Malam Magis Liga Champions: Kylian Mbappé Pimpin Pesta Gol, Bintang Muda Bersinar Terang
Sebuah malam Liga Champions yang liar tersaji dengan para pencetak gol remaja yang tampil gemilang, namun Kylian Mbappé menunjukkan bahwa para senior masih tetap di puncak dengan lesakan empat gol, termasuk hat-trick tercepat kedua dalam sejarah kompetisi.
Real Madrid menundukkan Olympiakos dalam laga seru 4-3, di mana Mbappé, yang kini berusia 26 tahun, mencetak tiga gol antara menit ke-22 hingga ke-29, dan menambah satu gol lagi di menit ke-60. Hat-tricknya hanya membutuhkan waktu enam menit 42 detik, menjadikannya yang tercepat kedua di Liga Champions.
Sementara itu, Arsenal berhasil merebut posisi teratas di grup dari Bayern Munich setelah mengklaim kemenangan 3-1. Juara bertahan Paris Saint-Germain juga berpesta gol dengan kemenangan 5-3 atas Tottenham, dilengkapi hat-trick dari Vitinha. Namun, Liverpool justru terpuruk di Anfield, menderita kekalahan telak 4-1 dari PSV Eindhoven.
Mbappé Dominasi Malam di Piraeus
Dalam laga tandang yang mendebarkan melawan Olympiakos, Kylian Mbappé tampil luar biasa dengan empat gol yang memastikan kemenangan dramatis Real Madrid. Penyerang Prancis itu membuka keran golnya di menit ke-22, disusul dua gol lagi yang melengkapi hat-trick dalam rentang waktu yang sangat cepat, tepatnya enam menit 42 detik. Ini menjadikannya hat-trick tercepat kedua dalam sejarah Liga Champions, hanya kalah dari Mohamed Salah yang mencatatkan enam menit 12 detik untuk Liverpool pada Oktober 2022. Gol keempat Mbappé datang di menit ke-60, mengukuhkan dominasinya. Ia kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak musim ini dengan sembilan gol, di atas Victor Osimhen dari Galatasaray yang cedera dengan enam gol.
Duel Sengit dan Kejutan Lain
Arsenal berhasil menghentikan rekor tak terkalahkan Bayern Munich musim ini dengan kemenangan impresif 3-1. Hasil ini membawa The Gunners mengambil alih puncak klasemen grup mereka. Lennart Karl, yang baru berusia 17 tahun, mencetak gol penyama kedudukan yang indah untuk Bayern di babak pertama, namun itu tidak cukup untuk menghentikan Arsenal.
Di pertandingan lain, hanya Arsenal yang kini mencatat lima kemenangan beruntun di Liga Champions setelah Inter Milan harus mengakui keunggulan Atletico Madrid 2-1. Kapten Atletico, José María Giménez, menjadi pahlawan dengan sundulan di masa injury time yang menjadi gol penutup dari sembilan pertandingan malam itu.
Juara bertahan Paris Saint-Germain menunjukkan kekuatan menyerang mereka dengan meraih kemenangan 5-3 atas Tottenham, di mana gelandang Vitinha tampil gemilang dengan mencetak hat-trick. Namun, kekalahan telak dialami Liverpool di kandang sendiri, Anfield, saat takluk 4-1 dari PSV Eindhoven.
Bintang Muda dan Veteran Bersinar
Malam itu juga menjadi panggung bagi para talenta muda yang bersinar. Selain Lennart Karl (17) dari Bayern, Viktor Dadason (17) dari Copenhagen juga mencetak gol, serta Geovany Quenda (18) dari Sporting Lisbon. Dadason membuka keunggulan Copenhagen dengan sundulan di menit ke-26 dalam kemenangan 3-2 atas Kairat Almaty. Sementara itu, Quenda mencetak gol pembuka untuk Sporting dalam kemenangan 3-0 atas Club Brugge, dengan tendangan kaki kiri yang memukau. Pemain sayap yang menarik ini dilaporkan akan bergabung dengan Chelsea setelah musim ini berakhir.
Di sisi lain spektrum usia, bek veteran David Luiz, yang berusia 38 tahun, menunjukkan kelasnya dengan sundulan yang melesat tinggi untuk membantu Pafos meraih hasil imbang 2-2 melawan Monaco. Ia menjadi pencetak gol tertua kedua di Liga Champions, di belakang bek veteran lainnya, Pepe, yang mencetak gol untuk Porto saat mendekati ulang tahun ke-41-nya dua musim lalu. Gol terakhir David Luiz di kompetisi ini adalah pada Oktober 2017 saat ia berseragam Chelsea.
Di pertandingan lainnya, Atalanta meraih kemenangan meyakinkan 3-0 saat bertandang ke markas Eintracht Frankfurt, dengan ketiga gol tercipta dalam rentang lima menit, dimulai oleh Ademola Lookman di menit ke-60.
Konteks Kompetisi
Hasil-hasil mengejutkan pada 26 November 2025 ini telah mengubah dinamika di beberapa grup. Kekalahan perdana Bayern Munich dan posisi puncak yang kini dikuasai Arsenal menambah intrik di salah satu grup. Sementara itu, performa dominan Mbappé menempatkan Real Madrid di jalur yang kuat dan menegaskan posisinya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Kemunculan talenta-talenta muda dan kembalinya para veteran menunjukkan bahwa Liga Champions selalu punya cerita menarik di setiap pekannya.
(LC/GN)
sumber : www.thehindu.com
Leave a comment