Puncak Karier Individu dan Pengakuan Internasional
Pengakuan internasional telah datang untuk Olise bersama Timnas Prancis dan Eze bersama Timnas Inggris. Namun, di level klub lah mereka paling bersinar.
Eze, yang kini membela Arsenal, baru saja mencetak hat-trick dalam derbi London Utara. Penampilannya itu telah mengukir namanya dalam sejarah klub, terlepas dari kesuksesan yang kemungkinan akan terus ia nikmati ke depannya.
Sementara itu, Olise telah menunjukkan performa luar biasa dengan mencetak gol dan assist dalam jumlah tinggi untuk Bayern Munich. Ia terus berkembang menjadi pemain kelas dunia dan baru akan berusia 24 tahun pada bulan Desember mendatang, yang menandakan masih banyak potensi yang bisa ia tunjukkan.
Pertemuan Kembali di Liga Champions
Dari pertandingan catur, kompetisi tenis meja, hingga wawancara bersama yang penuh tawa, Eze dan Olise telah menempuh perjalanan panjang. Namun, pada Kamis, 18 April 2024, pukul 03.00 WIB, mereka akan saling berhadapan untuk pertama kalinya sebagai lawan di ajang Liga Champions.
Pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions yang mempertemukan Bayern Munich melawan Arsenal ini akan disiarkan secara langsung di SCTV dan platform streaming Vidio. Sebelumnya, mereka sempat bertemu singkat selama enam menit pada Boxing Day 2019, ketika Olise masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir untuk Reading saat mereka menang 1-0 atas Queens Park Rangers yang diperkuat Eze.
Persaingan di Luar Lapangan dan Dendam yang Belum Tuntas
Persahabatan mereka akan tetap terjaga, tetapi hak untuk menyombongkan diri saat ini menjadi milik Eze setelah ia memenangi pertandingan catur dan tenis meja melawan mantan rekan setimnya. Olise tentu akan sangat ingin membalaskan ‘dendam’ tersebut di lapangan hijau pada pertandingan Liga Champions ini.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan dua individu berbakat, tetapi juga narasi menarik tentang perjalanan karier yang berbeda namun sama-sama menjanjikan, di mana ikatan persahabatan diuji oleh tuntutan persaingan di level tertinggi sepak bola Eropa.
(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment