Home Sepakbola Champions League Brest Pangkas Gaji Usai Windfall Liga Champions dan Penurunan Hak Siar
Champions League

Brest Pangkas Gaji Usai Windfall Liga Champions dan Penurunan Hak Siar

Share
Brest Pangkas Gaji Usai Windfall Liga Champions dan Penurunan Hak Siar
Share

Pengelolaan Keuangan Stade Brestois Pasca Liga Champions

Stade Brestois mengambil langkah prudensial dalam pengelolaan keuangan mereka, meski musim lalu berhasil mencapai babak playoff Liga Champions. Langkah ini diambil seiring dengan penurunan pendapatan dari siaran televisi domestik.

Pendapatan dan Pengeluaran

Brest menerima sekitar €50 juta dari UEFA setelah kampanye mereka berakhir di playoff melawan PSG. Namun, pengeluaran untuk transfer, perjalanan, penyelenggaraan pertandingan di Guingamp, bonus, dan kenaikan gaji menggerogoti pendapatan tersebut. Akibatnya, klub memutuskan untuk mengurangi pengeluaran selama musim panas.

Kebijakan Bijak Pelatih

Kepala pelatih Eric Roy, yang memperpanjang kontraknya pada bulan Mei, menyanjung pendekatan hati-hati yang diambil klub. Ia mengingatkan bahwa pengeluaran gaji yang membengkak dan tanda tangan impulsif dapat membahayakan kelangsungan klub.

Perubahan dalam Gaji Pemain

Rata-rata gaji bulanan pemain kini menurun menjadi €50.000, dari sebelumnya €60.000 di tahun 2025. Ini dipicu oleh kepergian sejumlah pemain dengan gaji tinggi seperti Pierre Lees-Melou, Marco Bizot, dan Mahdi Camara. Direktur Olahraga Grégory Lorenzi menyatakan bahwa mereka tidak mengganti pemain-pemain tersebut dengan yang sebanding setelah adanya permintaan dari Presiden Denis Le Saint untuk memotong pengeluaran lebih jauh dibandingkan musim 2023-2024, saat Brest finis di peringkat ketiga.

Kondisi Keuangan Klub

Lorenzi mencatat bahwa klub berhasil mendapatkan laba pada akhir tahun ini setelah sebelumnya mengalami kerugian sebelum laporan akhir, dengan penjualan sekitar €30 juta berkontribusi signifikan. Ia menambahkan bahwa periode pasca Liga Champions sedang dikelola dengan hati-hati dan targetnya adalah swadana, kecuali jika ada kontribusi dari pemegang saham.

Gaji Pemain dan Rencana Selanjutnya

Hanya Ludovic Ajorque yang mendapatkan lebih dari €100.000 per bulan, sementara sebagian besar pemain senior berada di rentang gaji €50.000 hingga €70.000, ditambah bonus standar. Banyak kontrak pemain yang akan habis pada Juni 2027. Lorenzi menegaskan bahwa mempertahankan pemain dengan gaji tinggi akan menghalangi kemungkinan pemotongan gaji, sementara kepergian mereka harus diimbangi dengan pemain pengganti yang mampu mempertahankan tingkat performa yang sama. Keputusan akhir terkait pengeluaran akan ditentukan oleh presiden.

Baca juga:  UCL Balik! Chelsea vs Barcelona Langsung Panas!

Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya strategi keuangan yang hati-hati bagi Stade Brestois, untuk memastikan keberlangsungan klub di kompetisi yang semakin ketat. Dengan pendekatan ini, mereka berharap dapat membangun tim yang kompetitif tanpa terjebak dalam pengeluaran yang tidak terkendali.

(LC/GN)
sumber : onefootball.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Prediksi Chelsea Dihukum Liga Champions Usai Transfer £262M, Dampak ke Man Utd!

Chelsea diprediksi akan mendapat hukuman dari Liga Champions setelah pengeluaran £262 juta...

Pemain Chelsea mulai jengah dengan keluhan publik Enzo Fernandez.

Pemain Chelsea mulai merasakan tekanan dari keluhan publik mengenai performa Enzo Fernandez,...

Thiago Pitarch: Pemuda 18 Tahun yang Mengubah Suasana Real Madrid!

Thiago Pitarch, pemuda 18 tahun, membawa angin segar bagi Real Madrid dengan...

Temukan Cara Menonton dan Live Streaming Liga Champions UEFA Maret 2026!

Temukan cara mudah menonton dan live streaming Liga Champions UEFA Maret 2026!...