Statistik Menarik Menjelang Derby della Madonnina
Milan, Italia – Pemandangan luar stadion Stadio San Siro sebelum laga puncak Liga Champions Eropa antara FC Internazionale Milano dan FK Bodo/Glimt berlangsung pada 24 Februari 2026.
Statistik menunjukkan perbedaan mencolok antara kekuatan satu tim dan kelemahan tim lainnya, yang dapat menjadi penentu dalam Derby della Madonnina. Pertandingan dimulai pada hari Minggu di San Siro pukul 02.45 WIB.
Ini adalah laga penting untuk memperebutkan Scudetto sekaligus menjadi ajang rivalitas lokal yang tidak kalah panas, di mana Inter saat ini memimpin klasemen Serie A, sementara Milan berada di posisi kedua dengan selisih 10 poin.
Pencapaian Milan tergolong menarik, di mana mereka telah mengumpulkan 57 poin setelah 27 pertandingan, angka yang sama seperti yang mereka miliki pada periode yang sama di 2021-22 ketika meraih gelar juara. Saat itu, perolehan poin tersebut cukup untuk membuat mereka berada di puncak klasemen bersama Napoli, namun kali ini hanya cukup membawa mereka tetap di posisi kedua.
Kelemahan Milan Adalah Kekuatan Inter

Dari data statistik, tampak bahwa gol yang berasal dari situasi set-piece sangat berpeluang terjadi di pertandingan besar ini. Inter telah mencetak 21 gol di Serie A musim ini dari situasi set-play, dengan 15 di antaranya berasal dari tendangan sudut. Hanya Arsenal yang lebih efektif dari situasi ini di lima liga top Eropa.
Di sisi lain, kekuatan Inter juga merupakan kelemahan terbesar bagi Milan. Tim asuhan Max Allegri ini telah kebobolan 50 persen dari total gol mereka akibat set-play, dengan 10 dari 20 gol yang mereka terima terjadi dalam situasi tersebut, lima di antaranya berasal dari tendangan sudut.
Ini menjadi indikasi jelas bahwa situasi set-piece bisa menjadi kunci penentu dalam pertandingan yang bakal berlangsung sengit di San Siro.
(LC/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment