Galatasaray Incar Tiket 16 Besar Liga Champions Lawan Monaco
Sang juara bertahan Türkiye, Galatasaray, akan menghadapi klub asal Prancis, AS Monaco, pada tengah pekan ini dalam laga tandang di matchday keenam fase grup UEFA Champions League. Ini adalah pertandingan vital bagi tim asal Istanbul tersebut untuk mengamankan tempat di babak 16 besar.
Pertandingan krusial ini dijadwalkan akan kick off pada Rabu dini hari, 10 Desember 2025, pukul 03.00 WIB. Laga akan dimainkan di Stade Louis II, yang terletak di Kepangeranan Monaco di pesisir Mediterania Prancis. Wasit Danny Makkelie dari Belanda akan memimpin jalannya pertandingan, dibantu oleh Hessel Steegstra dan Jan de Vries sebagai asisten wasit. Allard Lindhout akan bertugas sebagai ofisial keempat, sementara peran Video Assistant Referee (VAR) akan ditangani oleh Bram Van Driessche dari Belgia.
Untuk penggemar di Indonesia, pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui platform Vidio dan saluran Champions TV.
Perjalanan Galatasaray di Eropa
Laga melawan Monaco ini akan menjadi penampilan ke-334 Galatasaray di kompetisi Eropa. Sepanjang sejarahnya di turnamen kontinental, klub ini telah mencatat 119 kemenangan, 125 kekalahan, dan 89 hasil imbang. Dalam pertandingan-pertandingan tersebut, Galatasaray telah mencetak 459 gol dan kebobolan 505 gol.
Menjelang pekan keenam fase grup, Galatasaray mengumpulkan 9 poin dari lima pertandingan dan berada di peringkat ke-14 secara keseluruhan dalam klasemen grup.
Perjalanan The Lions di kampanye kali ini dimulai dengan kekalahan tandang 5-1 dari Eintracht Frankfurt. Namun, mereka dengan cepat bangkit dengan meraih tiga kemenangan beruntun: 1-0 melawan Liverpool, 3-1 atas Bodo/Glimt, dan 3-0 saat bertandang ke markas Ajax. Sayangnya, klub tersebut mengalami kemunduran di pekan kelima dengan kekalahan kandang 1-0 dari Union Saint-Gilloise asal Belgia.
Meskipun menelan kekalahan, Galatasaray tetap kokoh dalam persaingan untuk lolos ke babak berikutnya dengan catatan tiga kemenangan dan dua kekalahan sejauh ini. Mengamankan hasil positif melawan Monaco bisa menjadi sangat penting untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen.
Performa Monaco yang Inkonsisten
AS Monaco mengalami performa yang tidak konsisten musim ini di bawah asuhan pelatih kepala asal Belgia, Sebastien Pocognoli. Di Ligue 1 Prancis, Monaco mencatatkan tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan enam kekalahan dari 15 pertandingan. Mereka saat ini duduk di posisi ke-7 dengan 25 poin, terpaut 11 poin dari pemuncak klasemen Lens. Tim ini hanya berhasil meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan domestik terakhirnya.
Di ajang Liga Champions, performa Monaco juga bervariasi. Tim Prancis ini memulai dengan kekalahan 4-1 dari Club Brugge, diikuti oleh hasil imbang melawan Manchester City (2-2) dan Tottenham Hotspur (0-0). Kemenangan 1-0 atas Bodo/Glimt di pekan keempat menjadi satu-satunya kemenangan mereka, namun hasil imbang 2-2 dengan Pafos asal Siprus di pertandingan kelima mengakibatkan mereka kehilangan kesempatan untuk naik peringkat.
Monaco memasuki pekan keenam dengan 6 poin, saat ini menempati posisi ke-23 dalam klasemen grup.
Absennya Pilar Penting Galatasaray
Galatasaray akan bertandang tanpa beberapa pemain penting karena cedera, skorsing, dan masalah kelayakan bermain. Wilfried Singo, Ismail Jakobs, dan Kaan Ayhan harus menepi karena cedera. Sementara itu, Arda Unyay menjalani skorsing setelah menerima kartu merah di pertandingan sebelumnya.
Selain itu, Eren Elmali dan Metehan Baltaci akan absen dalam pertandingan ini karena masalah indisipliner. Kazimcan Karatas, yang tidak terdaftar dalam skuad UEFA Galatasaray, juga tidak memenuhi syarat untuk tampil di laga ini.
Setelah pertandingan melawan Monaco, Galatasaray akan menjamu Atletico Madrid sebelum bertandang menghadapi klub Inggris Manchester City. Kedua tim tersebut dianggap sebagai lawan terberat di turnamen ini, menunjukkan betapa krusialnya laga melawan Monaco bagi ambisi Galatasaray di Liga Champions musim ini.
(LC/GN)
sumber : www.turkiyetoday.com
Leave a comment