Chelsea Hadapi Tantangan Berat di Etihad: Absennya Gelandang Kunci dan Tekanan Pasca-Perubahan Pelatih
Chelsea baru-baru ini menghadapi perubahan di kursi pelatih utama. Di bawah asuhan Mauricio Pochettino, The Blues sebenarnya menunjukkan beberapa momen menjanjikan, berhasil mencapai semifinal Piala Liga Inggris dan tampil kompetitif di Premier League musim lalu. Namun, kepergiannya jelas disebabkan oleh retaknya hubungan dengan jajaran manajemen klub.
Mantan pelatih tersebut tidak merasa ia memiliki kendali yang diinginkan, dan saya memahami alasannya merasa tidak bahagia. Seperti yang dikatakan oleh Pat Nevin di BBC Radio 5 Live, mungkin Chelsea membutuhkan seorang manajer ‘boneka’ berikutnya, yang akan melakukan sesuai instruksi.
Saya pribadi cukup menyukai Pochettino. Saya tahu sebagian penggemar Chelsea merasa gaya bermainnya musim lalu membosankan dan agak mudah ditebak. Namun, perlu diingat bahwa mereka berhasil mengakhiri musim di posisi keenam Premier League dan mencapai final Piala Liga Inggris. Penampilan mereka di pertandingan-pertandingan besar musim ini juga cukup baik.
Kesiapan Hadapi City Tanpa Caicedo
Namun, kali ini, selain tanpa Pochettino yang kini telah digantikan oleh Enzo Maresca, mereka juga akan kehilangan Moises Caicedo, yang diskors setelah mendapat kartu kuning saat melawan Bournemouth. Caicedo jelas akan menjadi kerugian besar bagi tim.
Chelsea memang memiliki cukup banyak talenta lain untuk tetap meraih hasil positif di Etihad Stadium, tetapi saya tidak yakin mereka akan berhasil. Saya memperkirakan City akan kembali menemukan ketajaman di depan gawang setelah sempat kesulitan mencetak gol di pertandingan sebelumnya, terutama jika mereka memiliki pemain dengan lemparan ke dalam jarak jauh yang mematikan.
Chelsea kesulitan mengatasi umpan-umpan silang Antoine Semenyo sama sekali saat mereka menghadapi Bournemouth. Hal ini bisa menjadi celah yang dimanfaatkan oleh City.
Pertahanan Muda yang Bukan Alasan
Banyak yang berpendapat bahwa lini pertahanan Chelsea terlalu muda, tetapi sebenarnya tidak demikian. Jika dilihat dari susunan pemain mereka, mereka bukanlah tim yang tidak berpengalaman. Mereka perlu tampil jauh lebih baik melawan tim City yang bisa jadi terlalu tajam dan cerdik. Usia muda bukanlah sebuah alasan untuk performa yang kurang maksimal.
Prediksi Pertandingan
Melihat kondisi kedua tim, jurnalis olahraga Chris Sutton memberikan prediksinya.
Prediksi Chris Sutton: Manchester City 3-1 Chelsea
Pertandingan antara Manchester City dan Chelsea ini belum memiliki jadwal resmi yang diumumkan untuk kick off atau siaran televisi di Indonesia. Para penggemar diharapkan memantau pengumuman resmi dari Premier League dan penyiar di Indonesia untuk informasi terkini.
Dampak Jangka Panjang Bagi Chelsea
Hasil dari pertandingan ini akan sangat penting bagi Chelsea untuk membangun momentum di bawah manajer baru, Enzo Maresca. Menghadapi juara bertahan seperti Manchester City di kandang lawan adalah ujian berat yang akan menguji mental dan strategi tim. Bagaimana mereka mengatasi absennya Caicedo dan tekanan di Etihad akan menjadi indikator awal yang kuat mengenai arah dan potensi Chelsea di musim mendatang.
(LC/GN)
sumber : www.bbc.com
Leave a comment