Jadwal Pertandingan Liga Eropa dan Dampaknya
Liga-liga utama Eropa tidak menunda jadwal pertandingan domestik mereka untuk mempersiapkan kompetisi Liga Champions, berbeda dengan Ligue 1. Ini menjadi perhatian, mengingat bahwa tim-tim seperti Real Madrid tetap menjalani laga mereka sesuai jadwal meskipun terlibat di babak 16 besar Liga Champions.
Jadwal Pertandingan di Spanyol dan Inggris
Contohnya, Real Madrid sukses meraih kemenangan 4-1 atas Elche pada 14 Maret, yang berlangsung di antara pertandingan terakhir mereka melawan Manchester City. Ini menunjukkan komitmen liga Spanyol untuk tidak mengubah jadwal demi persiapan Eropa.
Sama halnya, di Inggris, Jerman, Spanyol, dan Italia, tidak ada penundaan jadwal liga untuk keperluan kompetisi kontinental. Petr Crouch menyatakan tidak memahami pemindahan pertandingan PSG melawan Nantes di antara dua laga Chelsea di babak 16 besar Liga Champions, mengatakan kepada TNT Sports bahwa hal tersebut tidak terjadi di Premier League.
Permintaan Penundaan Pertandingan di Italia
Klub-klub di Inggris, Spanyol, dan Jerman umumnya tidak meminta penundaan semacam itu. Di Italia, permintaan ini jarang terjadi, dengan Lega Serie A tetap pada prinsipnya. Misalnya, setelah pemakaman Paus Fransiskus pada 26 April, pertandingan Inter Milan melawan Roma dijadwalkan ulang ke hari berikutnya pukul 15:00, membuat Inter hanya punya dua hari untuk bersiap menghadapi semifinal Liga Champions pertama mereka melawan Barcelona. Giuseppe Marotta mengungkapkan kepada Mediaset bahwa mereka meminta penundaan lebih lanjut demi kepentingan sepak bola Italia, tetapi permintaan ini ditolak.
Situasi di Liga Lainnya
Di negara-negara lain, penundaan pertandingan tetap terjadi. Di Portugal, misalnya, pertandingan Sporting melawan Tondela yang dijadwalkan di antara leg terakhir melawan Bodö/Glimt terpaksa ditunda, demikian pula dengan pertandingan Benfica melawan Rio Ave di antara dua pertemuan mereka dengan Nice di babak kualifikasi ketiga. Di Belgia, laga Club Bruges melawan Westerlo dan Anderlecht melawan Gent juga dibatalkan selama play-off bulan Agustus.
Begitu pula di Belanda, yang mana pertandingan Feyenoord melawan Groningen yang berlangsung di antara dua laga melawan Inter di babak 16 besar juga mengalami penjadwalan ulang. Namun, liga-liga ini tidak masuk dalam kategori empat liga utama Eropa.
Ketidakselarasan dalam penjadwalan ini mungkin akan memengaruhi performa tim dalam kompetisi Eropa dan domestik. Klubs-klub harus dapat menyesuaikan ritme mereka untuk menghadapi tantangan di berbagai arena kompetisi.
(LC/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment