EV Zug Lolos ke Semifinal Champions Hockey League Setelah Comeback Dramatis
EV Zug berhasil mengamankan tempat di semifinal Champions Hockey League (CHL) untuk kedua kalinya, mengulang pencapaian mereka di musim 2022/2023. Tim asuhan Michael Liniger ini menunjukkan semangat juang yang luar biasa saat membalikkan keadaan atas Lukko Rauma di kandang mereka.
Jalannya Pertandingan dan Comeback Gemilang
Setelah menelan kekalahan 3-1 pada leg pertama di Finlandia, EV Zug dituntut untuk tampil habis-habisan di laga kandang. Mereka menjawab tantangan tersebut dengan kemenangan meyakinkan 3-0, dua minggu setelah kekalahan di pertandingan sebelumnya.
Momentum perubahan terjadi di periode kedua pertandingan. Grégory Hofmann menjadi bintang dengan menyumbangkan dua gol. Pemain berusia 33 tahun itu membuka keunggulan 1-0 hanya 85 detik setelah jeda pertama, dan kemudian mencetak gol ketiga tim, 3-0, enam detik sebelum jeda kedua saat memanfaatkan power play.
Di antara dua gol Hofmann, Tomas Tatar turut berkontribusi dengan mencetak gol kedua bagi Zug. Gol Tatar ini menyamakan agregat skor, memicu semangat tim Zug untuk mencari gol penentu. Bahkan sebelum Hofmann sukses di power play, ia sudah melepaskan dua tembakan berbahaya. Gol ketiga memang sudah terlihat akan tercipta.
Pada periode final, tuan rumah berhasil mempertahankan keunggulan mereka dengan cukup solid. Penjaga gawang Leonardo Genoni baru diuji secara intensif di menit-menit akhir pertandingan, namun tetap tampil sigap.
Semifinal Menanti: Duel Kontra Lulea
Perjalanan internasional EV Zug akan berlanjut pada 13 atau 14 Januari mendatang, dengan menghadapi juara Swedia, Lulea, di pertandingan kandang. Leg kedua akan dimainkan di Swedia Utara pada pekan berikutnya. Informasi lebih lanjut mengenai waktu pasti pertandingan dan platform siaran di Indonesia dapat dicek melalui situs resmi Champions Hockey League atau platform streaming olahraga resmi yang tersedia.
Di semifinal lainnya, dua tim Swedia lainnya, Brynäs dan Frölunda Göteborg, akan saling berhadapan. Ini berarti, jika Zug berhasil melaju ke final, lawan mereka juga dipastikan akan berasal dari Swedia.
Pelajaran dari Pengalaman Sebelumnya
Tiga tahun lalu, EV Zug juga mencapai semifinal CHL, namun harus mengakui keunggulan Tappara Tampere yang kala itu kemudian keluar sebagai juara. Pengalaman ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi Zug untuk menghadapi tantangan di babak empat besar kali ini, demi meraih tiket menuju final dan membawa pulang gelar juara.
(LC/GN)
sumber : www.bluewin.ch
Leave a comment