Alvaro Arbeloa Akui Tanggung Jawab atas Kekalahan Real Madrid
Alvaro Arbeloa mengakui kesalahan yang mengarah pada kekalahan Real Madrid di markas Mallorca pada Sabtu lalu, setelah dia memilih untuk merest pemain bintang Vinicius Junior dalam pertandingan tersebut.
Jalannya Pertandingan
Kekalahan ini membuat Madrid berisiko kehilangan lebih banyak poin dalam perlombaan gelar La Liga, menjelang pertandingan Barcelona melawan Atletico Madrid yang akan berlangsung kemudian pada hari yang sama. Vedat Muriqi menjadi pahlawan tuan rumah dengan gol yang dicetak di masa injury time babak kedua, dua menit setelah Eder Militao menyamakan kedudukan.
Manu Morlanes membuka skor untuk Mallorca empat menit sebelum jeda, yang membawa mereka keluar dari zona degradasi dan naik ke posisi 17, menggusur Elche. Dengan hasil ini, Madrid kini tertinggal empat poin dari pemimpin klasemen, Barcelona, yang akan berlaga melawan Atletico Madrid.
Sebelum pertandingan, Madrid bersiap menghadapi leg pertama perempat final Liga Champions melawan Bayern Munich, namun Vinicius Junior dan Jude Bellingham tidak diturunkan sebagai starter, dan hanya masuk di babak kedua.
“Kekalahan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya,” ungkap Arbeloa usai pertandingan. “Saya telah memberitahu para pemain tentang hal itu. Saya yang mengambil keputusan.”
Dampak pada Pertandingan Mendatang
Ketika ditanya apakah kekalahan ini berpengaruh pada perebutan gelar, Arbeloa menekankan, “Jelas ini lebih sulit sekarang daripada sebelumnya. Apa yang saya katakan kepada para pemain adalah tidak peduli di mana Barcelona berada — tujuan kami adalah memenangkan delapan pertandingan tersisa.”
Kekalahan ini mengakhiri rekor lima pertandingan kemenangan Madrid di semua kompetisi, namun juga menandai bahwa mereka telah menelan tiga kekalahan dalam enam pertandingan terakhir di La Liga, setelah sebelumnya kalah dari Celta Vigo dan Getafe.
Analisis Pertandingan
Analisis oleh jurnalis Real Madrid Guillermo Rai
Madrid mengalami masalah yang familiar dan tidak menguntungkan. Tanpa Fede Valverde yang terkena suspensi, Arbeloa memilih untuk merest Vinicius Junior yang baru saja tampil dua kali untuk Brasil pada jeda internasional.
Madrid tetap mengandalkan Brahim Diaz dan memanfaatkan pemain akademi Manuel Angel untuk menjaga keseimbangan di lini tengah, sementara Thiago Pitarch, salah satu kejutan musim ini, duduk di bangku cadangan.
Meski Madrid sempat menguasai permainan di awal dan Kylian Mbappe mendapatkan beberapa peluang jelas, mereka gagal memanfaatkan kesempatan, dan Mallorca mengubah situasi saat Morlanes mencetak gol lewat sundulan.
Alih-alih bangkit, Madrid justru tertekan di babak kedua. Masuknya Bellingham, yang masih belum fit, dan Vinicius Junior yang mendapat sorakan dari penonton, tidak berhasil mengubah jalannya pertandingan. Gol penyeimbang dari Militao memberi harapan sejenak, namun ketidakstabilan pertahanan kembali terulang, dan Muriqi menambah kedudukan menjadi 2-1, mencegah Madrid meraih hasil positif.
Jika Barcelona menang melawan Atletico Madrid, Madrid akan tertinggal tujuh poin dari puncak klasemen dengan tersisa delapan pertandingan. Kekalahan ini juga tidak memberikan dampak positif menjelang laga penting di Liga Champions melawan Bayern Munich di Bernabeu pada hari Selasa.
(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment